Takdir (Danaya Faranisa)

Takdir (Danaya Faranisa)
pulang


__ADS_3

Pagi hari telah tiba, cuaca menjadi sangat sejuk akibat hujan semalaman dan Naya sudah bangun dari tadi


Naya duduk di balkon memandangi pemandangan pegunungan yang tertutup kegelapan tadi malam, udara khas pegunungan membuat Naya malas melakukan aktifitas apapun selain duduk disitu


Setengah jam Naya duduk dibalkon itu tanpa melakukan apapun dan akhirnya Bara bangun dari tidurnya


Bara yang baru bangun dari tidurnya melihat Naya duduk dibbalkon langsung mendatangi nya


"Sebentar lagi sarapan pagi akan datang, setelah sarapan kita bisa langsung pulang" Ucap Naya yang menyadari keberadaan Bara


"Ok" Jawab Bara singkat


Tak lama beberapa pelayan datang membawa sarapan pagi untuk mereka dan mereka menikmati sarapan itu tanpa pembicaraan apapum


Setelah selesai sarapan Merekan berdua langsung pergi meninggal kan penginapan itu dan kembali menuju jakarta


Setelah tiga jam perjalana akhirnya mereka sampai, Bara mengantarkan Naya langsung kerumah nya


"Trimakasih pak" Ucap Naya saat sudah sampai di rumah nya


"Saya permisi dulu" Ucap Bara lalu langsung pergi meninggal kan Naya


Naya masuk kerumah nya dab langsung di sambut Zidan yang sudah menunggu nya


"Mami..." Ucap Zidan saat melihat Naya masuk kerumah


"Sayang Mami" Ucap Naya dan langsung memeluk anak nya itu


"Mi, kita jadikan perginya?" Tanya Zidan pada Naya


"Jadi dong sayang, kalau gitu Mami mandi dulu ya habis itu kita pergi" Ucap Naya sambil berjalan masuk


"Ok Mi, kita perginya bareng Papi Dafa kan Mi" Tanya Zidan lagi


"Coba Mami tanya dulu ya sayang, Papi Daffa lagi sibuk atau gak" Ucap Naya kemudian berjalan menuju kamarnya untuk membersihkan tubuhnya yang sudah sangat lengket


Setelah selesai membersihkan tubuhnya Naya langsung berpakain dan kemudian menelepon Daffa


"Hallo Nay, Ada apa?" Tanya Daffa di sebrang sana


"Kamu lagi apa Daf?" Tanya Naya balik


"Gak ada sih, lagi santai aja dirumah" Jawab Daffa


"Ehh ini, Zidan ngajak jalan-jalan jadi dia nanyak kamu bisa ikut atau gak" Jelas Naya


"Zidan yang mau atau kamu yang mau ni?" Ucap Daffa sambil bercanda


"Apaan sih Daf, Zidan yang mau" Ucap Naya


"Yaudah ok, nanti jam 2 aku kesana ya jemput kalian" Ucap Daffa menerima ajakan Naya


"Oke, See you " Ucap Naya kemudian mengakhiri sambungan telpon nya


Di tempat lain tepatnya rumah Bara sedang sedang terjadi keributan, beberapa hari ini kondisi seperti ini sudah sangat sering dia lihat


"Ma udah biarin aja, sini Bara yang ngasi" Ucap Daffa saat melihat Ibunya marah karna Adik nya Dara yang tak ingin makan


"Dara, ayo makan dong, kamu gak boleh gini terus" Ucap Bara membujuk adik nya itu

__ADS_1


"Dara gak ada Nafsu buat makan bang" Ucap Dara yang menolak


"Tapi kamu gak boleh gini Ra, kamu gak boleh egois pikiri juga dong bayi yang ada di kandungan kamu, apa kamu mau dia kenapa-kenapa?" Ucap Bara yang sedang membujuk adiknya itu untuk makan


"Gak mau bang, Dara gak mau dia kenapa-kenapa" Ucap Dara


"Yasudah kalau gitu makan ya, mau abang suapin?" Ucap Bara yang akhirnya berhasil membujuk adik nya


"Dara makan sendiri aja, abang istirahat aja sana" Ucap Dara yang tau Abangnya itu baru pulang


"Yasudah Kalau gitu kamu habisi ya, abang tinggal dulu" Ucap Bara lalu meninggal kan Dara sendirian


"Ma, mama harus lebih sabar dong, kondisi Dara kan belum stabil" Ucap Bara pada Mama nya yang menunggu diluar


"Mama tu cuma gak mau dia sama Bayi nya kenapa-kenapa Bara" Ucap Mama Bara yang Khawatir karna anak perempuan nya itu tak mau makan sejak semalam


"Iya Bara tau, tapu kan kondisinya masih seperti itu" Ucap Bara lagi


"Yasudah, kalau gitu Mama lihat adik kamu dulu ya" Ucap Mama Bara kemudian masuk kekamar Dara sedangkan Bara kembali kekamarnya


Setelah selesai menelepon Daffa Naya langsung turun menemui Mama dan anak nya


"Papa mana ma? kok gak ada nampak" Tanya Naya pada Mamnya yang sedang menonton berita


"Keluar tadi, bareng sepupu kamu" jawab Mama Naya


"Mi Papi Daffa pergi bareng kita kan?" Tanya Zidan yang sedang memaikan mobil-mobilan nya


"Iya sayang, nanti jam 2 Papi Daffa jemput kita, jadi habis makan siang kamu tidur siang dulu ya, biar nanti gak ngantuk" Jawab Naya


"Iya Mi" Jawab Zidan yang merasa senang


"Oh iya, Bella udah pulang ke sini lo Ma" Ucap Naya memberitahu Mama nya tentang kepulangan sahabatnya itu


"Netap Ma, mungkin sebentar lagi mau Nikah, soalnya pulang sama Pacarnya" Jelas Naya lagi


"Ohh bagus la, kamu ada temennya, Nanti suruh dia perkenalkan Pacar nya sama Mama ya" Ucap Mama Naya lagi


"Iya Ma, nanti Naya bilang sama Bella" Ucap Naya


Setelah makan siang Naya menemani anak nya untuk tidur siang, Naya menatap wajah Zidan yang sedang tertidur ada perasaan bangga dalam hatinya karna mampu membesarkan anak nya itu dengan baik walaupun tanpa suami namun ada perasaan sedih karan tak bisa memberikan Zidan seorang ayah


"Apa aku egois, menyembunyikan Zidan dari Ayah kandung nya, tapi gimana nanti kalau Bara ngambil Zidan dari aku" Ucap Naya dalam hatinya


"Sudah lah, sementara biarkan begini, lagi pupa Zidan tak kekurangan apapun" Sambung Naya lagi


Naya dan Zidan sudah siap tinggal menunggu Daffa menjemputnya, tak lama menunggu Daffa pun sampai


"Papi..." Ucap Zidan sambil berlari kearah Daffa


"Udah pamit sama Grandma?" Tanya Daffa sambil menggendong Zidan


"Udah Pi. ayo kita pergi" Ucap Zidan yang bersemangat


"Tante, kami pergi dulu ya" Ucap Daffa berpamitan pada Mama Naya


"Titip Zidan ya Daffa hati-hati dijalan" Ucap Mama Naya


"Naya berangkat dulu ya Ma" Ucap Naya berpamitan lalu langsung berjalan memasuki mobil yang di bawa Daffa

__ADS_1


"Papi nanti kita Naik roller coaster ya" Ucap Zudan di tengah perjalanan menuju taman hiburan


"Kamu kan masih kecil, jadi belum boleh, kita main yang lain aja ya" Jelas Daffa


"Yahh... gak boleh ya Pi" Ucap Zidan yang terlihat kecewa


"Iya sayang, itukan berbahaya jadi hanya orang dewasa yang boleh naik itu" jelas Daffa lagi


Perjalanan menuju taman hiburan itu di hiasi dengan obrolan santai dari mereka bertiga


Setelah sampai Zidan langsung bersemangat melihat berbagai jenis permainan di depan matanya dan Naya langsung membeli tiket masuk


"3 Ya Mbak" Ucap Naya pada kasirnya


"Ini Mbak, total nya jadi segini ya Mbak" Ucap Kasir itu sambil memberikan tiga lembar tiket masuk pada Naya


"Trimakasih Mbak" Ucap Naya lalu berjalan kearah Daffa dan Zidan yang sudah menunggu nya


"Ayo kita masuk" Ajak Naya pada Daffa yang sedang menggendong Zidan


"Yee, akhirnya bisa masuk juga" Ucao Zidan yang merasa senang


Taman hiburan itu dipenuhi keluarga yang sedang membawa anaknya bermain, karna weekend jadi sedikit lebih ramai dari hari biasa


"Kamu mau Naik apa Sayang?" Tanya Naya pada Zidan


"Naik itu Ma" Jawab Zidan yang menunjuk kereta api


"Yasudah ayo kita kesana" Ucap Naya


"Ayo Pi, kita naik itu" Ucap Zidan sambil menarik tanggan Daffa menuju antrian untuk menaiki kereta api mainan


Naya sangat senang melihat anak nya yang bahagia hari itu


"Mau main lagi?" Tanya Daffa pada Zidan yang sudah mamainkan hampir semua wahana di taman hiburan itu


"Udah Pi, Zidan udah capek" Jawab Zidan


"Yasudah kalau gitu kita beli ice cream itu ayok" Ajak Daffa


"Ayok Pi" Ucap Zidan kemudian mereka langsung berjalan menuju penjual Ice cream itu


Zidan Dan Daffa berjalan di depan dan Naya berjalan di belakang mengikuti mereka berdua


Naya membayangkan Zidan bisa pergi dengan ayah kandung nya dan bersenang-denang seperti ini pasti sangat bagus tapi lagi-lagi Naya membuang pikiran nya itu jauh-jauh setelah mengingat siapa ayah kandung Zidan


Jam kini sudah menunjukan pukul 6 sore dan mereka sudah didalam mobil untuk menuju sebuah restoran untuk makan malam


Setelah selesai makan malam Daffa langsung mengatar Naya dan Zidan pulang kerumah nya karna Zidan sudah tertidur akibat kelelahan


"Makasi ya Daf, udah mau nemenin Zidan main hari ini" Ucap Naya sebelum keluar dari mobil


"Iya Nay, Kayak sama siapa aja" Jawab Daffa


"Yasudah kalau begitu kamu hati-hati dijalan ya, kalau udah sampai hubungi aku" Ucap Naya lagi


"Siap Nay, Bye" Ucap Daffa kemudian melajukan mobil nya menuju rumah nya


...Bersambung......

__ADS_1


...Jangan lupa, Like, Komen dan jadikan Favorit...


...Salam Author :)...


__ADS_2