Suamiku yang manja

Suamiku yang manja
cemburu


__ADS_3

Pagi hari


Seperti biasanya aqila sibuk menjadi sosok seorang istri yg berguna bagi suaminya.


"Sayang"teriak rey.


Dari dapur Aqila mendengar teriakkan rey dari kamar.aqila bergegas menuju kekamar.


"Kenapa mas"tanya ku panik.


"Pasangin dasi"ucap rey santai.


"Yaampun mas,aku kiraiin kamu kenapa teriak teriak"ucapku kesal.


"Heeee"rey cengegesan.


"Malah ketawa lagi,aku tuh khawatir banget sama kamu,kamunya malah ketawa ketawa kaya gak merasa gak ada salah aja"ucap ku kesal.


"Maaf yah sayang,aku gak bermaksud bikin kamu khawatir"ucap rey.


"Yaudah sini aku pakein"ucapku melangkah ke arah rey untuk memakaikannya dasi.


"Terima kasih"ucap rey manja sambil mencium seluruh wajahku.


"Udah ah mas,geli tau"ucapku.


"Gak marah lagi kan"tanya rey.


"Engga mas,tapi lain kali jangan di ulangin yah"ucapku.


"Iyah sayang ku,cintaku"ucap rey.


"Yaudah ayo sarapan"ucapku.


Kami berdua pun menuju ke meja makan untuk sarapan.


Setelah selesai,seperti biasa rey mengantarkan aku ke kantor terlebih dahulu sebelum rey ke kantornya.


Aqila pun sudah sampai di kantornya,dan rey masih di perjalanan menuju kantornya.


Setelah rey sampai di kantornya dia langsung masuk kedalam kantor menuju keruangan kerjanya.


"Pagi pak boss"ucap fikri.

__ADS_1


"Pagi fik"ucap rey.


"Wildan mana?"tanya rey ke fikri.


"Dia masuk agak siangan katanya,dia juga nyuruh gua kabarin ke lo"ucap fikri.


"Enak banget yah bisa masuk siang ngalahin boss sendiri,boss nya sendiri aja masuk pagi dan tepat waktu lago,sedangkan karyawan nya malah seenaknya aja mau masuk kapan"gerutu rey.


"nanti lo omelin wildan langsung aja,gak usah omelin gua,kan bukan gua yg salah tapi si wildan,yah tunggu wildan aja dateng baru lu omelin"ucap fikri dan berlalu dari hadapan rey dan meninggalkan rey sendiri di depan pintu ruangan rey.


"Buset,punya karyawan pada songong songong semua,gak takut gua pecat apa yah,baru kali ini boss di perlakuan seperti ini sama karyawan"gumam rey sendiri.


Rey pun masuk kedalam ruangan nya dan mulai melihat berkas berkas yg sudah ada di atas meja kerja nya.


Sekitar pukul 11 wildan sudah datang ke kantor dan segera menuju ke ruangan rey,fikri sudah menceritakan semuanya sama wildan.


Kali ini wildan tidak datang sendirian melainkan dengan putri satu satunya.


Wildan memang sudah menikah jauh sebelum rey menikah.


Tok tok tok


"Masuk"ucap rey.


"Maaf rey gua datang siang,soalnya nih si caca ada acara di sekolahnya dan gua sama istri gua harus pergi ke sekolah nya caca"ucap wildan menjelaskan kepada rey.


"Heee,soalnya fikri tadi telfon gua,dan bilang lo marah marah jadi gua bawa pelindung dari omelan lo deh"ucap wildan.


"Caca sini om gendong"ucap rey ingin mengendong caca.


Caca pun tidak menolak,karna memang sudah terbiasa dengan rey.saat ini usia caca masih 3 tahun.Dia sudah masuk sekolah PAUD.


caca pun mau di gendong,dan sekarang sudah berada di gendong rey.


"Caca ngatuk yah"tanya rey.


Caca hanya mengangguk.


"Yaudah tidur aja"ucap rey.


Caca tertidur di ruang kerja rey dan wildan juga tidak ingin membuat anaknya terganggu tidurnya dan membiarkan caca tidur di rey begitu juga dengan rey.


Caca bangun sore pukul 3:00 dan wildan mengantar caca pulang dulu.

__ADS_1


Malam hari,rey menuju ke arah jalan ke kantornya aqila untuk menjemput aqila.


Saat ini mereka berdua sudah di jalan menuju kerumah.


Setibanya di dalam rumah rey tiba tiba memeluk aqila dari belakang.


"Mas geli tau"ucap ku.


"biarin,aku kangen manja manja sama kamu"ucap rey manja.


"belum juga sehari,masa udah kangen aja"ucapku.


"Mas ini di dalam kamar aja manja manja nya"ucapku mengajak rey ke kamar.


Kami berdua sekarang berada di kamar tidur.


"Mas mandi lu gih"ucap ku karna rey tidak berhenti memeluk dan mencium seluruh bagian leher ku.


"Mas udah dong"ucapku.


"Yaudah Iyah aku mandi dulu,abis itu lanjut manja manja nya yah"ucap rey.


"Iyah"ucapku.


Saat rey berjalan membelakangin aqila,aqila langsung memberhentikan langkah rey.


"Mas"panggil aqila kepada rey sontak membuat rey berbalik badan.


"Kenapa kamu udah gak sabar manja manja sama aku"ucap rey menggoda ku.


Aku mulai membuka kancing baju rey.


"Bener nih aku gak usah mandi dulu"ucap rey lgi tapi tidak di hiraukan aqila.


Setelah sudah selesai membuka baju rey aqila langsung memastikan apa yg di lihat tadi itu bener apa cuman bayangan sesuatu aja.


"Ini apa mas?"tanya aqila


"Apa?"tanya rey balik kepadaku.


"Ini kenapa ada noda lipstik di kemeja kamu"ucap aqila mulai marah.


 

__ADS_1


**Stay toon next episode yah**


 


__ADS_2