Suamiku yang manja

Suamiku yang manja
permintaan mertua


__ADS_3

Siang hari.


Aku dan rey memutuskan makan siang di rumah mama mertua ku.


Saat ini aku sedang membantu mama mertua ku dan juga bibi asisten rumah tangga memasak makanan untuk kami semua,karna papa mertua dan adik kedua adik iparku akan pulang makan siang dirumah.


Sudah kebiasaan papa mertua dan adik iparku selalu makan siang di rumah,mereka berdua tidak pernah makan siang di luar,itupun kalau ada keadaan medesak seperti bertemu klien di siang hari dan di ajak makan siang di restoran,saat itulah mereka berdua tidak akan makan siang di rumah.


Pada saat aku dan mama mertua sedang asik memasak sambil mengobrol terdengar bunyi bel.


Ting tong ting tong


Bibi pun bergegas membuka pintu.


Dari dapur aku melihat yg datang adalah papa mertua,dan kedua adik iparku.


"Ada menantu papa rupanya di sini"ucap papa mertua ku.


Aku pun bergegas menghampiri papa mertuaku dan mencium punggung tangannya.rendi dan rose juga mencium punggung tanganku.


"Rey mana nak"tanya papa mertua kepada ku.


"Rey ada di kamar pah,lagi tidur capek tadi dengerin aku sama mama ngobrol"ucap ku sambil tertawa.


"Ohh gitu,yaudah papa mau ke kamar dulu yah"ucap papa mertua.


"Iyah pak,nanti kalau makanan nya udah siap aqila panggil papa deh"ucap ku.


"Yaudah"ucap papa.


Sedangkan kedua adik iparku sudah duluan pergi ke kamar mereka masing masing.


Setelah semua orang telah berkumpul di meja makan untuk makan siang,aku tidak melihat tanda tanda rey akan turun.

__ADS_1


"Mah aqila panggil mas rey dulu yah"ucapku ke mama mertua.


"Yaudah"ucap mama singkat.


Aku pun segera menuju ke kamar rey.


Aku pun membuka pintu kamar dan melihat rey masih tertidur lelap.


"Mass bangun"ucapku membangunkan rey sambil mengoyangkan tubuh rey.


"Hemmm"ucap rey enggan bangun.


"Mas semua nungguin mas,mereka udah pada lapar ayo bangun"ucap ku.


"Mas masih ngantuk"ucap rey dengan suara khas orang baru bangun tidur.


Cup


Ku cium bibir nya rey singkat untuk membujuknya bangun.


Setelah selesai aku membujuk rey akhrinya kami berdua turun menuju meja makan yg saat ini sudah ada papa,mama dan kedua adik iparku yg menunggu.


"Lama banget sih"ucap rendi mengejek rey.


"Iyah nih kakak kamu susah banget bangunnya,dia harus di bujuk dulu kaya anak kecil"ucap ku dan membuat semua orang tertawa terkecuali rey,dia malah melotot ke arah ku.


"Bercanda mas"ucapku.


Kami semua pun menikmati makan siang sampai terdengar suara mama yg bertanya ke padaku.


"Kamu udah isi belum aqila?"tanya mama sontak membuat ku tersendak.


"Mah nanti aja ngomongin itu"tegur rey.

__ADS_1


"Maaf yah nak"ucap mama mertua ku.


"Gak papa kok mah,aqila cuman kaget aja tadi"ucap ku.


Setelah kejadian tadi,kami semua kembali menyantap makanan yg ada di atas meja makan yg tadi aku dan mama siapkan.


Setelah selesai makan siang semua berkumpul di ruang keluarga.


"Sekarang mama boleh nanya kan"ucap mama mertua.


"Boleh kok mah"ucap ku.


"Kalau gitu jawab dong pertanyaan mama tadi"ucap mama.


Rose dan rendi tidak ikut mengobrol di ruang tamu,mereka lebih memilih menonton tv dan bermain ponsel.


"Lagi proses kok mah"jawab rey.


"Mama mau cepat cepat gendong cucu,iyah kan pah?"


"Iyah mama kamu benar"timpal papa mertua.


Aku hanya terdiam mendengar perkataan kedua mertua ku ini.


"Sabar mah pah,ini kan kita juga lagi proses"ucap rey.


"Yaudah deh mama sama papa bakalan sabar nungguin"ucap mama mertua.


"Kalian nginap di sini kan malam ini?"tanya papa mengalihkan pembicaraan karna melihat ku raut wajahku yg sedih.


"rey tergantung aqila aja pah"jawab rey.


"Gimana nak kamu mau nginap di sini kan malam ini,cuman malam ini aja kok"ucap papa mertua.

__ADS_1


"Yaudah deh Iyah,aqila sama mas rey nginap di sini"ucap ku.


Kami berempat pun masih berbincang bincang ,kadang mama menanyakan tentang rumah tangga kami,dan kadang papa juga menanyakan bagaimana rey memperlakukan aku.aku hanya menjawab dengan sedikit kebohongan.


__ADS_2