Suamiku yang manja

Suamiku yang manja
moment


__ADS_3

setelah selesai makan malam bersama,dan melanjutkan dengan acara bakar bakar jagung dan ayam.


semua sudah di siapkan oleh bi ani dan aqila.


"mama,caca mau jagung"pinta caca ke putri.


"iyah tunggu sayang,ini baru mau di bakar baru bisa di makan"kata putri.


putri dan lina bertugas untuk membakar jagung sedangkan aqila dan sasa membakar ayam.


sedangkan para laki laki sibuk mengobrol tanpa membantu apapun.


"kamu udah nikah??"tanya putri ke lina yg berada tepat di sebelahnya.


"belum,masih jomblo"kata lina promosi.


"tuh kan ada fikri sahabatnya rey masih jomblo tau"goda putri.


"ada dua yg jomblo di sini put"timpal aqila sambil melirik ke arah sasa.


"enak aja gua udah punya pacar"jawab sasa kesal.


"pacar belum tentu jadi suami kali sa"ejek lina.


"cih gak usah urus gua,urus diri lo sendiri tuh"sasa mulai terpancing emosi.


sedangkan aqila,putri dan lina tertawa melihat perilaku sasa seperti anak kecil yg sedang ngambek.


"mau di bikinin minum apa nyonya"ucap bibi disela sela bercandaan kami berempat.


"tanya masing masing deh bi,aqila gak tau"kata aqila bingung.


"apa ajalah bi"kata putri.

__ADS_1


"jus aja kalo gitu bi"ucap sasa.


"boleh juga tuh kata sasa bi,jus aja"kata aqila menentukan pilihan.


"iyah nyonya,kalo gitu bibi permisi dulu yah"pamit bi ani.


di tempat para pria.


"fik,gak ada yg lu suka di antar dua sahabat aqila??"tanya rey.


"apaan sih"jawab fikri dengan raut wajah malu.


"malu malu tapi mau tuh"goda wildan.


"bodoamat"sinis fikri.


"Hahahaha"rey dan wildan tertawa.


akhirnya jagung bakar dan ayam bakar yg di siapkan aqila,putri,sasa dan lina pun siap tersedia dia tas meja.


"wow enak banget kayanya nih,baru aromanya aja udah enak banget"kata wildan.


"iyah dok siap dulu yg bikin"kata putri dengan percaya diri.


mereka pun mulai menyantap jagung dan ayam bakar tersebut.


"ehh fik,lu jomblo kan??"tanya aqila kepada fikri.


"emangnya kenapa??"tanya fikri balik dengan tatapan sinis.


"gak usah ngeliatin istri gua kaya gitu,mau gua congkel tuh mata"ancam rey.


aqila hanya tersenyum melihat tingkah rey dan fikir.

__ADS_1


"maaf deh kalo tersinggung"kata aqila meminta maaf.


"hemm"gumam fikri karna dari tadi di tatap dengan tatapan membunuh dari rey.


"yehh pertanyaan gua gak di jawab lagi"sindir aqila.


"iyah gua masih jomblo fisabilillah puas lo"kesal fikri.


"si lina juga jomblo tuh,"kata aqila memperomosikan lina yg masih jomblo juga.


"apaan sih qil"ucap lina sambil menunduk malu.


"yah kan emang kenyataannya lin"timpal sasa.


"ohh Iyah sa lu kok gak bawa pacar lo ke sini??"tanya putri


"gua kira aqila cuman ngundang gua sama lina doang jadi gua ajak pacar gua deh gak enak sama aqila"jawab sasa.


"lu kenapa gak nanya sama gua"sindir aqila.


"Heeh lupa"kata sasa dengan polos


para pria hanya menyimak obrolan para wanita yg sangat heboh.


"kita cari tempat duduk lain yuk"ajak wildan.


"kenapa??"tanya putri bingung.


"lagian pada asik berempat aja ngobrol nya kita bertiga di kacangin"ucap wildan cemberut.


"heeeee maaaf sayang"kata putri.


"Iyah maaf mas"ucap aqila juga.

__ADS_1


akhirnya mereka semua saling mengobrol tanpa sadar bahwa hari sudah sangat malam sekali.


__ADS_2