
" kenapa kau menolak bersama kami? " tanya Kevin dengan nada sedikit tidak senang.
" mmm.. aku .. " Aulia bingung harus menjawab apa saat melihat raut wajah Kevin.
" aku yang mengajak nya, kenapa?? " sela Fian, ia seperti memahami Aulia yang kebingungan.
" apa kau akan begini terus?? menghindari kami? " Kevin terus menanyakan hal yang membuat Aulia semakin terpojok.
" seharus nya kau bersyukur karena kami tidak menganggu kalian." ujar Fian bercanda.
" sudah ..sudah.. kalian ini kalau bertemu tidak pernah akur..! ayo kita masuk Lia." Ziana menyela pembicaraan mereka dan menarik tangan Aulia masuk ke kelas.
Sebenar nya Ziana sedikit kesal melihat tingkah Kevin yang seperti tidak senang melihat Aulia bersama Fian, tapi dengan cepat ia menepis perasaan kesal itu.
...~~~~...
Hari ini Ziana dan Aulia janjian untuk jalan jalan dan kali ini hanya mereka berdua saja.
mereka telah menentukan ke cafe lebih dulu.
Tanda pesan masuk di ponsel Aulia berbunyi beberapa kali. Aulia membuka ponsel nya dan ia mendapatkan pesan yang tertulis.
" kau hanya anak pungut !!"
terdapat lebih dari sepuluh pesan dan isi nya seperti itu semua.
" Liaa..! " seru Ziana yang baru saja tiba.
" haii.." Aulia membalas Ziana dengan senyuman manis nya. ia pun mengabaikan pesan nya,karena ia berpikir itu perbuatan iseng seseorang.
ziana : " kau sudah lama menunggu?"
Aulia : " tidak juga.. baru beberapa menit."
Mereka mengobrol santai sambil sesekali tertawa riang, namun mereka sama sama merasakan kalau ada jarak diantara mereka.
Setelah puas ngobrol dan santai di cafe, mereka pergi ke taman hiburan yang tak jauh dari sana.
mereka sangat menikmati quality time yang sudah lama di rencanakan.
__ADS_1
Tengah asyik menikmati wakti bersama, tiba tiba ada sesuatu yang menganggu di pikiran Ziana.
ia memberanikan diri untuk bertanya langsung pada Aulia.
Ziana : " kenapa kau menghindari kami?"
" hah?? apa yang kau bicarakan? " Aulia berpura pura tetap santai.
" beberapa hari ini kau tidak mau makan bersama lagi, apa karena aku dan Kevin berpacaran??"
" hahaha.. kenapa kau berpikir begitu.." Aulia yang tidak pandai mengalihkan topik semakin bingung harus menjawab apa.
" lalu kenapa kau bersikap dingin pada kami ?apa Fian mengganggu mu?? " pikiran Ziana semakin menduga hal yang tidak tidak.
" mmmm,, sebenarnya aku dan Fian saling menyukai.." jawab Aulia dengan wajah tersipu.
" hahh?? sungguh?? wahhh kenapa aku tidak menyadari nya." Ziana sangat senang mendemgar jawaban Aulia, ia baru sadar kalau ternyata Aulia dan Fian sedang dalam proses menjalin cinta.
Ziana merasa lega karena sekarang ia mengetahui alasan Aulia membuat jarak bukanlah karena ia berpacaran dengan Kevin.
Tetapi di saat yang bersamaan pula wajah Aulia yang tadi nya tersipu kini memudar seiring dengan senyuman yang merekah dari wajah Ziana.
...~~~~...
Ziana baru turun dari bus, ia duduk sejenak di halte bus karena ia merasa pusing dan sangat mengantuk.
Tiba tiba Kevin menghampiri nya lalu duduk di sebelah nya.
" kau kenapa?? " Kevin membelai lembut kepala Ziana.
" Kevin?? kenapa kau di sini?" Ziana segera menyandarkan kepala nya ke bahu Kevin.
" kau lupa?? malam ini kita berencana untuk jalan jalan, tapi kau malah pergi."
ya,. tadi Kevin sudah ke rumah Ziana dan sudah satu jam ia menunggu Ziana di sana, tapi Ziana tidak kunjung pulang. oleh karena itu Kevin memutuskun untuk pulang saja,namun tidak di sangka ia malah melihat Ziana sedang terduduk lesu di halte bus yanh tidak jauh dari perumahan nya.
" aku minta maaf, karena terlalu asik aku jadi melupakan mu." Ziana menepuk nepuk bahu Kevin.
Kevin: " sudah lah.. lupakan saja." ia sedikit kesal namum sambil memasang wajah manja.
__ADS_1
" maafkan aku sayang..."
" sa,,yang..? " Kevin tersenyum kecil saat mendengar Ziana memanggil nya sayang.
" hmm.. saaaayaanggg..." Ziana mengulangi nya dengan nada manja dan seksi.
" hentikan.. kau membuatku ingin mencium mu."
Kevin mencubit pipi mungil Ziana dengan lembut.
blekk...
Ziana menjatuhlan kepala nya di bahu Kevin,kini ia benar benar tertidur pulas.
" ssshh... bisa bisa nya ia tertidur di saat begini."
......~~~~......
Ponsel Aulia terus berbunyi, nomor baru itu terus saja mengirimi Aulia pesan dengan isi yang sama.
saat ini Aulia sedang di kamar mandi, jadi Dila penasaran dengan pesan yang terus masuk di ponsel putri nya. ia pun berinisiatif membuka nya karena ia berpikir mungkin itu pesan penting.
Kau hanya anak pungut!!
degg.....
Tubuh Dila seketika lemas, dada nya terasa sesak dan tangan nya gemetar saat membaca isi pesan tersebut.
" ma?? ada apa? "
Aulia baru saja keluar dari kamar mandi.
" siapa orang yang menganggumu ini nak? " Dila menunjukkan ponsel nya kepada Aulia.
" ntah lah ma,, mungkin itu anak anak iseng dari sekolah." Aulia menjawab mama nya dengan tenang.
Tapi Dila tetap tidak bisa tenang, bagaimana bisa ada orang yang mengetahui rahasia besar ini?. ia benar benar merasa takut.
...*********...
__ADS_1