
Setelah pembicaraan itu yang terdengar didalam mobil itu hanya suara Zidan yang menceritakan tantang penampilan nya bersama teman-teman nya tadi
Bara berkendara dengan kecepatan sedang melewati sebuah taman yang terlihat dari pinggir jalan raya
"Mami Zidan mau itu" Ucap Zidan tiba-tiba saat melihat orang yang menjual Ice Cream di taman pinggir jalan
"Nanti kita beli ya sayang, sekarang kita pulang dulu kamu udah capek kan?" Ucap Naya memberikan pengertian pada Zidan
"Engak Mi, Zidan mau sekarang, Zidan mau Ice cream sekarang Mi" Rengek Zidan pada Mami nya itu
"Sayang jangan gitu dong, Mami janji nanti kita beli Oke..." Ucap Naya lagi
"Tapi Zidan mau nya sekarang Mi, Om Bara ayo cepat berhentikan mobil nya" Ucap Zidan pada Bara
Mendengar rengekan Zidan, Bara pun memberhentikan mobil nya di kemudian berbalik arah menuju Taman itu
"Baik lah, ayo kita beli" Ucap Bara setelah selesai memarkirkan Mobil nya
"Kenapa harus sifat tidak bagus yang diturun kan nya pada anak ku" Ucap Naya dalam hatinya mengingat sifat Zidan yang sangat keras kepala dan kemauan nya harus di turuti persis seperti sifat Bara
Dengan cepat Zidan keluar dari mobil itu tanpa menunggu Naya keluar setelah Mobil yang di tumpanginya terparkir dengan baik
"Mi ayoo cepat" Ucap Zidan yang tak sabar setelah dia berada di luar
"Sabar sayang, Mami ambil uang dulu" Ucap Naya saat melihat Zidan tak sabaran
"Om ayo kita duluan, Mami lama banget" Ajak Zidan sambil menarik tanggan Bara agar Bara berjalan mengikuti nya
Bara dan Zidan berjalan duluan menuju taman itu sedangkan Naya berjalan di belakang tak jauh dari mereka
"Andai aja dulu kita tidak pisah pasti pemandangan seperti ini akan sering terlihat" Ucap Naya dalam hati nya dan tanpa sadar sebuah senyuman terukir di bibir nya
"Mau rasa apa?" Tanya Bara saat mereka sudah berada di taman itu
__ADS_1
"Coklat" jawab Zidan dengan cepat
Setelah selesai memesan dan Zidan mendapatkan Ice Cream yang di ingin kan nya Naya membayar sedangkan Bara membawa Zidan duduk di bangku yang tak jauh dari mereka
"Anak nya Tampan ya Neng, mirip banget sama suami Neng" Ucap penjual Ice cream itu memuji Zidan
"Iya Pak" Ucap Naya sambil tersenyum dan kemudian pergi setelah mendapat kan kembalian uang nya
"Cepat habis kan, nanti meleleh" Ucap Bara saat melihat Ice cream nya mulai mencair akibat cuaca yang lumayan panas
"Om gak mau?" Tawar Zidan dengan polos nya
"Tidak, makan aja" Tolak Bara
"Sayang kan Mami udah pernah bilang kamu gak boleh keras kepala seperti ini" Ucap Naya mengingat kan
"Kenapa kamu begitu pelit pada anak berumur 5 tahun, ini hanya sebuah Ice cream" Ucap Bara yang lagi-lagi membela Zidan
"Kenapa kau begitu seka ikut campur, lagian dia anak yang kebesarkan sendiri" Ucap Naya dal hati nya yang begitu kesal namun dia tak ingin mengucapkan nya didepan Zidan
"Ucap kan Trimaksih sama Om Bara" Perintah Naya pada Zidan setelah mereka sampai di rumah Naya
"Trimakasih Om Bara, Nanti kapan-kapan kita makan Ice Cream lagi ya" Ucap Zidan setelah mendengar ucapan Naya
"Sama-sama" Ucap Bara singkat sambil menujukan senyum ramah nya
"Trimaksih ya Pak, sudah mau mengantar kan kami, Hati-hati di jalan" Ucap Naya berpamitan
"Ok" Ucap Bara dengan tampang datar nya berbeda saat Zidan yang mengucap kan nya
Bara melajukan mobil nya untuk kembali keperusahaan nya karna masih ada pekerjaan yang belum di selesai kan nya
sepanjang jalan tanpa disadari nya, Bara terus saja tersenyum bahagia, hati nya merasa sangat senang
__ADS_1
Setelah sampai di peeusahaan nya dia langsung menuju ruangan nya
"Slamat sore pak" Ucap beberapa karyawan secara bersamaan saat melihat Bara
Tak seperti biasa nya, Bara yang hari itu merasa bahagia tersenyum menanggapi para karyawan yang menegur nya
"Apa aku salah lihat, barusan pak Bara tersenyum kan?" Tanya seseorang di atara para karyawan itu
"Benar, aku juga melihat nya" Ucap Yang lain nya
"Apa ada yang salah pada nya?" Ucap karyawan itu lagi
"Mungkin saja pak Bara salah minum obat" Ucap yang lain nya kemudian disusul suara tawa dari mereka yang aneh ketika melihat Bos nya itu tersenyum
Setelah Bara sampai di ruangan nya, ternyata Frans sudah menunggu nya dari tadi
"Dari mana aja Lu, Gua telpon gak di angkat" Ucap Frans saat Bara sampai di ruangan itu
"Menghadiri acara sekolah Xxx" Jawab Bara
"Sejak kapan seorang Bara mau menghadiri acara-acara membosannkan seperti itu?" Tanya Frans yang sedikit terkejut mendengar ucapan Bara
"Tunggu...Tunggu... Sepertinya ada yang salah sama diri Lu hari ini" Sambung Frans lagi saat melihat Bara berbeda dari sebelumnnya
"Kenapa?, Apa yang salah?, apa salah jika seseorang merasa bahagia?" Tanya Bara
"Bukan, Sudah sangat lama Gua gak melihat senyum itu, apa Lu salah minum obat hari ini?" Ucap Frans sambil mendekati Bara dan megang kening nya
"Apaan sih, Hari ini gua dapet proyek bagus jagi gak salah kan kalau gua bahagia" Ucap Bara memberikan alasan
...Bersambung......
...Jangan lupa, Like, Komen dan jadikan Favorit...
__ADS_1
...Salam Author :)...