Teka Teki Cinta

Teka Teki Cinta
42


__ADS_3

aku gak tau jumlah soalnya kan gara gara kamu dodol!


"udah belum pipis nya? istirahat keburu habis nih!" aku mencoba mengalihkan pembicaraan.


"bentar lagi" teriaknya.


"lama banget sih? boker beneran,ya?" kemudian terdengar suara kunci pintu terbuka.


"gak kok, wekk!" jawab nya singkat sambil menjulurkan lidah. tadi dia bilang hobi melet melet itu aneh. kok sekarang dia malah ikutan melet gini? dasar cowok aneh!


"oh ya, ras, dari tadi aku heran, kok kamu istirahat bawa tas sih? emang dari mana? bukannya habis ulangan ya?"


"dari perpus" jawab ku singkat


"lho, kok bisa?" tanyanya heran.


harus nya aku yang heran, kok bisa bisa nya madeline bilang kalau kevin itu cool, susah di ajak ngobrol, gak pernah nanggepin kalau orang ngomong. sekarang aja bawel nya gak ketulungan kayak gini. tadi aja ngomongin melet, terus ngomongin boker. sejak kapan coba cowok cool ngomongin boker boker segala? hiyyy....

__ADS_1


"ya bisa deh, pokoknya! bawel banget sih!" jawabku mulai merengut.


"yee, sewot! ya udah deh, makasih ya udah nungguin. aku balik ke kelas dulu. kelas ku habis ini kelasnya bu yuli. mungkin ulangan dadakan juga kaya kelas mu."


pamit kevin sambil pergi meninggalkan ku.


"Daaah, cengeng? sialan! emang aku doyan nangis? oh, kalau yang dia maksud pas kejadian di lapangan basket itu.... aku kan nangis gara gara dia! minta maaf kek! eh,kok sekarang malah ngeledek kayak gitu.


baru aku sadari, kevin lupa mengambil bola basket nya. benda itu masih ada di tangan ku. bagus....


begitu kevin menoleh, ku lemparkan bola itu sekuat tenaga tepat ke arahnya. bugh! bola tepat menghantam muka nya. ku lihat mukanya tampak merah terkena lemparan ku. dia mengerjap ngerjapkan mata dan aku mendekatinya.


"kita impas! tapi inget, cowok gak boleh nangis!" bisik ku di telinga nya.


kemudian aku berjalan meninggalkannya tanpa menoleh lagi sedikit pun.


*****

__ADS_1


"li, hari ini udah liat kevin belum?"


"belum tuh! iya,ya. biasanya pagi pagi aku sudah liat dia. tumben loh kevin gak beredar gini."


aku yang duduk di dekat lia cuma geleng geleng kepala mendengar obrolan lia dan madeline barusan. kalau udah liat kevin kenapa? dan kalau belum liat kevin juga kenapa? indonesia lama lama bisa hancur kalau semua generasi mudanya bentar bentar cuma ngomongin cowok seperti mereka.


"iya, li. aneh,ya? aku mau ke kelas sebelah dulu,ya...."


"heh, bentar lagi kan bu Retno masuk." kata ku memperingatkan.


"alaaah, bentar aja kok. lagian paling bu Retno kosong lagi. mumpung kelas lain juga pergantian pelajaran nih." balas madeline yang kemudian lari ke kelas sebelah.


ternyata kunjungan madeline ke kelas sebelah tidak lama. masih dengan berlari, dia memasuki kelas.


"li, gawat, li!!! ternyata kevin gak masuk sekolah katanya sakit gitu." kata madeline begitu duduk di depan ku dan lia. aku heran juga mendengar nya. kemarin ketemu di kamar kecil itu, dia gak apa apa kok. sekarang juga bukan musim hujan, jadi gak mungkin dia sakit karena kehujanan. atau.... jangan... jangan...


"sakit apa, made?" tanyaku pada madeline. kemudian, aku melihat lia menoleh ke arah ku. mungkin merasa aneh kok tumben aku penasaran tentang masalah yang menimpa kevin.

__ADS_1


__ADS_2