Suamiku yang manja

Suamiku yang manja
epilog


__ADS_3

Ketika kita menikah atau melakukan pernikahan, artinya sepasang calon suami istri berjanji untuk membuat komitmen agar masing-masing dapat dapat saling memberikan yang terbaik bagi kelangsungan rumah tangganya atau keluarganya termasuk anak-anaknya kelak.


Menikah memang awalnya indah dan akhirnya juga dapat tetap indah. Namun dalam proses menjaga keharmonisan rumah tangga, banyak hal-hal yang dapat terjadi.


Bersama setiap waktu merupakan hal yang diinginkan oleh setiap pasangan.


Namun, kita semua perlu tahu bahwa menyatukan perbedaan dari dua individu yang baru hidup bersama (setelah menikah) harus disertai dengan komitmen tulus.


Hal tersebut karena akan ada banyak perbedaan yang harus dikompromikan oleh pasangan suami istri termasuk akan timbulnya masalah terutama saat saat awal menikah.


Berbagai masalah tersebut misalnya masalah keuangan, perbedaan karakter, hubungan suami istri, perhatian, dan lain sebagainya.


Makna pernikahan


Yang pertama, tujuan pernikahan bukanlah ingin hidup bahagia, melainkan ingin membuat hidup lebih baik.


Tidak dipungkiri bahwa semua orang di dunia ini ingin hidup bahagia. Namun, dalam pernikahan tak akan selamanya ditemukan kebahagiaan karena pasti ada berbagai ujian.


Yang kedua, dengan menikah, berarti kamu memilih untuk berkomitmen. Jangan menikah hanya karena rasa cinta sebab rasa itu bisa hilang seiring berjalannya waktu.


Namun, dengan komitmen yang selalu dijunjung tinggi maka hubungan pernikahan akan langgeng sampai akhir hayat.


"Ketika seseorang tidak memenuhi kriteria kita, bahkan jauh sekali, maka bukan berarti kita tidak bisa menyukainya. Tanyakanlah ke orang tua kita, nenek kakek kita, pernikahan mereka langgeng, justru karena tetap menyukai seseorang dengan segala kekurangannya.” – Tere Liyel


Ada empat persyaratan dalam setiap pernikahan yang membahagiakan. Yang pertama adalah iman, dan sisanya adalah kepercayaan.” – Elbert Hubbard


“Pernikahan tidak saja berisi pelukan tapi juga perkelahian.” – Gede Prama


Terlalu banyak masalah yg di alamin aqila dan rey di dalam hubungan mereka,seperti yg terkutip di atas.


Kesabaran aqila dalam menghadapi rey dan kesabaran rey dalam menghadapi sikap aqila.mereka berdua sama sama berjuang untuk mempertahankan keutuhan rumah tangga mereka.kerikil kerikil kecil yg masuk kedalam rumah tangga mereka dapat mereka keluar kan dengan bersama sama menghadapi itu semua.


Ego selalu ada dalam pasangan suami istri bahkan pasangan kekasih.

__ADS_1


Ego selalu ada dalam rumah tangga rey dan aqila,ego yg selalu di kedepankan oleh mereka membuat mereka melupakan bahwa mereka berdua di kendalikan oleh ego masing masing.


Pertengkaran,itu kata yg tak pernah hilang dalam rumah tangga,pasti pertengkaran selalu menghampiri sepasang suami istri.pertengkaran selalu saja masuk dalam rumah tangga aqila.


Cemburu,itulah kata yg tempat untuk menggambarkan sifat aqila,dia gampang di pengaruhi oleh kecemburuan yg luar biasa yg ada di dalam hati dan pikiran nya.


Anak,kini rey dan aqila memiliki dua anak kembar yiatu ryan dan alya yg sudah berumur 9 tahun,ryan dan alya sudah memasuki sekolah dasar yg sama.


"Bunda baju abang mana??"tanya ryan berteriak dengan sangat kencang sehingga terdengar di seluruh penjuru rumah.


"Bunda baju adek mana???"kini giliran alya yg berteriak tak kalah nyaring dengan ryan.


"Sayang baju aku mana???"sang ayah twins pun sama hal nya memanggil dan bertanya barang yg sama kepada aqila yg sedang sibuk memasak untuk sarapan mereka bertiga.


"Yaampun bisa gak sih gak usah teriak teriak bunda dengar kok"aqila naik darah karna ulah ayah dan kedua anak nya.


"Bun,baju abang mana??"tanya ryan.


"Iyah baju adek juga mana??"tanya alya juga.


Ketiga orang yg sangat berisik dan berada di depan aqila tidak henti henti nya bertanya barang yg sama kepada aqila.


"Bunda udah nyiapin baju kalian semua di kamar masing masing"jawab aqila pusing melihat tingkah ayah dan anak itu.


"Ayo bunda temenin ambil baju"pinta alya.


"Abang duluan bunda"rengek ryan.


"Gak bisa ayah duluan,ayah buru buru,ada meeting penting"ujar rey.


"Adek juga buru buru mau kesekolah nanti telat gimana"ucap alya tak mau kalah dengan sang ayah.


"Abang juga ada jadwal piket hari ini,nanti kalo datang terlambat bisa bisa di hukum sama bu guru"kata ryan juga.

__ADS_1


"Gak bisa ayah dulu"tegas rey.


"abang dulu"ucap ryan tak mau kalah.


"Adek dulu abang,ayah,kalian tuh harus ngalah sama perempuan"kata alya.


"Stopppppppppppppppppppppppppp"teriak aqila panjang.


Ryan,alya dan rey menutup kuping mereka karna tidak kuat mendengar teriakan aqila.


"Bisa mati bunda kalo begini"ucap aqila lesu.


"Kan bunda udah siapin semua nya di kamar kalian masing masing"kata aqila masih lesu.


"Kepala bunda tuh mau pecah,pagi pagi kalian semua udah ribut ribut gini,apa gak bisa cari sendiri,bunda juga lagi sibuk di dapur"pertama dengan nada suara rendah hingga nada suara yg sangat melengking.


"Sana cari sendiri,kalo gak ketemu gak usah pake baju"tegas aqila meninggalkan ketiga orang yg sedang bengong setelah mendengar perkataan aqila tadi.


"Ayah sih"ucap ryan menuduh rey


"Loh kok ayah sih"ucap rey.


"Iyah nih gara gara ayah bunda jadi marah sama adek"kata alya.


Mereka masih berdebat hingga terdengar suara teriakan aqila,dari arah dapur sehingga membuat mereka bertiga lari berhamburan ke arah kamar masing masing.


**TAMAT**


**Sampai disini dulu cerita "suamiku yg manja" yah guys.terima kasih buat kalian semua yg selalu setia nungguin aku update.


Maaf kalo ceritanya kurang menarik,atau kalian kurang suka.


Sampai ketemuan di novel novel karya aku lainnya yah...

__ADS_1


Bye bye bye👋👋👋👋🙏🙏🙏😍😍😍😭😭😭😭😘😘😘😉😉😉😉**


__ADS_2