
Hari ini adalah hari kedua aqila di rawat di rumah sakit begitu pula dengan kesetiaan rey menemani sang istri tercinta nya di rumah sakit.
"Mas aku mau makan nasi goreng"ucap aqila.
Di ruang tempat aqila sekarang di rawat terdapat kedua orang tua aqila dan rey mereka masih setia menemani aqila dirumah sakit.
"Mah emang boleh yah makan makanan luar rumah sakit?"tanya rey ke mama nya yaitu reni.
"Gak tau,coba tanya suster dulu,sapa tau gak boleh"ucap reni.
"Nanti aja yah makan nasi goreng nya"ucap rey membujuk aqila.
"Mas makanan rumah sakit itu gak enak,gak ada rasanya hambar"ucap aqila.
"Itu kan makanan rumah sakit sayang sudah di pastikan sehat dan bagus buat kesehatan kamu"ucap santi.
"Nanti kalau ada dokter aku tanya boleh apa engga yah"ucap rey sambil mengelus rambut panjang aqila.
"Yaudah deh"ucap aqila menurut.
Tok tok tok
Terdengar suara ketukan dari arah pintu.
Dan muncul lah sosok dokter yg selalu rutin memeriksa kondisi aqila.
" maaf mengangguSaya mau periksa kondisi pasien dulu"ucap dokter.
"Tidak menganggu sama sekali kok dok"ucap rio papa nya rey.
"Apa masih ada yg terasa sakit?,dibagian mana?"tanya dokter ke aqila.
"Perut saya masih sedikit sakit dok"ucap aqila.
"Mungkin ini masih efek benturan yg sangat kuat di perut anda jadi masih sedikit sakit,dah saya pastikan tidak lama sakit nya akan hilang"ucap dokter menyemangati aqila.
"Kalau begitu saya permisi dulu"ucap dokter
"Terima kasih dok"ucap rey dingin.
"Oohh yah dok saya mau bertanya apa boleh memakan makanan dari luar rumah sakit,soalnya anak saya mau makan nasi goreng"ucap santi ibu dari aqila bertanya dengan dokter.
__ADS_1
"Boleh saja,tapi sebaiknya nasi goreng nya di buat dari rumah saja soalnya saya takut kalau nasi goreng yg di pinggir jalan itu kurang bagus buat ibu aqila saat ini"ucap dokter menjelaskan
"Kalau misalkan nasi goreng nya dari restoran?"tanya santi lagi.
"Tidak masalah,mau beli nya di restoran ataupun di pinggir jalan,tapi menurut saya lebih baik nasi goreng nya buatan rumah saja lebih yakin kualitas nya di banding nasi goreng restoran ataupun pinggir jalan,kalian semua harus memperhatikan kondisi kesehatan ibu aqila"ucap dokter menjelaskan kembali.
"Terima kasih dok"ucap santi.
"baiklah kalau begitu saya permisi dulu"ucap dokter sembari keluar dari ruang rawat aqila.
"Tuh denger kata dokter,nanti mama aja yg bikinin kamu nasi goreng"ucap santi ibu nya aqila.
"Iyah mah"ucap aqila.
"Mas gak ke kantor?"tanya aqila kepada rey untuk mengalihkan pembicaraan
"Engga"jawab rey singkat.
"kenapa?"tanya aqila lagi.
"pekerjaan gak penting di banding istri aku yg sangat bawel dan cerewet ini"ucap rey sambil mencubit pipi aqila.
"Ihhh sakit tau mas"ucap aqila mengelus elus pipi nya yg habis di cubit rey.
"Tuh dengar kata papa kan"ucap rey.
"Heeee Iyah pah"ucap aqila sambil tersenyum manis ke arah papa mertua nya.
"Mas sini deh bisikin"ucap aqila menyuruh rey agar mendekat ke arahnya.
"Apa?"tanya rey ketika sudah di dekat aqila.
"Sini aku bisikin"ucap aqila.
Rey pun mendekatkan telinganya ke arah aqila agar mudah aqila membisikan rey.
"Cium"bisik aqila di telinga rey.
Seketika rey kaget dan melotot mendengar perkataan aqila.
"sekarang?"tanya rey ke aqila.
__ADS_1
Aqila hanya mengangguk
Cup
Rey pun mencium kening aqila lama dan membuat orang tua aqila dan rey melihat ke arah mereka.
"Kayanya kita ganggu nih,Yaudah keluar aja yuk"ucap rio mengajak besan serta istrinya untuk keluar dari ruang rawat aqila.
"Engga kok pah mah"ucap aqila
"Udah lah kita gak mau ganggu"ucap santi.
"Jangan salahin rey pah mah,salahin aqila aja tuh tiba tiba minta di cium udah tua masih ada mama sama papa disini"ucap rey.
"Ihhh mass"ucap aqila kesal sambil mencubit lengan aqila.
"Yaudah lanjutin papa sama mama keluar aja biar gak ganggu kalian berdua"ucap reni
Orang tua aqila dan rey pun keluar dari ruang rawat aqila.
"Tuh gara gara kamu mama papa pergi"ucap rey menggoda aqila.
"Ihh apa sih mas kan aku cuman minta cium,apa salahnya,aku kan minta cium sama suami aku sendiri"ucap aqila membela diri.
"Yah kan bisa nanti pas gak ada mereka,kamu gak tau situasi minta di cium,"ucap rey menggoda aqila lagi.
"Yaudah sini aku lanjutin"ucap rey sambil memanyunkan bibirnya
Plak
Aqila pun menampar rey.
"Ihhh sakit sayang,kok aku di tampar sih bukanya kamu yg minta di cium tadi kok malah aku di tampar sih"ucap rey.
"Itukan tadi sekarang udah gak mau lagi"ucap aqila cuek.
"Dihh gitu yah udah di kasih malah balasnya aku di tampar,ok fine,tunggu pembalasan aku"ucap rey.
"Emang mas berani sama aku ha"ucap aqila sambil melotot ke arah rey dan membuat nyali rey ciut.
"Siapa bilang aku berani"ucap rey ketakutan melihat tatapan aqila yg menyeramkan.
__ADS_1
Aqila dan rey pun masih bercanda dan dari luar ruangan orang tua aqila dan rey mendengar tawa keduanya.
Dibalik tawa rey terdapat kesedihan yg amat mendalam karna kecelakaan yg di alami aqila.tapi rey mencoba menyembunyikan kesedihan nya di balik tawanya,dan dia juga berusaha membuat aqila selalu tersenyum dan tidak ingin wanita yg di cintainya bersedih karan kecelakaan ini apa lagi menyalahkan dirinya sendiri.