Tentang Kita (Dan Dia) [On Going]

Tentang Kita (Dan Dia) [On Going]
19. Dito's Mind


__ADS_3

☆Vote and commenting☆


 


Hari ini aku dan tiga orang lainnya sedang tidak kemana-mana. Kami menjadi penjaga posko. Sementara yang lain sedang ada keperluan lain diluar. Ada yang melihat lokasi untuk proker (Program Kerja) individu , ada juga yang mencari bahan untuk kegiatan proker kelompok nanti.


"Lu ngapain?"tanya Fadil, saat melihatku sedang mengetik sesuatu dilaptopku. Saat itu, kami tengah berada diruang tamu.


"Lagi siapin bahan buat sosialisasi besok."jawabku, tanpa menolehnya. Aku fokus pada pekerjaanku.


Besok, rencananya kami semua akan mengunjungi sekolah SMA untuk sosialisasi masalah 'Bahaya Narkoba' pada siswa-siswi. Setelah sebelumnya kami sudah sosialisasi di Sekolah Dasar dan juga SMP dengan materi yang sama.


"Materinya kan sama aja kayak kemarin."ujar Fadil.


"Iya, sama. Cuma kita harus pake bahasa yang santai. Anak seusia SMA itu jangan terlaku baku, nanti malah ngantuk."


Fadil menganggukkan kepalanya. "Bener sih."


"Eh, Git. Sekalian ganti bagian slide ini dong,"Fadil menunjuk salah satu slide terakhir materi di aplikasi power point dalam laptop.


"Pake photo gue. Biar semangat gitu adek-adeknya."sambungnya lagi sambil cengengesan.


Aku tertawa kecil, "Nggak takut kena bully?"


"Ye, lu mah buat gua drop aja."


"Haha, iya. Aku ganti deh."


"Jangan ah, nggak pede beneran gua."

__ADS_1


"Loh? Kamu itu ganteng. Serius."


Fadil tersenyum malu-malu setekah aku memujinya tadi.


"Beneran?"tanyanya.


Aku mengangguk, "Suwer deh. Kamu ganteng cuma agak rada-rada. Dikit."


"Malah di bully." Fadil kembali merengut. Aku tertawa.


"Bencanda. Aku masukin photo-nya nih?"


"Ok, ok. Gua kirim photo terganteng yang gua punya."


"Sekalian kamu ngelawak ya? Biar suasananya hidup."kataku meledeknya.


"Jangan,"Gea protes, dia baru saja tiba dari dapur dengan seorang rekan KKN ku, Risty. Keduanya membawa satu buah teko berisi teh.


Kami berdua menoleh secara bersamaan kearah mereka.


"Namanya juga menghidupkan suasana."ucapku tanpa niat membelanya.


"Idih, malah begonya keliatan."ujar Gea, lantas meletakkan teko berisi air dan beberapa buah gelas plastik diatas meja.


"Lah? Gitu-gitu gua dimintain nomor sama cewek-cewek bro. Cantik-cantik lagi." Fadil membela diri. Dia mengambil satu buah gelas dimeja tadi, lalu menuangkan air teh dari teko tersebut.


"Buset, kepedean amat lu."


"Iri bilang boss?"kata Fadil, lalu hendak meneguk air tehnya, tapi karena lupa bahwa itu air masih panas  langsung saja Fadil teriak kaget merasakan hawa panas memenuhi mulutnya.

__ADS_1


"Panaass!"jeritnya sambil menghembuskan nafasnya beberapa kali.


Kami tertawa melihat kekonyolan Fadil.


"Makanya hati-hati."ujar Risty, menahan tawanya.


☆☆☆


Pandangannya hambur keluar jendela. Tatapan matanya kosong. Tapi pikirannya bermain entah kemana.


Sayup-sayup lonceng berbunyi dan suara seorang anak kecil memanggil namanya beberapa kali namun tak ia hiraukan. Dia begitu menikmati lamunannya.


"Pak Dito?"panggil anak kecil itu lagi agak keras. Dito yang baru tersadar langsung mengalihkan pandangannya kesumber suara tadi.


Terlihat puluhan anak-anak kecil terheran-heran melihat dirinya, yang membuat dirinya juga kembali heran. Kenapa mereka menatapnya dengan bingung?


"Pak Dito?"anak kecil lainnya juga memanggil namanya.


"Iya?"sahut Dito.


"Waktunya istirahat, Pak."kata anak yang lainnya.


"Apa?"Dito kaget. Sudah berapa lama dia melamun tadi? Dia tidak sadar bahwa jam mengajarnya telah usai. Apa selama satu jam tadi dia hanya melamun?


Kemudian dia melirik jam ditangannya, sudah pukul sebelas siang. Dia kembali kaget. Lalu dia menoleh kearah papan tulis, ada coretan soal matematika yang sepertinya telah dia buat sebelum duduk melamun.


"Pak?"panggil seluruh anak-anak di kelas, melihat Dito yang masih asik kebingungan sendiri. Dito cepat-cepat bangun dari kursinya. Menyambar tas kerjanya dan berjalan mengarah ke pintu.


"Jadikan ini PR. Besok di kumpul."ucapnya dengan cepat sebelum menghilang dari balik pintu.

__ADS_1


"HAH? PR?"para murid menjadi bengong semua.


__ADS_2