
Malam hari telah tiba, malam itu terlihat Bara sedang bersiap-siap untuk pergi meninggal kan apartemn nya
Bara mengendarai mobil nyaenyusuri jalan yang saat itu tak terlalu ramai, setelah beberapa menit mengendarai mobil nya Bara sampai di halaman sebuah rumah yang cukup mewah dikawasan Elit
Terlihat saat itu Bara tak turun dari mobil nya dan tak lama seorang wanita cantik dengan dress warna Navy keluar dari rumah itu menuju mobil Bara
Ternyata malam itu Bara memiliki janji Dinner bersama tunangan nya Frissa
"Gaada yang ketinggalan?" Tanya Bara sebelum menyalakan mesin mobil nya
"Gak ada kok" Jawab Frissa dengan yakin
Bara melajukan mobil nya dengan kecepatan sedang, tak seperti pasangan lain nya tak ada percakapan yang terdengar dari dua insan itu sepanjang perjalan
Setelah sampai di Restoran yang mereka tuju Bara dan Frissa langsung keluar dari mobil itu dan masuk kedalam Restoran alla Prancis itu
"Selamat datang Tuan dan Nyonya, silah kan ikuti saya untuk menuju meja yang sudah kalian pesan" Ucap seorang pelayan dengan sopan yang sudah menunggu di pintu masuk
Setelah pelayan itu mengantarkan Bara dan Frissa pada sebuah meja pelayan itu kembali meninggal kan mereka berdua
Lagi-lagi tak ada percakapan yang tercipta dari kedua orang itu saat mereka sudah duduk di meja yang sudah di siap kan
Setelah menunggu beberapa saat makanan mereka akhir nya terasqjikan
"Trimakasih Mbak" Ucap Frisa pada pelayan yang mengantar kan makanan itu
"Baik Nyonya. selamat menikmati" Ucap pelayan lain kemudian pergi
Bara memakan steik tanpa berbica apa pun begitu juga dengan Frisa, mereka lebih terlihat seperti dua orang yang tak saling kenal di bandingkan dengan status mereka sebagai sepasang kekasih yang sudah bertunangan
"Kamu lagi sibuk apa akhir-akhir ini?" Tanya Frisa yang akhir nya memulai percakapan
"Ada beberapa proyek besar yang sedang aku tangani, kamu?" jelas Bara secara singkat lalu kembali bertanya
"Aku.... Gak ada sih, sama seperti hari-hari biasanya aja cuma lagi sedikit lebih banyak orderan" Jelas Frissa
"Ohh... Bagus dong, Brarti usaha kamu semakin maju" Ucap Bara lagi
"Iya, aku ada rencana untuk nambah beberapa karyawan lagi" Ucap Frissa
"Mau aku bantu cari karyawan nya?" Tanya Bara menawarkan bantuan
__ADS_1
"Gak perlu, nanti aku cari sendiri aja, lagian sekarang kan udah serba Online jadi lebih mudah" Tolak Frissa
"Kenapa Butik kamu tidak kamu buat situs Online nya. kan mana tau lebih ramai" saran Bara tiba-tiba saat mendengar kata Online
"Aku sih ada rencana, tapi masih pikir-pikir lagi" Ucap Frissa yang ternyata sudah memikirkan saran Bara
Setelah selesai Dinner Bara kembali melajukan mobil nya di jalanan dengan kecapan lumayan pelan
"Mau kamana lagi?" Tanya Bara
"Rencana aku mau ngajak kamu nonton tapi aku lihat kamu udah cape banget yaudah kita pulang aja next time kita nonton" Ucap Frissa setelah melihat Bara yang terlihat kelelahan
"Baiklah, kabari aja kapan kamu mau nya" Ucap Bara kemudian langsung menaikan kecepatan mobil nya menuju rumah Frissa
"Kamu hati-hati di jalan ya, kalau udah sampai kabari aku" Ucap Frissa setelah mereka sampai di rumah Frissa
"Iya, aku pulang ya, kamu langsung istirahat" Ucap Bara dan langsung melanjutkan perjalan nya
Frissa masuk kedalam rumah itu dengan perasaan bahagia dan senyum yang terukir di bibir nya
"Ciee, yang baru pulang Dinner" Ucap Frans menggoda Frisa
"Apaan sih bang, macem abang gak pernah aja" Ucap Frissa
"Bisa diam gak, Udah ahh aku mau istirahat di kamar" Ucap Frisa yang menjadi malu dengan pertanyaan Frans
"Heyyy, gimana?, jawab dulu dong" Ucap Frans di susul sengan suara tawanya
Di perjalanan menuju Apartemen nya Bara terlihat sedikit berfikir tentang sikap nya pada Frissa yang juga belum bisa berubah
"Apa aku akhiri aja semua nya?, aku sudah berusaha menyukainya tapi hati ku tak bisa bohong, tapi gimana dengan perasaan nya nanti" Ucap Bara pada dirinya sendiri
Ternyata Bara belum juga bisa menerima hubungan nya dengan Frissa walau pun dia sudah berusaha untuk menyukainya namun yang ada hanya perasaan tak nyaman setiap kali mereka bersama
Setelah beberapa saat dalam perjalanan Bara pun sampai di Apartemen nya yang ternyata tak kosong
"Kenapa kamu kesini?" Tanya Bara pada Adik nya yang sedang menonton siaran televisi sambil memakan beberapa cemilan
"Mama pergi jadi malam ini aku akan menginap disini" Jawab Dara tanpa mengalihkan pandangan nya dari televisi
Tanpa mengucapkan apapun lagi Bara langsung kembali ke kamarnya dan berganti pakaian santai kemudian kembali ke ruangan dimana Dara sedang menonton televisi
__ADS_1
"Apa kamu habis bertemu Frisa?" Tanya Dara setelah Bara bergabung bersama nya
"Dari mana kamu tau?" Tanya Bara balik
"Ekspresi wajah mu akan terlihat tidak senang setiap habis bertemu dengan nya" Jawab Dara tanpa berfikir
"Apa kamu membencinya?" Tanya Bara secara tiba-tiba
"Tidak, aku hanya tidak menyukai nya karna dia membuat mu tidak bahagia" Jawab Dara
"Kenapa kamu selalu mengatakan aku tak bahagia setiap bersama nya, bagaimana kalau aku Bahagia?" Ucap Bara
"Tidak kamu tidak Bahagia, aku mengenal mu sejak kecil" Ucap Dara lagi
"Terserah apa kata mu aja, Aku mau istirahat, jangan tidur terlalu larut" Ucap Bara yang tak ingin berlama-lama berbicara dengan adiknnya itu karna semua yang di katakan nya selalu benar ada nya
Pagi hari telah tiba, seperti biasa Bara bangun cukup pagi untuk memulai hari nya
karna hari itu Dara ada di Apartemen nya, Bara memasakan sarapan untuk adik nya yang belum bangun itu
setelah selesai membuat kan Dara sarapan Bara kembali kekamarnya ean bersiap-siap untuk lari pagi seperti hari-hari biasanya
Setelah 15 menit, Bara kembali ke Apartemen nya dan bersiap-siap untuk ke perusahaan nya
"Gak ke kampus?" Tanya Bara saat melihat Dara duduk di meja makan
"Nanti agak siangan" Jawab Dara yang masih sedikit mengantuk
"Yasudah habis kan sarapan mu, abang pergi dulu" Ucap Bara sebelum berangkat
"Pinjam kan aku Charger, aku lupa membawa punya ku" Ucap Dara lagi
"Di laci sebelah tempat tidur ku, cari aja di sana" Ucap Bara
Setelah Bara pergi, Dara maeih saja terdiam memandangi sarapan nya rasanya dia sangat malas hanya untuk menyuap kan makanan itu kemulut nya
"Kenapa rasa malas ku semakin hari semakin menjadi" ucap Dara pada diri nya sendiri
Dara selalai memakan sarapan yang sudah di siap kan Bara, kemudian langsung berjalan menuju kamar Bara yang ada atas untuk mencari Charger
...Bersambung......
__ADS_1
...Jangan lupa, Like, Komen dan jadikan Favorit...
...Salam Author :)...