Teka Teki Cinta

Teka Teki Cinta
episode 31 : Pelajaran dari Ziana.


__ADS_3

" siapa orang yang kurang ajar ini.!! " ujar Kevin geram, ia meremas poster tersebut kuat kuat.


" biasa lah.. mungkin orang iseng." ujar Aulia tampak tenang dan ia tidak ingin menggubris keusilan itu.


" ini sudah keterlaluan.!!kenapa mereka selalu mangganggu mu." tambah Kevin lagi.


Melihat Kevin yang sangat memperdulikan Aulia hati Ziana terasa sedikit sesak. tapi bagaimana pun juga Aulia adalah sahabat lama nya, jadi Ziana merasa bahwa dia tidak berhak cemburu.


" sudah lah Kevin.. kau jangan berlebihan. aku akan mencari tahu ulah siapa ini. dan aku akan menegur mereka." ucap Fian menenangkan Kevin.


" kau sungguh bodoh Kevin. apa kau tidak memikirkan perasaan Ziana dengan sikap mu ini."


batin Fian, ia seperti nya mengamati ekspresi Ziana.


...~...


Malam ini Ziana dan Kevin sedang berjalan jalan di tepi pantai. namun bukan nya mengobrol tentang mereka berdua, Kevin malah terus membahas orang usil yang menganggu Aulia.


" kau sangat khawatir pada nya ya.." ucap Ziana lirih. ia sangat merasa tidak nyaman dengan sikap Kevin yang terus membicarakan Aulia bahkan saat mereka berkencan.


" tentu saja.. " sahut Kevin tanpa rasa bersalah.


Kevin mengamati ekpresi Ziana yang tiba tiba berubah saat membahas Aulia. ia pun menjadi dilema, karena ia tahu pasti Ziana sedang salah paham pada nya.


" haruskah kuceritakan pada nya??"


pikir Kevin.


ia juga tidak ingin membuat Ziana menjadi salah paham akan sifat nya saat di sekolah dan di sini.


" Ziana..." panggil Kevin lembut.


Ziana pun menoleh dengan wajah cemberut nya.


" aku tahu kau merasa tidak nyaman kan karena sikap ku tadi.." ujar Kevin seraya mengelus pipi kekasih nya itu.


Ziana tak menjawab nya, ia hanya menundukkan pandangan nya.


" dengarkan aku.. aku tidak tahu dan pasti akan mencari tahu orang yang menyebar poster itu."


Kevin menghela nafas panjang, karena ia akan menceritakan alasan sikap nya yang berlebihan pada Aulia.


" apa yang tertulis di poster itu adalah kebenaran nya." lanjut Kevin dengan wajah prihatin.


" apa maksut mu??" tanya Ziana tak mengerti.


" Aulia memang anak yang di adopsi oleh tante Dila." tutur Kevin.


" kau jangan bercanda..itu tidak lucu." tukas Ziana membantah Kevin.


" aku tidak bercanda.. "


Kevin lalu menjelaskan pada Ziana.


Dulu sewaktu SMP Kevin tidak sengaja menemukan surat keterangan adopsi Lia.


waktu itu Dila sedang berberes di kamar nya dan dia meminta bantuan Kevin untuk menggeser lemari di kamar nya. saat lemari di geser,kotak yang berada di atas nya jatuh sehingga membuat isi nya berserakan. Kevin berniat merapikan nya namun ia malah melihat surat adopsi yang tertulis di dalam nya nama Aulia.


karena terlanjur di ketahui Kevin, Dila meminta pada Kevin agar merahasiakan ini selama nya dari Aulia.

__ADS_1


Mendengar cerita Kevin, Ziana tertegun dan wajah nya berubah menjadi sedih.


ia tidak menyangka kisah hidup Aulia sangat kelam dan penuh rintangan.


" maaf karena aku sempat berpikiran negatif pada mu." ujar Ziana sambil menatap sendu wajah Kevin.


" tidak apa apa.. aku senang kau merasa cemburu untuk ku." balas Kevin sambil mengedip kan sebelah mata nya. lalu ia mendekap tubuh Ziana dengan hangat.


Setelah mendengar rahasia besar itu dari Kevin, Ziana mengajak Kevin untuk mencari tahu siapa dalang di balik keusilan tersebut. karena Ziana juga merasa khawatir jika Aulia sampai mengetahui yang sebenar nya pasti akan sangat mengguncang perasaan Aulia.


...~~~~...


Siang itu Kevin berjalan cepat dengan wajah penuh amarah ke arah kelas lain, mata nya yang tajam semakin menambahkan kesan menyeramkan dari wajah Kevin.


brrakkk!!!!


Kevin menggebrak salah satu meja yang sedang di kerubungi para siswi sehingga membuat mereka terkejut.


Fian yang juga berada di kelas itu juga terkejut,dan ia langsung menghampiri Kevin.


" ada apa Kevin?? " tanya Fian terheran.


" kau yang menyebarkan ini kan?!!" Kevin menunjukkan poster tentang Aulia ke wajah Agnes yang merupakan ketua geng dari para murid tajir, dan memang Agnes lah yang menyebarkan poster tersebut.


" iyaa, memang kenapa?? " sahut Agnes santai.


Mendengar jawaban Agnes yang seperti mengejek, Kevin melemparkan poster tersebut ke wajah Agnes dengan kasar.


" Kevin.. sabar lah." bujuk Fian sembari berusaha menahan Kevin yang di penuhi amarah.


" kenapa kau melakukan nya hah?!! apa masalah mu sampai kau menganggu Aulia?!!" bentak Kevin pada Agnes, ia benar benar di kuasai amarah saat ini.


Aulia dan Ziana juga turut melihat keributan yang terjadi di sana.


Ziana dan Aulia terkejut saat melihat ternyata Kevin yang sedang membuat keributan.


mereka berdua pun berniat untuk menghentikan nya.


" aku hanya ingin bermain main. kenapa kau sangat berlebihan ." ujar Agnes dengan wajah angkuh nya.


" upss.. ini dia orang nya. perempuan liar yang selalu nempel kepada lelaki kaya!!." sambung nya lagi saat melihat Aulia datang.


" jaga ucapan mu..!! " Kevin menekan suara nya.


" sudah lah Kevin.." ucap Aulia lirih, ia tidak mau sahabat nya terlibat masalah nanti nya.


Agnes: " padahal aku hanya bercanda.. tapi melihat reaksi mu berlebihan aku curiga jangan jangan dia beneran anak pungut.! "


Kevin terdiam sambil mengepalkan tangan nya, kalau saja Agnes laki laki pasti sudah di habisi nya sekarang juga.


" kenapa kalian diam? apa aku benar?? " sindir Agnes semakin menjadi jadi.


semua orang yang membenci Aulia pun menertawan Aulia dan menatap jijik ke arah Aulia.


Merasa terpojok, Aulia pun pergi dari sana sambil menahan air mata nya. Kevin langsung berlari mengejar nya, ia merasa sangat bersalah pada Aulia karena bertindak gegabah. padahal dari awal Aulia mengatakan untuk mengabaikan saja.


tapi Kevin malah melabrak Agnes dan membuat semua nya semakin kacau.


" manusia itu benar benar bodoh. bagaimana bisa dia mengejar Aulia sementara ada Ziana di sini." batin Fian menggerutuki Kevin.

__ADS_1


" kau menyebarkan poster itu untuk main main?"


tanya Ziana sambil menatap tajam wajah Agnes.


" kau tidak usah ikut campur nyonya Kevin."


Agnes menyeringai pada Ziana.


" sudah Ziana.." ujar Fian.


Ziana: " kau tahu?? kelakuan mu sangat tidak bermoral, sangat tidak cocok dengan penampilan mu yang glamor ini."


" hei.. aku hanya ingin bermain dengan Aulia, kenapa kalian berlebihan sekali."


Agnes masih tetap tidak mau mengakui kesalahan nya.


Ziana : " boleh aku minta nomor telepon mu? "


" apaa??. untuk apa??


Agnes menatap bingung Ziana.


lalu ia memberikan nomor nya pada Ziana.


Setelah menerima nomor Agnes, Ziana juga ingin memfoto Agnes.


Agnes: " untuk apa foto ku?"


" karena aku saaangaaatttttt mengagumi kecantikan mu."


ujar Ziana sambil tersenyum licik.


Fian juga di buat bingung oleh Ziana.


" wahh..benarkah?? baik lah kalau begitu." Agnes langsung termakan pujian nya Ziana.


Setelah mengambil foto Agnes, Ziana menuliskan pesan di ponsel nya.


...**Bagi kalian yang sedang mencari teman tidur...


...silahkan hubungi nomor ini....


...08************...


Tak lupa Ziana meletakkan foto Agnes di pesan tersebut, lalu ia mengirimkan nya ke grup obrolan sekolah.


Seketika semua ponsel para murid yang ada disana berdering, mereka pun segera memeriksa ponsel masing masing, begitu juga dengan Agnes dan Fian.


" ffffuttzz..." Fian menahan tawa nya saat melihat pesan dari grup obrolan itu.


" heii.!!! kau mau mati?! " Agnes meneriaki Ziana dengan wajah penuh amarah.


" kenapa?? aku hanya bermain main,kenapa reaksi mu berlebihan? atau jangan jangan kau memang wanita JAL@NG??!" tukas Ziana sambil menaikkan sebelah garis bibir nya. lalu ia segera pergi meninggalkan kelas itu.


" heii.!! hapus sekarang jugaa..!! " pekik Agnes pada Ziana. namun Ziana tak menggubris nya.


" wahhh.. Ziana benar benar hebat." gumam Fian sambil tersenyum dan memandangi Ziana yang berlalu pergi.


...*********...

__ADS_1


__ADS_2