
aku kembali terkejut melihat kamar tidurku yg sangat luas bisa di bilang 3 kali lipat dibanding kamarku yg dulu.
aku pun mulai melihat lihat seisi kamar
"ehh tunggu kan baju aku belum di pindai kesini"gumam ku.
tiba tiba pintu terbuka dan masuk sosok laki laki yg sangat menyebalkan siapa lagi kalau buka rey.
"rey"panggil ku.
"kenapa?"tanya rey.
"baju aku kan belum di pindahin dari rumah mamaku"ucap ku
"emang kamu gak periksa isi lemari?"tanya rey yg membuatku bingung maksudnya apa.
"coba buka lemari baju dan liat isinya"ucap rey lagi.
akupun tidak menghiraukan ucapan rey lagi,aku langsung berjalan menuju ke lemari pakaian ku dan melihat isi lemari baju yg dikatakan rey tadi.
"kok ada baju perempuan?ini baju siapa?"tanya ku ke rey.
"yah baju kamu lah,emang baju siapa lagi"ucap rey.
"terus baju baju aku yg di rumah mama gak di bawa kesini gitu"ucapku sedikit kecewa
"engga usah,nanti kan kalau kita mau kerumah mama kamu gak perlu repot repot bawa baju ganti lagi"ucap rey.
aku pun mengerti apa yg di maksud rey.
"ohhhhh"ucapku.
"kamu gak laper?"tanya ku
__ADS_1
"sedikit"jawab rey
"mau makan apa?,biar aku masakin"ucap ku
"emang kamu bisa masak?"ucap rey meremehkan ku .
"kamu ngeremehin aku"ucapku lagi.
"yah engga sih"ucap rey.
"yaudah kamu tunggu sini,aku mau masak dulu"ucapku.
"ok"jawab rey.
belum beberapa langkah aku berjalan,rey sudah menangkap tangan ku dan menarik aku ke dalam pelukan nya.
"ihhh rey,lepasin aku mau masak"ucap ku sedikit risih karna rey meluk kencang banget.
"rey,aku mau masak"ucapku sedikit kesana karan rey enggan melepas pelukan nya.
aku pun mencoba mendorong tubuh rey tapi apa daya rey meluk aku kencang banget.
dia pun sudah melepas pelukanya,hampir 3 menit lamanya dia meluk aku.
"kamu kenapa sih tiba tiba manja begitu?"tanya ku
"emang kenapa,aku kan manja sama istri sendiri,kalau manjanya sama istri orang itu baru gak boleh"ucap rey dengan mengumbar senyum sexy nya.
"ya ya ya"aku pun beranjak keluar dari kamar tapi lagi lagi rey menarik tangan ku.
"apa lagi?"tanya ku kesal.
"mau kemana?"tanya rey balik.
__ADS_1
"kamu ini pikun atau **** sih,tadi kan kamu sendiri yg bilang lapar,jadi aku mau masak rey"jawab ku sangat sangat kesal.
"gak boleh"jawab rey manja.
"maksudnya?"tanya ku kebingungan
"gak boleh pergi masak sebelum.."ucap rey menunjuk nunjuk bibirnya.
"what..???"ucap ku kaget.
"gak boleh pergi sebelum kamu cium aku dulu"ucap rey yg begitu manja.
"gak mau"jawab ku tegas.
"yaudah gak usah masak"ucap rey ngambek
"yaudah,yg laper kamu ini bukan aku"ucap ku.
"gak boleh tau nolak permintaan suami dosa tau"ucap rey yg mencoba menceramahi aku.
"biarin"ucap ku cuek.
"baru minta cium udah gak di kasih apa lagi minta yg lain"ucap rey
"kamu..."ucap ku kesal
"iyah Iyah bercanda sayang"ucap rey mencoba menggoda ku.
"gak usah panggil panggil sayang"ucap ku tegas
"terus panggil apa dong?,istriku,my wife,my honey,atau bebeb,pilih salah satunya"ucap rey.
"gak semuanya"ucap ku.
__ADS_1