Suamiku yang manja

Suamiku yang manja
Rumah baru


__ADS_3

diperjalanana menuju rumah baru ku dan rey.


"rey,mampir ke minimarket terdekat sebentar yah"ucap ku mencoba membuat obrolan dengan rey.


"mau ngapain?"tanya rey


benakku..


nih orang kepo nya kebangetan deh


"mau makan"jawab ku bercanda


"Hahahaha lucu banget.ditanya suami serius malah dijawab bercanda"ucap rey sedikit kesal karna aku menjawab pertanyaannya dengan bercanda.


"iyah maaf,aku mau beli kebutuhan wanita"ucapku.


"apa?"tanya rey lagi yg begitu kepo.


"emang harus spesifik itu aja jawab nya"tanya ku.


"gak juga"ucap rey.


"terus kenapa nanya terus"ucapku kesal.


"iyah iyah aku gak bakal nanya lagi"ucap rey.


sesampainya di minimarket aku pun membeli perlengkapan wanita yah pasti kalian sudah paham lah.


"sudah?"tanya rey


"gak liat aku udah balik kemobil lagi?,itu tandanya udah dong"jawab ku sedikit kesal


"kamu ini kenapa sih posesif banget,lagi datang bulan yah?"tanya rey.


"kalau iyah kenapa?"ucapku.


"yah gak papa,pantesan kamu emosian mulu"ucap rey


"ya,udah tau aku lagi emosian,kamu masih aja suka bikin aku emosi,salah kamu sendiri lah kalau aku marah marah terus dari tadi"timpal ku.


"iyah iyah maaf"ucap rey sambil mencubit pipiku.


"ihhh sakit tau"ucap ku sambil mengelus elus pipiku yg bekas di cubit rey.


"maaf"ucap rey sambil mengelus pipiku.


aku pun hanya bisa diam saat dia mengelus pipiku dengan lembut,ada rasa gugup dan malu saat dia mengelus pipiku.

__ADS_1


"kok pipi kamu merah gitu"ucap rey sambil melirik ke arah ku.


"panas nih"ucap ku mengelak


"panas apanya,ac nya dingin gini"ucap rey sambil senyum senyum


aku pun tidak menghiraukan perkataan rey lagi karna entah apa yg harus aku katakan lagi.rey terus terusan godain aku.


dan setelah hampir setengah jam,mobil yg aku pakai berhenti di depan rumah yg tidak sangat mewah menurut ku.


"ini rumah kita rey?"tanya ku.


"iyah,ayo keluar"ajak rey.


"iyah"ucapku.


aku masih saja tidak percaya bawah aku akan tinggal di rumah semewah dan semegah ini.


rumah yg aku tempati ini memiliki 2 lantai dan halamanya yg luas dan memiliki desain modern dan aku juga sangat menyukai desain nya walaupun aku baru melihat dari luar.


"kenapa gak suka rumahnya?"tanya rey yg menyadarkan aku dari lamunan.


"suka kok suka"jawab ku cepat.


"terus kenapa ekspresi nya begitu"tanya rey


"aku cuman gak percaya aku bakalan tinggal di rumah semewah dan semegah ini"ucap ku.


rey memiliki tinggi badan bisa di bilang cukup tinggi yaitu 180 sedangkan tinggi badanku hanya 170 cukup jauh berbeda bukan.


saat ini aku sudah berada di dalam rumah dan aku kembali kaget seketika aku melihat semua isi yg ada di dalam rumah ini.


"wah mewah sekali"jawab ku yg tidak percaya kalau aka tinggal di rumah ini.


"kamu suka?"tanya rey kepada ku


"sangat suka"ucap ku.


"kalau kamu masih mau liat liat silahkan,tapi aku mau ke kamar duluan yah"ucap rey


"iyah,kamu mau makan apa?biar aku masakin"tanya ku


"gak usah masak dulu,emang kamu gak capek,istirahat dulu aja aku juga belum laper"ucap rey


"ok"jawab ku singkat.


rey pun berjalan ke arah tangga dan menuju ke kamar pribadi kami.dan aku pun masih menikmati pemandangan yg ada di rumah ini.

__ADS_1


"rumah ini mewah banget"gumam ku.


"tapi kan percuma kalau rumah sebesar ini yg tinggalin cuman 2 orang"gumamku lagi.


hampir 10 menit aku keliling melihat lihat rumah mewah ini.


"udah puas?"tanya rey yg mengagetkanku.


"ehh rey udah kok"jawab ku.


"rey"aku memanggil rey.


"iyah kenapa?"jawab rey sekaligus bertanya.


"hemm rumah sebesar ini masa cuman kita berdua yg tempatin sih,sepi banget aku bosen kalau rumah sepi"ucap ku.


"yaudah nanti kita bikin anak yg banyak banyak supaya rumah ini jadi rame deh"ucap rey yg membuat ku melongo memandangnya


"biasa aja liat aku,kamu baru nyadar kalau suami kamu ganteng?"ucap rey dengan begitu percaya diri.


"tadi kamu bilang apa?"tanya ku


"yg mana?"tanya rey balik.


"yg tadi"kataku.


"ohh yg bilang aku gan.."belum selesai rey bicara aku langsung memotongnya.


"bukan,sebelum yg itu"tanya ku lagi


"ohh bikin anak banyak banyak"jawab nya dengan begitu santai.


"kalau ngomong enak banget yah"ucap ku sedikit kesal.


"yah enak lah apa lagi bikin nya lebih enak lagi"ucap nya dengan begitu santai nya.


blak


ku pukul lengan rey dengan sangat kuat.


"ahhh sakit sayang"jawab rey.


"kamu ngomong apa tadi haa"ucap ku sambil mencubit perut,telinga,lengan rey.


"iyah Iyah maaf maaf"ucap rey yg coba mencegah aku memukul dan mencubitnya lagi.


"makanya kalau ngomong jangan mesum gitu"ucapku kesal

__ADS_1


"yah gak papa lah kan ngomong mesum nya sama istri sendiri"jawab nya dengan mengumbar senyum nya yg begitu manis.


"ihhh ngeselin banget sih"aku pun meninggalkan rey di ruang tamu dan aku pergi ke kamar.


__ADS_2