
Setelah Acara Pernikahan kemarin,kini di kantor Alexander akan ada lomba, Para karyawan ataupun Bosnya harus datang dengan pasangannya masing-masing, kebetulan mereka baru saja menikah jadi Alexander akan mengajak Varischa untuk ke kantornya dan sekaligus mengenalkannya sebagai istrinya.
"Ikut Lomba yuk, Dandan gih" Kata Alexander
"Lomba apa nih" Tanya Varischa
"Kita jadi panitia, Makanya itu ayo ikut ke kantor" Kata Alexander
"Oke Aku ikut" Kata Varischa
Kini Alexander dan Varischa sudah siap, dan mereka juga sudah selesai sarapan pagi, Kini tidak mengenakan Pakaian formal mereka mengenakan pakaian santai saja.
Sesampainya di kantor Alexander, Mereka disambut oleh seluruh karyawannya,banyak yang mengucapkan selamat atas pernikahannya, Lingkungan baru yang harus Varischa bisa adaptasi disini.
"Selamat pagi semuanya,Apa Kabar hari ini, Kalian pasti sudah tidak asing dengan wanita disamping saya, iya dia adalah Teman hidup saya, Kenalin ini adalah Istri saya Nyonya Varischa Alexander Darelano Mavendra, Kalian bisa Memanggil sesuka kalian saja" Kata Alexander
Disana Ada Erina dan Indriyana mereka terkejut ketika CEO perusahaan ini mengatakan bahwa gadis disampingnya adalah istrinya,jadi Suami mereka berkerja di kantor milik Alexander suaminya Varischa.
Alexander dan Varischa melihat banyaknya keseruan tim yang berlomba-lomba, Sepertinya seru ingin Varischa ikut tapi Alexander tidak mengizinkannya.
"Jadi kita tidak ikut lalu ngapain dong" Tanya Varischa
"Ya Nonton emang mau ngapain" Tanya Alexander
"Kirain suruh ngapain ikut kesini" Kata Varischa
"Terus maunya apa ikut lomba kamu, Gimana sih ditanya malah senyam-senyum sendiri" Kata Alexander
"Gak deh Mas Alex, Sini aja sama mas" Kata Varischa
"Pertama kalinya bawa istri kesini, ternyata kamu perlu juga sering diajak kerja" Kata Alexander
"Aku punya aktivitas mas mana mungkin aku Terus-terusan ngikutin mas" Kata Varischa
"Perlu sayang, toh kamu sekarang istriku " Kata Alexander
Kini Para istri dan karyawan beserta staf perempuan berkumpul membicarakan tentang Arisan bersama, untungnya Varischa bisa bergaul dengan siapa saja, disini ketuanya Varischa karena dia adalah istrinya CEO tapi untuk bagian pegang uang dirinya tidak mau biarlah siapa saja yang Memengang uang tersebut.
Erina merasa iri dan kesal karena kenapa harus ketua arisan adalah Varischa,musuh terbesarnya bisa tau dia kalau kehidupannya sederhana nantinya.
__ADS_1
"Bentuk juga sekretaris dan bendahara nya, Jadi biar enak aja" Kata Varischa
"Ibu bisa memilihnya" Kata Dwi
"Saya memilih kamu saja Dwi sebagai sekretaris tapi untuk bendahara kita pilih aja siapa yang layak" Kata Varischa
"Sepertinya Anisa cocok Bu" Kata Alisa
"Anisa bersedia menjadi Bendahara" Tanya Varischa
"Jikalau ibu berkenan saya bersedia" Kata Anisa
"Oke Anisa ya, ada yang tidak setuju" Tanya Varischa
Sebentar lagi akan makan siang, mereka semua dan Varischa akan makan siang di kantin bersama-sama beserta suami mereka sendiri.
"Indri mungkin bisa membantu Anisa sebagai bendahara dua" Kata Varischa
Indriyana menatap Varischa yang kini memanggilnya sebagai Indriyana bukan mbak Indri,benar mereka sudah tidak ada apapun jadi wajar saja.
"Baik Bu terimakasih atas tanggungjawabnya" Kata Indriyana
"Oke waktunya makan siang, Silahkan makan bersama suami masing-masing, Dan Dwi bentuk grup ya saya tunggu, terimakasih semuanya sampai jumpa dilain hari" Kata Varischa
"Bu Varischa bisa bergaul dengan baik, walaupun usianya lebih muda dari kita" Kata Dwi
"Karena dia istri pemilik perusahaan harus bisa akrab, tapi saya salut walaupun dia istri pak Alex dia tidak segan berkumpul dengan kita, apalagi notabennya dia juga seorang CEO" kata Anisa
"Iya pak Alex beruntung mendapatkan istri yang seperti Bu Varischa " kata Hana
Kini Erina menghampiri Alfian suaminya,Erina kesal semua membicarakan Varischa, Yang sekarang adalah istri bos suaminya,mengapa nasib tidak berpihak kepada dirinya sih kenapa harus kepada Varischa terus.
Di ruangan Suaminya,ia segera bercerita apabila Staffnya dan para istri staffnya mengajak untuk arisan bersama,dan Alexander pun mendukung akan hal itu, Harus belajar bisa berbaur dengan siapapun.
"Mereka mengajak Arisan aku iyain aja, apa aku salah mas" Tanya Varischa
"Sudah benar, jadilah ketua yang baik jangan membedakan antara anggota lainnya " Kata Alexander
"Pastinya sih mas, aku sih sebenarnya gak mau soalnya ada Erina dan Indriyana, Sumpah gak suka aku" Kata Varischa
__ADS_1
"Gpp, jangan seperti itu kamu harus bisa memberikan contoh yang baik,dan menganggap mereka sebagai keluarga sendiri " Kata Alexander
"Iya sih mas sampai kapan kalau gak berdamai dengan keadaan kan" kata Varischa
"Bagus sayang, aku selalu mendukung kamu" Kata Alexander
"Ke kantin yuk" Ajak Varischa
"Boleh yuk" kata Alexander
Suasana kantin menjadi heboh karena kini CEO beserta sang istri langsung ke kantin, Biasanya tidak pernah kini Pak Alexander langsung ke kantin untuk makan bersama istrinya, Tentu membuat Erina merasa kesal saat kedatangan Varischa, Dan benar saja mereka sangat cocok, tampan dan cantik banyak yang menginginkan menjadi istrinya pak Alexander tapi tidak kesampaian.
"Numpang Gabung ya " Kata Pak Alexander
"Silahkan pak bu" Kata Farhan
Kini mereka duduk semeja dengan Farhan beserta Indriyana, Awalnya tidak ingin tapi bagaimanapun harus bisa berdamai dengan keadaan, Varischa Dua Bakmi serta bakso serta pangsitnya dan dua jeruk hangat, Kenapa Varischa memilih itu ia menginginkan bukan makanan berat, rencananya sepulang dari kantor ia akan mengajak Alexander yang makan di tempat langganannya.
"Ini aja gpp kan" Tanya Varischa
"Gpp makan yuk" Ajak Alexander
Selesai Makan tak lupa Varischa membayarnya, walaupun yang jaga di kantin menolaknya,tapi bagaimanapun ia harus tetap membayarnya tidak enak kalau begitu, Yang lainnya masih makan Varischa dan Alexander pamit terlebih dahulu, tak lupa Varischa juga membeli beberapa jajanan.
"Enak ya mas" Kata Varischa
"Emang enak-enak di kantin itu, tapi aku jadi Sungkan kalau ke kantin, mereka gak mau dibayar soalnya jadi ya memilih makan diluar aja" Kata Alexander
"Tadi gitu mas, gak mau dibayar tetap aku paksa dong aku juga gak enak" Kata Varischa
"Iya itu sungkan jadinya sayang" kata Alexander
Kini Alexander Mengajaknya untuk pulang lebih cepat,entah kenapa langsung aja pulang padahal Varischa masih ingin jalan-jalan katanya ada suprise untuk dirinya,entah apa Varischa pun tidak tau, tapi Varischa heran kenapa tidak pulang kerumah Mertuanya,malah kerumah siapa ini.
"Kok gak pulang kerumah mama" Tanya Varischa
"Diam dulu deh, lihat bagus gak" Tanya Alexander
"Rumah siapa mas" Tanya Varischa
__ADS_1
"Rumah kita,besok kita tempati ya" kata Alexander
Rumah yang Alexander beli memang belum mereka tempati,karena mama menginginkan mereka untuk tinggal bersamanya,tapi Alexander tidak enak dan memutuskan segera menempati Rumahnya sendiri.