Terjerat Cinta Pria Bertopeng

Terjerat Cinta Pria Bertopeng
Episode 07


__ADS_3

"Apa? Jadi dia menggendong bayi kembar? Selidiki semua tentang bayi tersebut, cari tau siapa ibu dari anak kembar itu. Saya tidak mau tau secepatnya kalian harus mencari informasi tentang mereka" Ucap Pria bertopeng dengan seseorang dalam telepon. Beberapa saat kemudian panggilan telepon terputus. Ia menatap langit jingga sembari memikirkan sesuatu. Untuk kesekian kalinya ingatan tentang wajah Tirani terus mengganggu pikiran. Entah apa yang Tirani perbuat sampai membuatnya seolah terhipnotis olehnya. Jika di lihta Tirani sama seperti wanita malam pada umumnya, tidak ada hal menonjol darinya. Meski begitu banyak pelanggang suka cara pelayanan Tirani. Namun, Tirani hanya mau melayani para Pria berkantong tebal saja atas perintah Bunda Siska. Sejak pertama kali Tirani masuk dalam dunia malam, keuntungan besar telah dia dapatkan. Selain dari jago dalam urusan ranjang, Tirani juga memiliki kelebihan yaitu wajah Tirani yang begitu unik seperti keturunan orang asing, di banding wanita lain, gadis berwajah tirus dengan bibir tipis seksi, begitu menarik minat para pelanggan.


Jujur saja Tirani begitu membenci perkerjaannya sebagai wanita malam, sebab ia pernah bermimpi menjadi seorang pengusaha dalam bidang kuliner. Bakarnya terlihat sejak masih berusaia sepuluh tahun, bersama ibu panti kerap kali Tirani belajar masak dan selalu mendapat pujian karena masakannya enak. Tirani juga banyak mempelajari buku panduan memasak yang di berikan oleh ibu panti. Berbeda dengan kebanyaan anak, Tirani lebih banyak diam mengurung diri dan suka membaca. Dari sejak itu ibu pastinya membelikan beberapa buku dan juga resep masakan nusantara, dari hal kecil sehingga membuat minatnya pada bidang kuliner mulai berkembang. Namun, sayang apa yang menjadi cita citanya tidak dapat terpenuhi, justru dia menjadi seorang wanita malam.


Menjadi wanita malam bukan sebuah pilihan tapi keputusan paling berat baginya. Selurih dunua seolah sedang mempermainkan kehidupan Tirani, dari saat kesuciannya di renggut okeh Pria tak di kenal, sampai masuk dalam dunia malam. Semua begitu merusak masa depannya.


"Kenapa saya tidak bisa berhenti memikirkan wanita itu? (Berbalik badan bersandar pada tepian balkon) kupu kupu malam sepertinya sudah banyak saya jumpai, tapi hanya dia yang bisa membuat saya sampai tergila gila" menengadahkan wajah menghadap langit jingga. Suasana sore terasa begitu kosong tanpa sosok Tirani di sampingnya.


Ting...


Sebuah pesan singkat dari Tirani. Dalam pesan tersebut Tirani berkata bahwa esok hari dia baru akan sampai rumah. "Entah kenapa saya merasa kecew sekali hari ini dia tidak pulang" Pesan Tirani hanya menambah kerinduannya.


Tidak berselang lama seorang Pria bertubuh tinggi besar berseragam serba hitam, mengetuk pintu kamar. "Maaf Tuan saya telah mengganggu waktu Tuan. Akan tetapi, Tuan harus segera pulang ada masalah di kantor pusat. Beberapa mafia juga menyerang gedung Q secara brutal, banyak dari kita menjadi korban dari perbuatan mereka"

__ADS_1


Seketika kedua tangan mengepal erat, rahang mengeras menandakan amarah terbesar seseorang. "Sekarang juga kita harus pulang, tidak akan saya biarkan mereka menyentuh orang orangku" Tatapan bengis penuh dendam begitu menyala sampai tidak ada seekor nyamuk berani mendekatinya. Darahnya seolah mendidih mendapat kabar buruk tersebut. Pria bertopeng tersebut tidak hanya seorang pengusaha besar tapi dia juga mempunyai aliansi mafia terbesar di dunia. Maka dari itu begitu banyak musuh mengintai nyawanya. Setiap kali berurusan dengan dunia penuh darah membuatnya menjadi pribadi kasar dan antagonis.


"Semua sudah saya siapkan,Tuan." Cekatan seorang pengawal sudah paham harus bagaimana dalam mengambil keputusan untuk tuannya.


Pria bertopeng itu tidak lagi memakai topengnya karena ia merasa sudah saatnya memperlihatkan wajah aslinya kepada Tirani"Sekarang tunggu apa lagi, kita pergi dari sini" Dengan hanya mamakai kemeja putih berpadu denga jas warna abu ia kembali terjun dalam dunia penuh darah itu.


Keesokan harinya Pria tersebut sudah sampai tujuan "Kumpulkan semua orang, kita akan menuntut balas" Bermodalkan tekat kuat ia beserta beberapa anggota lain ingin menuntut balas. Sekarang dia kembali bergelut dengan dunia hitam sampai nyawa menjadi taruhannya.


"Kalian bergerak dari jalur laut, sedangkan kami bergegak jalur udara, dan beberapa melalui jalur darat. Kita harus membuat mereka jera telah mengusik singa jantan yang tengah lapar ini. Sekarang juga kita habisi klan Fz sampai akar akarnya" Sebagai Mafia besar paling di takuti seluruh dunia, dia tidak pernah main main dalam ucapan. Sekali dor semua pasti meledak.


Benar saja setelah berhasil mengepung sebuah gedung megah setinggi puluhan meter, ia beserta anak buahnya langsung memasang alat peledak, tidak lama setelah itu gedung tinggi megah hancur dalam hitungan detik. Banyak korban bergelimpungan. Dia tidak perduli berapa banyak korban jiwa dalam tragedi pembalasan dendam itu yang jelas dia hanya menuntut balas atas perbuatan mereka.


"Itu akibatnya berani main main dengan saya" Ucapnya puas.

__ADS_1


Tidak butuh waktu lama hancurnya gedung langsung menjadi trending utama di berbagai media. Seluruh setasiun tv menyiarkan gambaran gedung yang telah rata dengan tanah tersebut.


"Ini pasti ulah anak kamu itu, Pa" Seorang wanita paruh baya tengah duduk melipat kedua kaki dan menyaksikan siaran berita. Hampir seluruh stasiun tv menyiarkan berita yang sama persis.


Sang suami terlihat biasa saja karena dia sudah tau semua adalah perbuatan putranya. Beliau juga bergerak dalam dunia mafia kelas kakap, jadi wajar saja melihat hal gila seperti itu "Putraku tidak akan mengusik ketenangan orang lain jika orang itu tidak mengusiknya terlebih dulu" Sembari menyeruput kopi hitam buatan sang istri. Kebanyakan seorang ayah justru membiarkan anak berbuat apa pun yang dia mau, di banding harus terus menerus melarangnya berbuat ini dan itu. Seorang ayah tidak ingin menjadikan putranya lemah dan hanya bisa bersembunyi di balik ketiak orang tuanya, melainkan mengajarkan cara berjuang demi melindungi diri.


"Tapi bahaya, pa. Bagiamana kalau sampai dia kenapa napa? Mama kan belum punya menantu, masa iya sih papa biarin dia dalam bahaya setiap harinya. Lebih baik papa ambil alih lagi kepemimpinan biar dia bisa mencari jodoh dan memberi keturunan buat kita" Sang istri tidak mau kalau putranya menajalani hidup sendiri seumur hidup. Bukan tidak mampu tapi waktunya telah habis untuk hal hal berbahaya seperti itu.


Meletakkan cawan berisi segelas kopi telat di atas meja "Kita bergerak dalam membasmi mafia kotor yang menjual obat terlarang, jadi secara tidak langsung putra kita itu banyak menyelamatkan dunia dari kehancuran lho, ma" Dengan santainya sang suami masih bisa mengelak.


Segera sang istri bangkit dengan wajah kesal "Biar bagaimana pun pekerjaan itu sangat membahayaka putra kita, pa. Kenapa sih papa selalu keras kepala kalau sudah menyangkut aliansi papa itu?" saking kesalnya wanita berambut seatas bahu itu langsung pergi meninggalkan suaminya.


Menggeleng kepala ssmbari melebarkan senyum "Emang dasar si mama nggak tau apa kalau anaknya sendiri yang minat jadi ketua Mafia bukan papa yang suruh"

__ADS_1


__ADS_2