
---- prov author ----
Luna kembali ke meja kerjanya dengan perut yang keroncongan
pasalanya saat hendak kekantin dijam istirahat Luna dihentikan di cekal oleh raya
tanpa Luna sempat menyadari jika Luna masuk ke perangkap raya untuk mengerjakan laporan mingguan yang harus diserahkan hari ini setelah selesai jam istirahat
krieertt krieert
"Luna hari ini laporan mingguan kita harus print dan kirim via email iya sini aku ajarin caranya ...." arahan kak Nisa kepada Luna
Luna menuruti dan memperhatikan semua pekerjaan nisa
waktu yang tersisa sedikit akan Luna gunakan untuk benar-benar belajar semua hal tentang pekerjaannya ini
semua catatan email dan laporan harian, mingguan dan bulanan sudah masuk ke list daftar pekerjaan Luna
soft copy laporan mingguan yang telah di print siap di letakkan di meja kerja milik Koko Ocit
"Luna ini laporan semua cabang total ada tiga puluh dua cabang kamu taruh di map warna kuning dan taruh di meja ko Ocit iya" arahan dari Nisa ke Luna sangat jelas dan mudah dipraktikkan
"siap kak Nisa" jawab luna mantap sambil mengambil map yang berisi laporan mingguan semua cabang toko roti Eropa milik MR. WHY
dengan langkah pasti Luna mengetuk pintu ruang kerja Ko Ocit
tok tok tok
"permisi" ucap luna sopan
tok tok tok
"permisi Ko saya Luna bagian admin sales retail boleh saya masuk" izin dari Luna
belum juga ada jawaban dari dalam ruangan
tiba-tiba dari balik punggung Luna lewatlah Raya dengan nama hijau di tangannya mendorong pintu ruang kerja Ko Ocit
"minggir" sambil menggeser badan Luna menggunakan bahunya
raya membuat Luna sedikit oleng beruntung Luna bisa menyeimbangkan kembali badannya dengan berdiri tegak
dengan alis yang terangkat Luna terkejut karna raya dengan santainya masuk ke dalam lalu tak lama keluar lagi dengan dagu yang sedikit dinaikkan
"apa loo liat-liat gak pernah liat cewek cantik iya" ucap raya dengan percaya dirinya
"ehh kak raya eng-enggak" jawab Luna heran
ada maklum seperti raya yang percaya dirinya kebangetan
"huu kamseupay gak jelas" dengan mengibaskan rambut lembutnya raya meninggalkan Luna
Luna terpaku sesaat lalu tersadar dari tadi Luna hanya berada iepan ruangan ko Ocit
"haduh hampir lupakan ..." lirih Luna
-------
dilain tempat dibelahan bumi yang sama
ada seorang pria muda yang sedang mencari lowongan pekerjaan
lelaki itu adalah Luffy
seletah membekali diri dari lest di salah satu lembaga pengelasan di kota Cilacap Luffy memberanikan diri keluar dari zona nyaman dan mencari peruntungan di ibu kota
awalnya Luffy sudah di terima bekerja di perusahaan pabrik pengemasan di jepang
tetapi karna satu dan lain hal Luffy memutuskan untuk menetap di ibu kota dan mencari peruntungan ya
dengan bermodalkan motor matic keluran lawas Luffy melajukan motornya ke arah pabrik kaleng di sekitaran kalideres
Luffy telah tampak rapi dengan rambut dipotong cepak dan sedikit polesan gel
baju kemeja putih yang dimasukkan ke dalam celana dasar hitam yang terlihat tampak licin
dan berbekal CV ditangan Luffy semangat memasuki pabrik satu ke pabrik lainnya
hingga tiba di salah satu perusahaan yang bergerak di resto and bar Luffy bertanya kepada scurity yang sedang bertugas disana
"permisi bapak, mohon maaf boleh tanya" ucap Luffy sopan sambil sedikit membungkukkan badannya
"iya bapak ada yang bisa saya bantu" jawab scurity dengan ramah
dibalik tubuh tegap dan wajah sangarnya yang berwibawa tetap terlihat keramahan dari exspresi yang di berikan oleh scurity tadi
"maaf pak saya mau Titip CV boleh, barang kali disini ada lowongan pekerjaan" ucap Luffy sopan
"oh boleh pak, atau bapak bisa datang di hari senin dan Kamis biasa ada interview langsung oleh bagian HRD" usul scurity yang bernama pak Anton itu
"ohh baik pak siap, kalau boleh tau ini perusahaan apa pak, maaf banyak tanya" dengan sedikit canggung Luffy tetap bertanya
" ini resto and bar Olala " ucap scurity
"baik lah terimakasih informasinya pak" ucap Luffy kemudian berpamitan dan melajukan motor maticnya
ditengah perjalanan handphone Luffy berbunyi menandakan adanya panggilan telfon
Luffy gegas menepikan motornya ke warung di pinggir jalan yang lebih aman dan leluasa menerima telepon
"hallo assalamualaikum Dwi..."
"...."
"ok share lokasi iya, meluncur" jawab Luffy dengan wajah yang semangat
bak ketiban durian runtuh
disepanjang jalan menuju lokasi pertemuan dengan sahabat masa sekolahnya Luffy melajukan motornya
__ADS_1
kurang lebih satu jam setengah perjalan yang dilakukan oleh Luffy membuahkan hasil
disini Luffy kembali menghubungi temannya yang bernama Dwi
teman satu kampung satu daerah dan tentunya satu sekolah dengannya dahulu
dari zaman Taman kanak-kanak sampai ke masa putih abu-abu
hanya nasib yang membedakan mereka
selepas lulus sekolah SMA Luffy melanjutkan studinya di lembaga les pengelasan
sedangkan Dwi memilih merantau di ibu kota
Luffy dan Dwi bertukar kabar baik dan disinilah mereka sekarang bertemu di salah satu sudut kota jakarta
"sudah sampai mana brow" tanya Dwi
"ditanjung duren bro, Lo dimana" tanya balik Luffy
tak lama disebrang telfon mengarahkan Luffy untuk ke daerah perumaha yang sekarang menjadi tempat dimana Dwi tinggal bersama teman-teman satu perantauan
rumah tipe 36 ini menjadi kontrakan beramai-ramai para pemuda dari daerah sumatra
"selamat datang di basecamp bujang rantau bro" ucap Andi sambil menyodorkan tangannya untuk bertos ala laki-laki jantan
"yooo terimakasih sudah menyambut ku bro" balas Luffy
dari pertemuan ini Luffy memutuskan untuk ikut menetap di basecamp bujang rantau ini bersama teman-teman satu perjuangannya dari daerah asal
disini banyak anak muda seperti Luffy mengadu nasip
ada yang berprofesi sebagai SPB(sales promotion Boy)
ada yang bertugas di SPBU dan ada pula yang di bidang resto Eropa dan Jepang
disini Luffy merasakan kehangatan mungkin karna mayoritas di basecamp ini semua satu daerah walau berbeda kampung
suasana kekompakan dan kekeluargaan belum tentu mereka rasakan apa bila mereka berada dikampung halaman
entah kenapa sudah hukum alam sepertinya bila ditanah rantau kita bertemu denga orang satu daerah berasa seperti bertemu dengan keluarga sendiri
begitulah jiwa anak muda
esok hari Luffy mendapat kabar bahwa masih banyak teman-teman satu sekolah yang mengadu nasip di ibu kota ini dan mereka mendapatkan informasi jika ada lowongan dibeberapa tempat mereka bekerja
salah satunya tempat Luna bekerja
setelah mendapatkan kontak Luna dan alamat lengkap tepat Luna bekerja Luffy meluncur kesana pagi-pagi sekali
dengan perjalanan yang lumayan melelahkan karna jam kantor dipagi hari jalanan sangat macet membuat Luffy sempat terjebak dibeberapa titik
"assalamualaikum Luna aku sudah sampai di Kantormu" ucap Luffy
"....."
"ohh baik aku tunggu iya" ucap Luffy
"...."
yang ditunggu Luffy pun keluar dari gerbang kantor yang memisahkan Luffy dan Luna
setelah melihat Luna mengobrol dengan scurity pintu gerbang yang Kokoh itu dibuka dan Luffy Luna berhadapan
tidak ada desiran aneh atau tatapan mesra diantara mereka karna pada dasarnya mereka adalah sahabat masa sekolah
mereka cukup dekap kala itu tapi semua pyur atas nama persahabatan
"heiii mas Broo cak Mano kabarnyo" ucap Luna dengan logat Palembangnya.
(heii mas Broo gimana kabarnya)
"heii mbak bro Alhamdulillah baek o" balas Luffy tersenyum
(heii mbak Broo alhamdulillah baik dong)
setelah bercakap-cakap dan menyampaikan tujuannya Luffy memberikan CV lengkapnya kepada Luna berharap disini ada kabar baik untuk Luffy
karna ketika Luffy sampai dijam kantor Luffy langsung izin untuk berpamitan kepada Luna
pasalnya sekarang ini Luffy adalah pengacara alias pengangguran banyak acara jadi acara selanjutnya adalah mencari info lowongan pekerjaan ditempat lain lagi
Luffy tak mau membuang waktu dengan percuma sebisa mungkin jalur yang Luffy lewati semua ia amati apakah ada brosur atau spanduk yang menyatakan memberi lowongan pekerjaan atau membutuhkan pekerja
Luffy adalah pemuda yang gigih dan mandiri walau terkadang terkesan dingin dan irit bicara tapi dibeberapa kesempatan atau pertemuan bila sudah nongkrong dengan sahabat karib bas bro Dwi dan mbak bro Luna Luffy akan menjadi sosok lain yang hobi bicara
-----------
tak terasa waktu cepat berlalu dari sekian banyak usaha Luffy memasukan CV dan interview disana sini
Luffy diterima di salah satu perusahaan yang bergerak di bidang resto and bar Olala
selama satu Minggu Luffy dibekali pelatihan disalah satu gedung di jakarta barat
disana juga disediakan mest untuk karyawan yang berdomisili jauh dari kantor
disini adalah tempat pelatihan pembekalan pertama untuk para pekerja sebelum dilepas di cabang yang sudah ditentukan
Luffy menyambut pelatihan ini dengan suka cita pasalnya Luffy dapat bertemu dengan bermacam-macam karakter orang dan tentunya dari daerah yang berbeda-beda
selama satu Minggu itu Luffy diajarkan banyak materi dari hal yang terlihat sepele namun ternyata sangat penting dalam dunia food and beverage atau dikenal luas dengan singkatan F&B
materi hari ini dibawakan oleh Miss Dian
dengan tema personal grooming
Personal grooming adalah tindakan menjaga kebersihan, penampilan, dan kesehatan diri sendiri, termasuk kebersihan tubuh, rambut, kulit, gigi, dan kuku. Ini penting untuk menjaga kesehatan dan memberikan kesan yang baik dalam hubungan sosial dan profesional.
Miss Dian pun memberikan penjelasan mengenai materi personal grooming
__ADS_1
Personal Grooming Adalah Kunci Tampil Menarik dan Percaya Diri
selain menjadi kebersihan badan, baju, kuku dan penampilan lainnya
poin-poin penting lainnya adalah
Perawatan tubuh
Penampilan
Perawatan kulit
Perawatan wajah
Gaya rambu
Personal grooming penting dilakukan untuk meningkatkan penampilan serta menghasilkan percaya diri yang lebih tinggi.
Dengan melakukan personal grooming secara rutin, kamu dapat meningkatkan self-esteem serta membuat orang lain lebih tertarik dan nyaman berinteraksi denganmu.
maka Lakukanlah personal grooming sehari-hari dan jadilah pribadi yang menarik dan percaya diri di mana saja kamu berada.
jadikan lah personal grooming menjadi kebiasaan yang tidak mungkin kita tinggalkan agar kita lebih mencintai diri sendiri dan mampu menebar kebaikan dan kebahagian kenyamanan kepada kolega atau pelanggan kita
begit kira-kira garis besar materi yang Luffy dapatkan dari pelatihan pertamanya ini
dari sini Luffy sangat mantap untuk lebih memperhatikan penampilan dan kenyamanan orang disekitarnya
menurut Luffy bukan hanya untuk pelanggan tapi untuk sahabat kerabat bahkan keluarga harus nyaman jika bersama dengannya
tiba-tiba pikirannya tertuju pada Luna
gadis manis sahabatnya dari masa bangku sekolah
dari dahulu Luna terlihat nyaman berada didekatnya tanpa memandang standar personal grooming atau apa itu personal gromis
jauh sebelum mengenal materi ini Luna sudah tampak nyaman dan tertawa lepas kalau berada disekitar Luffy
ahh Luffy jadi tersenyum sendiri membayangkan salah satu sahabatnya itu
gadis konyol batinnya
sedang apa Luna sekarang
sambil membayangkan Luna didepan komputer dan setumpuk berkas tugas dari pekerjaannya
"hmmm hmmm" Luffy dikagetkan dengan deheman dari suara seorang wanita
Luffy terkejut dari lamunannya membayangkan Luna yang tengah sibuk bekerja
dengan anggukan dan senyuman santun Luffy menoleh pada wanita muda tadi
umurnya diperkirakan tak jauh dengan umur Luffy
"haii Luffy, aku Anik" ucap gadis manis berlesung pipi tadi menyodorkan tangannya
"haii Luffy" Luffy membalas uluran tangan gadis manis tadi
"kamu buat penempatan dimana" anik
"aku di T. Abang" jawab Luffy dingin
"hmm samaan dong" ucap Anik
Anik sedikit kikuk pasalnya dari tadi Anik sudah menurunkan gengsinya memberanikan diri untuk menyapa duluan dan membuka obrolan duluan
tetapi balasan Luffy hanya datar dan senyum sopan
apakah Luffy memang tipe lelaki kulkas atau karna belum kenal saja iya batin Anik
"ehh tadi kita udah memperkenalkan diri maiang-masing, kamu asal Sumatra iya" ucap Anik masih berusaha membangun komunikasi dengan Luffy
"iya betul kayak yang aku Sampek in tadi" ucap Luffy
Anik sedikit tersenyum karna walau tidak ada pertanyaan balik dari Luffy sejauh ini kali ini kalimat yang di ucapkan Luffy lebih panjang dari sebelumnya
"ehh kaku banget sih kamu, hmm istirahat diluar yok" ajak Anik mencoba mencairkan kecanggungan
"iya duluan aja" balas Luffy sopan sambil mempersilahkan Anik jalan duluan
dengan ragu-ragu Anik melangkah sesekali Anik menoleh kebelakang guna memastikan bahwa Luffy mengikutinya turun ke lantai satu dan mencari kantin
Anik sengaja menghentikan langkahnya sehingga Luffy yang tak sadar menubruk tubuh Anik dari belakang
Anik sepat oleng kedepan tiba-tiba
ada dua tangan yang mencekal Anik supaya tidak ambuk kedepan
bisa dipastikan jika ambruk kedepan sudah pasti wajah Anik akan tersungkur dan tergores pastinya
"ehh maaf-maaf gak sengaja, kamu enggak apa-apa" ucap suara dari belakang Anik
suara siapa lagi itu kalau bukan Luffy lah pemilik suara dingin tadi
sejauh ini kalimat terpanjang ke dua yang didengar oleh Anik
dengan senyum-senyum dan segera mensejajarkan dirinya dihadapan Luffy
Anik tersenyum simpul dan bergeleng-geleng kepala menandakan bahwa Anik baik-baik saja
Anik yang merasa diperhatikan dan dikhawatirkan mendadak menjadi bisu lidahnya pun kelu
hanya sekedar menjawab iya aku baik-baik saja pun tak mampu Anik ucapkan
padahal sejak pertama aniklah yang memancing Luffy supaya bisa dekat dengannya
__ADS_1
bersambung ------