
rey dan aqila hari ini berencana untuk membeli perlengkapan bayi.
mereka berdua sudah tua jenis kelamin twins yaitu perempuan dan laki laki.
"mas ayo lama banget sih"ucap aqila sedikit berteriak.
"iyah sayang sabar"sahut rey.
aqila mulai kesal karna rey sangat sangat lelet.
"ayo"ajak rey setelah keluar dari kamar.
"cih sebentar banget sih mas"sindir aqila.
"heheh maaf sayang"ucap rey.
"Yaudah ayo"aqila menarik lengan rey agar bergegas.
"iyah sayang jangan cepet cepat jalannya,kamu lagi hamil,kalo sesandung gimana"tegur rey membentak aqila.
mendengar rey membentak nya,aqila mulai berkaca kaca dan tak lama menangis tersendu sendu.
"loh kok nangis sih"rey memeluk istri nya tercinta tersebut.
"aww"pekik aqila tiba tiba.
"kenapa??"tanya rey panik.
"twins nendang,mungkin mereka gak suka kalo mas bentak bentak aku"ucap aqila
__ADS_1
"iyah maaf sayang"rey meminta maaf dengan tulus.
"maaf yah"ucap rey membujuk aqila agar memaafkan nya.
aqila hanya mengangguk.
"Yaudah ayo nyonya reyhan dirgantara yg terhormat"kata rey sambil membukakan pintu mobil untuk aqila.
"makasih"aqila berterima kasih.
"ohh yah mas,kita langsung beli semua perlengkapan??"tanya aqila di sela sela perjalanan mereka menuju ke tempat toko perlengkapan bayi.
"Iyah dong sayang"jawab rey tanpa memandang ke arah aqila.
"gak kecepatan mas??"tanya aqila lagi.
"maksud aku tuh mas,kita beli yg penting penting aja dulu,yg gak terlalu penting buat twins gak usah di beli dulu lah,nanti tunggu mereka udah besar dan ngerti"jelas aqila.
"gak bisa,aku gak mau di omelin sama mama lagi,mama udah perintah aku buat beli semua maupun yg gak penting juga harus di beli,soalnya udah di catatin semua yg harus di beli"jelas rey.
"huftttt"aqila menghela nafas pasrah
"ini kan anak kita kenapa jadi mama yg ngatur semua sih"ucap aqila sebal.
rey hanya tertawa melihat sikap istrinya yg di anggap lucu dan mengemaskan.
"ihh mas kok malah ketawa sih"kata aqila.
"enggak papa kok,kamu lu aja kalo lagi marah gitu"ucap rey.
__ADS_1
20 menit waktu perjalanan mereka ke toko perlengkapan bayi.
dan akhirnya mereka sampai di tempat tujuan
"ayo"ajak rey setelah membukakan pintu mobil untuk aqila.
"makasih"ucap aqila sambil tersenyum semanis manisnya ke arah rey.
mereka berdua memasuki toko perlengkapan bayi.
"cari apa pak buk??"tanya pegawai toko tersebut.
"perlengkapan bayi"jawab rey dingin.
"iyah saya tau pak,kan ini toko perlengkapan bayi,masa bapak nyari sepatu sih disini.maksud saya tuh perlengkapan bayinya apa aja??"pegawai mencoba bercanda ke rey tapi sama sekali tidak di respon oleh rey hanya aqila yg tertawa terbahak bahak mendengar candaan pegawai toko tersebut.
aqila berhenti tertawa ketika melihat tatapan tajam dari mata rey.
aqila masih menahan tawanya ia masih mencoba sekuat tenang untuk menahan tawanya begitu pula dengan pegawai toko yg tadi karna menilai aqila tertawa sangat kencang jadi pegawai tersebut rasanya ingin juga ikut tertawa.
"maaf pak"ucap pegawai toko.
"perlengkapan apa aja??"tanya pegawai itu lagi tapi kali ini ia bertanya ke aqila.
pegawai tersebut menemani aqila melihat lihat perlengkapan bayi dan aqila dan rey juga mulai memilih milih semuanya perlengkapan bayi.
(**kenapa sih kalian semua gak suka sama perilaku aqila,nanti kalo perilaku aqila aku ubah jadi cuek dingin dan gak perduli sama rey pasti kalian juga gak suka ,jadi nikmatin aja guys ceritanya,dan juga kalian pada bertanya tanya kenapa sikap rey gak manja lagi??karna aku lebih suka kalo rey sikapnya dewasa,kalo dua duanya sama sama manja susah🤣😂)
stay next soon😍**
__ADS_1