Suamiku yang manja

Suamiku yang manja
kesepian


__ADS_3

malam hari


aqila terus menunggu rey pulang walupun saat ini sudah pukul 11 malam dan tidak ada tanda tanda kepulangan rey.


aqila terus saja menangis,aqila menyalahkan dirinya sendiri karna rey pergi dari rumah.


"mas dimana hiks"gumam aqila sambil menangis


"massss"panggil aqila lirih.


cukup lama aqila menangis dan dia memutuskan untuk menelvon rey saja


tut tut tut


rey tidak menjawab panggilan dari aqila.


"hiks...hiks..hiks.."aqila menangis


"mass perut aku sakit"ucap aqila kepada dirinya sendiri di dalam kamar.


aqila mencoba sekali lagi menghubungi rey.


tut tut tut


tidak di jawab oleh rey.


dirumah fikri


"wow berisik tuh hp lu bunyi terus"ucap fikri kesal karna bunyi ponsel rey menganggu tidur fikri.


"reyyy"teriak fikri.


"gak usah teriak gua juga denger"ucap rey.


"kalo lu denger kenapa lu gak jawab tuh panggil di ponsel lu"ucap fikri.


"serius gua ngantuk bangett,ponsel lu berisik banget"ucap fikri.


karna saat ini rey tidur di kamar nya fikri tepatnya di sofa di dalam kamar fikri.


kamar di apartemen fikri cuman ada satu jadi mau tidak mau rey tidur di sofa.


"jawab dulu sono"pinta fikri


"Iyah gua matiin nih"ucap rey sambil mematikan ponsel nya.


"kenapa aqila nelvon yah,ahh bodoamat lah biar dia bersikap lebih dewasa"benak rey


rey melanjutkan tidurnya yg sempat tertunda tadi.


sekarang pukul 12 malam tapi mata rey engga untuk terpejam rey sangat susah tertidur.


rey keluar dari kamar fikri dan menuju ke dapur untuk mengambil air minum.

__ADS_1


rey merasa resah entah kenapa,perasaan nya saat ini bener benar tak menentu memikirkan apapun.


rey menyalahkan ponselnya kembali.


ada banyak panggilan tak terjawab dari aqila.


rey merasa khawatir kenapa aqila menelvon terus.


"apa telfon balik aja yah"gumam rey.


"ahh gak usahlah,kali ini aku kasih dia pelajaran,"gumam rey


rey memutuskan untuk tidur di sofa ruang tamu.


sedangkan dirumah aqila merasakan teramat sakit di bagian perutnya.


"mass perut aku sakit,mas kemana sih,aku butuh mas hiks"ucap aqila menangis.


aqila mencoba keluar dari kamar dan mencari keberadaan bi ani tapi aqila tidak menemukan keberadaan bi ani,aqila pun berjalan ke arah kamar bi ani.


aqila berjalan dengan memegang perutnya yg sakit.


tok tok tok


aqila mengetuk pintu kamar bi ani


"biiii"panggil aqila


"bi"panggil aqila lemas.


bi ani mendengar suara aqila dari balik pintu kamarnya dan langsung bergegas menuju ke arah aqila.


"nyonya,kenapa"tanya bi ani panik.


"perut aku sakit bi"ucap aqila sambil memegang perutnya.


"Yaudah kita kerumah sakit sekarang yah nyonya"ucap bi ani.


aqila menggeleng kuat.


"kenapa nyonya"tanya bi ani.


"bi ani tolong telvon mas rey"pinta aqila.


"iyah nyonya"ucap bi ani.


tut tut tut


bi ani mencoba menghubungi ponsel rey tapi tidak ada jawab dari rey.


"maaf nyonya,ponsel nya tuan gak aktif"ucap bi ani.


"telvon lagi bi"pinta aqila.

__ADS_1


"kita kerumah sakit aja yah,bibi khawatir sama kondisi nyonya"ucap bi ani.


"engga bi,tolong hubungi mas rey lagi"ucap aqila.


"bi telvon sahabatnya mas rey aja siapa tau mas rey lagi sama mereka"ucap aqila.


"iyah nyonya"ucap bi ani.


bi ani mencoba menghubungi wildan dan fikir.


wildan tidak menjawab panggilan bi ani sedangkan fikri menjawab nya.


dirumah fikri.


"ahhh siapa sih ganggu tidur gua aja"ucap fikri kesal mendengar suara ponsel nya berbunyi


tanpa melihat siapa yg menelfon fikri langsung menjawab saja.


"halo"ucap fikri.


"halo tuan maaf menganggu malam malam,apa tuan rey ada bersama anda?"tanya bi ani di balik telfon.


"ini siapa?"tanya fikir.


"ini bi ani tuan pembantu nya tuan rey"ucap bi ani.


"ohhh"ucap fikri.


"apa tuan rey ada dengan anda?"tanya bi ani lagi karna tadi tidak mendapatkan jawaban.


"ada"ucap fikri singkat.


"tolong kasih tau tuan rey kalau nyonya aqila perutnya sakit dan dia tidak mau dibawa kerumah sakit karna dia menunggu tuan rey"ucap bi ani.


"apa?"ucap fikri terkejut.


"iyah bi saya langsung kasih tau rey sekarang,dan tolong jaga aqila sebentar yah bi,saya sama rey langsung kesana"ucap fikir dan memutuskan panggilan nya.


fitri langsung bergegas keluar dari kamar dan mencari keberadaan rey.


fikri menemukan rey yg sedang tertidur pulas di atas sofa ruang tamu.


"rey"fikri mencoba membangunkan rey


"rey"panggil fikri


"hemmm"ucap rey


"bangun,lo harus pulang sekarang istri lo lagi sakit"ucap fikri.


"apa?"rey terkejut mendengar perkataan fikri barusan.


"iyah tadi bi ani bilang kalau aqila perutnya sakit dan dia gak mau di bawa kerumah sakit dia nungguin lo"ucap fikri.

__ADS_1


tanpa menunggu aba aba rey langsung bergegas keluar dari apartemen fikri.


fikri pun mengikuti rey dari belakang.


__ADS_2