Tak Bisa Ke Lain Hati

Tak Bisa Ke Lain Hati
Tatiana Nayara Wibowo


__ADS_3

Tatiana Nayara Wibowo itu nama lengkapku, biasa dipanggil Tiana, dan keluarga dekatku memanggilku Nay.


Aku anak ketiga dari 3 bersaudara, kedua kakakku laki-laki, sifat manjaku terbentuk karena mereka berdua selalu memanjakanku, ditambah curahan kasih sayang yang berlebih dari mama papaku, sehingga aku besar dengan tidak kekurangan kasih sayang sedikitpun.


Tinggi badanku standar lah yaa, sama dengan tinggi rata-rata anak cewek, 165cm.


Rambut lurusku model layer panjang sepunggung.


Hobbyku, gangguin kedua kakakku.


Nasi goreng adalah makanan favofitku, keluarga dan sahabatku sudah tahu, kalau aku sedang ngambek dikasih nasi goreng langsung ceria kembali hehe.


Cowok idamanku, harus lebih tinggi, lebih ganteng, lebih pintar, eettss... tapi jangan kaya kak Bima deh, pintar mainin cewek, aka playboy cap kampak hehe.


Dan yang paling penting harus lebih manjain aku dari kakak-kakakku.


Saat SMP, aku termasuk anak yang famous, selain cantik, tinggi dan putih bersih, aku juga mudah membaur.


Karena itu, banyak yang mau menjadi pacarku.


Dan dari sebanyak itu hanya 5 yang berhasil menjadikanku pacarnya.


Jadi selama 3 tahun di SMP, aku sudah 5 kali ganti pacar, sampai aku mendapat julukan playgirl.

__ADS_1


Aku putus dengan Ryo mantan pacar terakhirku, ketika kami mau menghadapi Ujian Nasional, dengan alasan mau fokus belajar, dan sampai sekarang dia belum terima kalau aku putusin dia.


Ryo masih terus chat aku, minta aku kembali pacaran lagi sama dia. Tapi dengan berjuta alasan aku selalu menolaknya.


Sejujurnya, aku terima cinta ke ke-5 cowok itu bukan karena aku juga cinta sama mereka. Tapi karena mereka adalah cowok-cowok famous disekolah saat itu. Banyak cewek yang tergila-gila sama mereka.


Kalau aku terima cintanya, berarti aku juga bakal ikutan famous, begitulah isi pikiranku saat itu.


Karena inilah banyak murid cewek yang memusuhiku, sudah berapa kali juga aku disudutkan senior-senior cewek karena pacar-pacar mereka menyukainku. Bahkan cuma karena pacarnya melirikku pun tetap aku yang di damprat, huft.


Maka dari itu, aku tidak mau famous di SMA.


Aku mau terlihat biasa saja, tidak ada tatapan sadis dari cewek-cewek, tidak ada yang membawaku ke sudut ruangan, mengancamku hanya karena pacarnya melirikku, atau cowok yang mereka sukai malah menyukaiku.


Tapi mama melarangku heuheu.


"Cukup kamu serius belajar, jangan banyak tersenyum sama anak cowok.” kata mama waktu itu.


Padahal apa hubungannya yaa aku senyum sama anak cowok atau sama anak cewek. Kan sama-sama manusia. Harusnya mama lebih khawatir kalau aku senyum-senyum sendiri hihi.


Dan sekarang...


Itu cuma Ekspektasiku saja, realitanya baru dua hari masuk sekolah aku sudah famous.

__ADS_1


Bagaimana tidak famous, aku dipajang ditengah lapangan, didepan murid-murid baru, semua mata tertuju padaku, mata anak - anak cowok ya, kalau cewek sih sudah pasti liat si ketos nan sempurna itu.


Semenjak kejadian itu, banyak anak cowok dari kelas lain mampir kekelasku, cuma sekedar menyapa, atau pura-pura main dengan temannya yang sekelas denganku, tapi matanya jelalatan terus ke aku.


Atau teman cewekku yang menyampaikan salam dari anak kelas lain, huh!.


Hari pertamaku masuk SMA, aku sudah jatuh cinta dengan ketua OSISku.


Dari pertama dia masuk ke kelasku sudah berhasil mencuri perhatianku.


Baru pertama kali aku merasakan perasaan yang aneh seperti ini, serasa ada ombak yang bergulung-gulung dihatiku. Jantungku terasa memompa darah lebih cepat dari biasanya.


Walaupun aku belum pernah merasakan benar-benar jatuh cinta, tapi aku tau, beginilah rasanya jatuh cinta.


Setidaknya, begitulah perasaan yang digambarkan dalam novel-novel romantis yang ku baca.


Dengan mantan pacarku, aku tidak pernah merasakan perasaan seperti saat aku melihat kak Arga. Argaku.


Apalagi sampai membuatku seperti kehilangan akal. Segila apa aku sampai berani tulis surat seperti itu ke kak Arga..


Sekarang kalo dipikir-pikir lagi, aku jadi malu sendiri.


Rasanya ingin menghilang saja dari muka bumi ini..

__ADS_1


Huwaaa.. Aku tidak berani melihat muka kak Arga lagi.. Maluuuu......


__ADS_2