
Subuh ini Zahra di sibukkan dengan pesanan bu Tuti, terlihat bunda juga sibuk membantu Zahra.
"Oh ya hampir saja lupa telpon Andi buat ngabarin" gumam Zahra sambil mengambil Hp yang di Cas semalaman di kamar.
Saat membuka HP dilihatnya ada beberapa pesan masuk dan salah satunya dari Ummi Aisyah, karena sedang terburu buru di kejar waktu, Zahra tak sempat membuka dan membacanya, segera dia telpon Andi untuk segera ke rumahnya.
Setelah semua siap dan Andi sudah datang, mengingat rumah Andi yang tak terlalu jauh dari rumahnya membuat Andi dengan cepat sampai di rumah Zahra, mereka segera mengantarkan ke rumah bu Tuti.
" Makasih ya ndi pagi pagi sudah di repotin begini"
Ucap Zahra saat mereka dalam perjalanan ke rumah bu Tuti
"santai aja teh, kaya ke siapa aja,kan udah tugas saya sebagai karyawan teteh"
Balas Andi.
Setiba di rumah bu Tuti dan menyerahkan pesanannya Zahra segera pulang ke rumah karena ingat masih banyak cucian perabotan di rumah bekas semalam. Sedangkan Andi telah pulang ke rumahnya.
"Assalamualaikum"
Setiba di rumah Zahra segera menuju dapur, namun saat di lihat keadaan dapur sudah beres, perabotan kotor sudah menjadi bersih kembali.
"Bun.. ko perabotan sudah pada bersih? bunda yang cuci?"
Teriak Zahra sambil mencari bundanya
"Iya, sekalian tadi bunda mau cuci beras buat masak"
"Kenapa ga dibiarain aja nanti biar aku yang cuci"
" Ya gapapa, kasian kamu juga sudah capek kan semalaman begadang ngerjain pesanan"
__ADS_1
"Ah bunda tahu aja, makasih ya bun, aku ke kamar dulu bun, tadi belum sempat beres beres kamar"
Zahra pergi ke kamarnya, membereskan kasur yang menjadi tempat tidurnya, karena terburu buru jadi dia belum sempat membereskan tempat tidur.
"Alhamdulillah beres juga"
Gumam Zahra sambil membawa Hp di meja yang baru sempat dia buka.
"Astagfirullah ko aku sampe lupa belum ngabarin Ummi"
Ucap Zahra sambil menepuk dahinya, seyelah membaca pesan singkat dari Ummi yang menanyakan kelanjutan Taarufnya.
Langsung Zahra memencet tombol hijau, tak lama panggilan pun tersambung.
"Hallo Assalamualaikum Ummi"
"Waalaikumsalam zahra"
Jelas Zahra tidak enak hati kepada Ummi
"Ga papa Zahra, Alhamdulillah dong usahanya semakin lancar"
Jawab Ummi
"Alhamdulillah mi"
"Terus gimana soal taaruf kemarin, apa kamu sudah punya keputusan? mau di lanjut atau tidak?"
Zahra terdiam sejenak memikirkannya.
"Ra"
__ADS_1
panggil Ummi karena tidak ada jawaban dari Zahra
"Eh iya Ummi, Bismillah ya Ummi Insyaallah Aku lanjut"
"Alhamdulillah kalau begitu, berarti nanti kalian bicarakan kapan ketemunya ya"
"Tunggu Ummi,emang Zidannya juga sudah memutuskan untuk lanjut ya?"
Tanya Zahra penasaran sementara Ummi Aisyah tersenyum di tempatnya yang tak bisa di lihat oleh Zahra.
"Kamu ini, emang belum baca chat di grup ya? kan Zidan sudah menjelaskannya tadi malam"
"Di grup??"
Zahra baru ingat tadi dibawah chat masuk dari Ummi Aisyah ada beberapa chat lagi yang belum sempat dia baca karena langsung menelpon Ummi.
"Iya, pasti kamu juga belum baca ya?"
"Hehe iya mi maaf, tadi pas baca pesan Ummi aku langsung telpon Ummi belum baca pesan lainnya juga"
"Ya sudah kamu respon di grup aja ya, biar Zidan tidak menunggu nunggu lagi"
"Iya mi,sekali lagi maaf ya mi"
Segera Zahra membuka room chat grup, dan ternyata benar Zidan telah menjelaskan tentang maksudnya untuk melanjutkan, segera Zahra mengetik balasan.
"Bismillah"
Gumam Zahra sambil meletakkan kembali Hp nya di atas meja, kemudian dilanjut rebahan, mengistirahatkan badannya, terasa pegal sesudah mengerjakan pesanan bu Tuti.
Gimana ceritanya?? suka ga?? mohon maaf ya masih banyak typo 😊
__ADS_1