Teka Teki Cinta

Teka Teki Cinta
pelampiasan bag 2..


__ADS_3

mereka melangkah keluar dari bioskop..


i'an sangat antusias dan masih membicarakan tentang film yang baru mereka tonton tadi..


kamu mau makan dulu..?? ayo makan dulu sebelum pulang biar aku yang traktir..


ucap airin...


yahh dia mau langsung pulang..


padahal sedikit lagi...


fikir i'an..


ayo kita makan dulu tetapi setelah makan aku tidak mau langsung pulang..


aku tidak mau jauh darimu airin..


ucap i'an penuh kebohongan..


dan sayangnya airin pun dengan polosnya percaya saja apa yang dikatakan i'an..


seperti biasa mereka menghabiskan malam bersama...


keesokan pagi setelah puas i'an pergi meninggalkan airin tanpa berkata apa pun..


tak puas dengan hanya mempermainkan hati airin sekarang juga dia berniat untuk mempermainkan keuangan airin..


airin yang sehari hari bekerja keras untuk menabung agar bisa membayar kontrakan tempat dia tinggal..


sore hari seperti biasa mereka berjanji bertemu lagi..


saat bertemu i'an memasang wajah sedih dan putus asa..


kenapa i'an?? kok kamu lesu sekali...


kamu sakit?? atau lagi ada masalah y??


ayo kita bicarakan, siapa tau aku bisa membantu...

__ADS_1


kata airin..


sebenarnya aku ada sedikit masalah, tapi ini masalah keuangan..


tadi siang aku di beri uang oleh paman untuk membayar kontrakan tokonya..


dia menyuruh membayar pada tuan toko..


tetapi dijalan saat ingin bertemu denganmu tanpa sengaja aku menjatuhkan uang tersebut..


sudah aku cari kemana mana tapi tidak ketemu juga..


kemana aku harus mendapat penggantinya ya..


aku harus bilang apa pada paman..


terlihat i'an sangat sedih dengan ekspresinya..


padahal itu hanya kebohongan yang dia buat untuk mempermainkan airin lagi...


berapa uang yang hilang tersebut??


20juta.. uang itu untuk mengontrak toko selama setengah tahun..


jawab i'an...


airin hanya bisa terdian dia tidak menjawab atau berusaha menenangkan i'an..


akhirnya pada sore itu merekan hanya bertemu untuk makan malam saja...


dalam hati i'an..dia terus saja menggerutu...


huhhh.. percuma saja aku menguji dia..


apa juga yang aku harapkan dari wanita dengan wajah biasa, penampilan biasa, pekerjaan yang biasa.. dan kehidupan yang menyedihkan itu..


seharusnya aku tidak perlu menguji hal yang sudah aku ketahui jawabanya...


bukanya menghibur atau mencoba menolong malah diam tidak berkomentar apapun..

__ADS_1


benar.. benar gadis yang kaku...


tanpa sadar dia selalu menaruh fikiranya setiap hari hanya pada airin..


dan tanpa dia sadari pula tiada waktu dia tanpa memikirkan gadia biasa itu..


keesokan pagi i'an mendapat telepon dari airin..


tumben dia menelepon duluan..


fikir i'an..


airin menelepon ingin bertemu sebentar saja tepat di tempat biasa .


di depan bioskop..


ini.. aku hanya punya ini.. kamu pakai saja untuk pamanmu..


maaf aku baru bisa memberi sekarang..


karena kemarin sore bank sudah tutup..


aku hanya ingin memberi ini.. aku pergi dulu ya..


nanti aku terlambat kerja..


sampai jumpa..


ucap airin sambil berlari lagi meninggalkan i'an dengan amplop ditangannya..


i'an membuka amplop tersebut.. dan pasti di dalamnya ada uang sejumlah yang i'an butuhkan...


sambil kembali ke kantornya i'an berfikir


kenapa dia dengan mudah memberiku uang..


padahal dia hidup sangan pas pasan..


dia pasti sangat menyukaiku..

__ADS_1


dia terus menganggap airin benar benar jatuh hati padanya dan berniat terus ingin mempermainkan gadis itu...


__ADS_2