
Waktu libur adalah hari yang dinantikan oleh sepasang suami-istri yang baru ini, mereka menantikan hari libur itu,kini waktunya telah tiba mereka akan Bersiap-siap untuk jalan-jalan berdua, Setelah kini statusnya berbeda mereka akan jalan-jalan bersama.
Varischa Mengajak Alexander untuk pergi ke pantai, Namun Ketika Varischa meninggalkan suaminya untuk membeli makanan dan beberapa camilan lalu minuman, ternyata Alexander digoda oleh 3 orang cewek yang mungkin usianya dibawah Varischa, Alexander tidak menanggapinya hingga membuat salah satu diantaranya merasa ingin menggoda lebih kepadanya.
"Sendirian aja kak, boleh aku temenin kak" Kata Rina
"Iya nih ganteng tapi sendirian" Kata Tasya
"Kita temenin deh kak, atau mau jalan-jalan sama kita" kata Lutfia
Namun Alexander tetap diam mengabaikan kehadiran mereka, Hingga Tangan Rina menyentuh lengannya membuat Alexander murka, ia menjauh dari ketiga perempuan yang berusaha menggodanya, apa mereka tidak tau bahwa dirinya adalah pria yang sudah beristri kenapa masih saja sih.
"Kalian macem-macem sama saya" tanya Alexander
"Akhirnya kakak bukak suara juga " Kata Rina
"Kurang ajar kamu, jangan berani-berani mendekati saya oke" Kata Alexander
Varischa yang melihatnya pun menghentikan langkahnya, ternyata kurang ajar ya mereka, tidak tau bahwa Alexander adalah suaminya,oke macem-macem dengannya akan membuat hidupnya tidak tenang.
"Mas kok pindah,aku suruh tunggu disitu" Kata Varischa
Ketiga perempuan tersebut menatap tidak suka kearah Varischa,menurut ketiganya Varischa terlalu caper kepada Pria Tampan di depannya ini.
" Kalian siapa, Ada urusan apa dengan suami saya" Tanya Varischa
"Ih suami mbak, dijaga dong suaminya biar gak godain kita" Kata Tasya
"Istrinya aja gak pintar dandan, ya wajar suaminya berpaling ke kita" Kata Rina
"Iya nih dandan gitu loh mbak" Kata Lutfia
"Kalian gila, memang benar yang kalian katakan apabila Suami saya menggoda kalian, apakah kalian yakin" Tanya Varischa
"Secara kami cantik, body lebih menarik daripada kamu" Kata Rina
"Mas beneran godain perempuan ini" Tanya Varischa
__ADS_1
"Astaga, ya nggak lah ngapain juga godain mereka gak ada gunanya" Kata Alexander
Tidak menyerah Rina dan Kawan-kawan tetap mencari masalah, Memang mereka tidak tau siapa yang menjadi lawan bicaranya.
"Kakak bohong, kakak juga ngajakin kita kan bilang aja gak betah sama istrinya " Kata Rina
"JAGA BICARA KAMU, SAYA TIDAK SEPERTI ITU YA " bentak Alexander
"Malu-malu tapi mau" Kata Tasya
"Aduh adik-adik saya tau kalau kalian itu memfitnah suami saya, saya menyaksikan bahwa kalianlah yang menggoda suami saya, bukan malah sebaliknya aduh kalian itu apa yang dicari, Pria kaya raya mending fokus sekolah atau cari aja tuh yang lainnya" Kata Varischa
Varischa tersenyum menatap wajah ketiganya,mereka ketakutan mendapatkan tatapan tajam dari Varischa, belum tau siapa Varischa dan Alexander hingga mereka berani-beraninya seperti itu, oke kalau mau bermain-main dengan Varischa akan dirinya hadapi, Varischa memberikan Kode hingga ketiga Pria datang, Pria bertubuh besar yang sepertinya memang Varischa undang untuk ketiga perempuan itu.
"Dia godain suami saya, kalian tau apa tugas kalian, silahkan memilihnya untuk kalian jadikan istri" Kata Varischa
"Baik Bu" Kata Ketiga orang tersebut
"Kakak saya mohon jangan" Kata Rina
"Iya kak kami tau kami salah" Kata Lutfia
Varischa tidak bermaksud untuk membuat mereka kenapa-kenapa,cuma Varischa memberikan pelajaran kepada mereka, Tentang apa yang mereka lakukan itu salah sampai menggoda suami orang lagi, mending dinikahkan aja toh mereka akan hidup bahagia.
Setelah ketiga pria tersebut membawa ketiga wanita itu, Alexander bertanya kepada istrinya kenapa mereka dibawa, mungkinkah akan ada hal yang tidak diduga.
"Mereka akan nikahi mas, kan pas bertiga daripada akan terus-terusan seperti itu mencari suami orang" Kata Varischa
"Bukannya mereka seumuran sama Shintya" Tanya Alexander
"Sepertinya iya mas, tapi Daripada mereka melakukan hal yang akan merusak mereka sendiri mending seperti itu, mereka harus mempertanggungjawabkan apa yang mereka lakukan" Kata Varischa
Ketiga pria itu membawa mereka ke sebuah cabe, dan tentunya banyak pertanyaan dari mereka, kenapa harus membawa mereka.
"Lepasin kita om" Kata Tasya
"Saya mau kamu, secepatnya aku akan menikahi kamu" Kata Aldi
__ADS_1
"No aku masih sekolah om" Kata Tasya
"Mereka gak akan tau kalau kamu sudah menikah, dan saya gak akan membuat kamu hamil terlebih dahulu sebelum kamu lulus" Kata Aldi
Sedangkan Rina kini dia bersama Yuda, Yuda dia berumur 29 tahun sedangkan Rina masih 17 tahun, ya Yuda akan menikahi Rina Secara sah, Walaupun Yuda tau bahwa Rina masih sekolah.
Sedangkan Lutfia dia bersama Anto pria berusia 30 tahun, Lutfia ini termasuk yang paling tua diantara mereka umurnya 23 tahun, Dan memang sudah siap Nikah.
Sedangkan Tasya masih 17 tahun dan Aldi 26 Tahun, Tapi mereka bertiga sangat tulus dengan ketiganya,mereka akan menikahi ketiganya secara bersamaan, Menikah dengan mendapatkan restu orang tua terlebih dahulu.
"Aku mohon lepasin kak" Kata Lutfia
"Daripada menggoda suami orang, mending saya nikahi kan kita hidup bersama bahagia bersama anak-anak kita" Kata Anto
"Aku gak mau nikah sama kamu, orang yang gak aku kenal" Kata Lutfia
"Jangan membuatku marah, atau akan aku paksa kamu" Kata Anto
"Aku mohon kak, jangan bagaimana kehidupan aku kedepannya " Kata Lutfia
"Aku akan menjaminnya " Kata Anto
Sedangkan Rina berusaha untuk kabur, tapi Yuda menahannya, hingga Rina berhasil membuat amarah Yuda keluar, Yuda mengantarkan Rina sesampainya Dirumah Rina Yuda meminta restu untuk menikah Rina,dan Kedua orang tua Rina menyetujui, hal bagus bukan kenapa harus menunda jikalau sudah ada lampu hijau.
Kini Varischa dan Alexander menikmati desiran ombak, Hari libur mereka buat untuk liburan agar tidak jenuh dirumah, apalagi dirumah hanya berdua membuat mereka terkadang juga kesepian,tapi ya namanya sudah menikah mereka harus belajar mandiri walaupun akan kesepian Nantinya.
"Semoga Kamu menjadi istriku selamanya,karena aku tidak ingin melepaskan kamu, kita hidup bersama membesarkan anak-anak kita ya" Kata Alexander
"Dan aku tidak akan menundanya, Kapanpun kita diberikan rezeki momongan aku siap mas" Kata Varischa
"Terimakasih ya, terimakasih aku bersyukur kamu yang menjadi istriku" Kata Alexander
"Aku juga bersyukur mendapatkan suami seperti kamu, yang selalu pengertian dan selalu ada " Kata Varischa
"Kita suami istri harus saling mendukung satu sama lain, harus saling ada ketika sama-sama membutuhkan, apalagi kita adalah yang menjalani kehidupan kita bukan siapapun" Kata Alexander
"aku juga berharap mas, kita akan selalu setia selamanya sampai maut memisahkan kita" Kata Varischa
__ADS_1
Varischa memeluknya dengan erat, menenggelamkan wajahnya di dada bidang milik suaminya,bagi Varischa kehidupan setelah menikah memang berbeda dengan sebelumnya,kini mereka hanya berdua saja kalau bersama yang berdua selamanya.