
Hari ini adalah hari yg melelahkan,hampir seharian aku dan rey jalan jalan tanpa tujuan.
Malam hari
"Mas makan malam dulu yuk"ucapku mengajak rey.
Rey tanpa merespon perkataan ku dia langsung memeluku sangat erat.
"Mas nanti aja manja manja nya,sekarang makan dulu"ucapku.
"Janji yah"ucap rey manja.
"Iyah,Yasudah yuk makan,keburu makananya dingin lagi,aku udah capek capek bikinin buat kamu"ucapku cerewet.
"Kamu yg masak?"tanya rey.
"Iyah tapi di bantuin juga sama bi ani"ucapkan.
Aku dan rey pun bergegas ke meja makan.
Setelah sampai di meja makan rey langsung melahap makanan yg ada di atas meja makan tanpa menghiraukan aku.
Rey makan dengan terburu buru sehingga aku menegurnya.
"Mas makannya pelan pelan aja"ucapku.
Rey tidak merespon perkataan ku,dia masih asik dengan makanannya.
"Aku udah kenyang"ucap rey.
"Kok cepet banget"ucapku heran pasalnya belum ada 10 menit rey duduk dan makan sekarang dia suda selesai aja.
"Kamu nanti gak usah bantuin bibi beresin semua ini,kamu kalau udah selesai makan langsung ke kamar,aku tunggu"ucap rey tegas tanpa menjawab pertanyaan ku tadi.
Rey pun meninggalkan aku di meja makan sendirian.
"Iyah mas"ucapku lembut
Setelah aku selesai makan,aku pun berniat membantu bibi memberesakan piring kotor yg ada di atas meja makan.
"Gak usah nyonya biar bibi aja yg beresin,mendingan nyonya kekamar aja,tadi kan tuan bilangnya begitu nyonya"ucap bibi takut.
__ADS_1
"Udah gak papa bi"ucapku tak peduli dengan perkataan rey tadi.
"Jangan nyonya,nanti bibi yg di marahin sama tuan"ucap bibi ketakutan
"Yaudah iyah"aku pun menuruti perkataan bibi,aku tidak mau bibi di omelin sama rey gara gara aku.
Aku pun bergegas menuju ke kamar tidur.
Sesampainya di dalam kamar aku melihat rey yg sudah merebahkan tubuhnya di atas kasur.
Aku pun juga ikut merebahkan tubuhku di sebelah rey.
Tiba tiba rey memeluku sangat erat.
"Mas kenapa sih aneh banget dari tadi"ucap ku.
"mas boleh minta sesuatu gak?"pinta rey manja.
"Kalau aku sanggup yah aku kabulin permintaan mas tapi kalau aku gak sanggup yah gak aku kabulin"ucap ku.
"kamu sanggup kok"ucap rey dengan nada masih manja.
"mas mau apa sih"aku memberanikan diri untuk bertanya duluan
"Mas serius"ucap ku.
"iyah,aku udah pingin punya anak biar ada yg bisa di ajak main dan bisa aku gendong gendong ke mana mana"ucap rey.
"Tapi apa mas bisa ngatur waktu mas buat anak kita nanti,mas kan sibuk banget sampe sampe di rumah juga masih kerja aja"ucapku.
"Aku bisa kok ngatur waktu,nanti kan kalau aku punya anak aku bisa bawa ke kantor dan ngeliatin anak kita ke semua karyawan yg ada di kantor aku"ucap rey.
"Yaudah iyah aku mau,tapi ada syaratnya"ucap ku.
"Emang harus pake syarat"ucap rey.
"harus"ucapku tegas.
"Yaudah apa syaratnya?"tanya rey
"Aku mau pas aku hamil aku masih boleh kerja seperti biasanya"ucap ku.
__ADS_1
"Kalau itu syaratnya aku gak setuju"ucap rey tegas.
"Kok gitu sih mas"ucap ku kesal.
"Aku gak mau nantinya kamu kecapean dan mempengaruhi kehamilan kamu nantinya"ucap rey.
"Aku janji dari usia kandungan aku 2 bulan sampai 7 bulan aja aku kerja,selebihnya aku di rumah deh nurutin semua perkataan kamu"ucapku memohon.
"Gak bisa"ucap rey tegas.
"Mas nanti kalau aku lagi hamil dan terus terusan dirumah aku bisa gampang bosan dan stres,itu juga bisa mempengaruhi kehamilan loh"ucapkan.
" pokonya gak boleh"ucap rey tegas.
"Yaudah kalau gitu aku juga gak mau hamil dulu,aku mau tunda ke hamilan aja dulu"ucapku tak kalah tegas dari rey.
"Yaudah kalau itu,tapi aku juga ada syaratnya"ucap rey.
"Yeyy,apa syarat nya?"tanya ku dengan ekspresi wajah sangat senang.
"Aku mau selama kamu kerja kamu selalu dalam pantauan aku 24 jam"ucap rey.
"Maksud mas?"tanya ku bingung.
"Aku mau kamu di kawal benerapa bodyguard selama di kantor"ucap rey.
"Tapi mass..."ucapku.
"Gak ada tapi tapi an keputusan aku udah bulat"ucap rey tegas.
"Yaudah deh iyah"ucapku.
Cup
Rey mencium kilas kening ku.
"Ini semua demi kebaikan kamu nantinya,aku gak mau pas kamu hamil nanti kamu sama calon anak kita kenapa kenapa,aku gak hal yg tidak di inginkan terjadi,kamu ngertikan maksud aku"ucap rey lembut.
"Iyah mas aku ngerti kok"ucapku.
"Gimana kalau bikin anaknya sekarang"ucap rey berbisik di telingaku.
__ADS_1
Aku hanya menjawab dengan anggukan