
ππ¦π¦πΊπΊπΊπ¦π¦π
πΉπΉπ€Ήββπ€Ήββπ€Ήββπ€ΉββπΉπΉ
Askara tidak melarang Afiqo keluar rumah,sejak pernyataan di ruang kerja 2 hari yang lalu,dimana sore hari nya Askara pergi ke luar kota.
Kini Afiqo berada di sebuah rumah makan bersama geng suka makan nya.Pagi ini dia sudah mulai melakukan aktifitas perkuliahan nya,yang ternyata diri nya telah di daftar kan kuliah di Nusantara oleh Askara.
''aku senang banget deh...kita bisa kumpul lagi seperti ini...!?tutur Afiqo bahagia.
''kita sih sering kumpul seperti ini...tapi...kamu nya aja yang bikin gk lengkap...seperti makan tanpa kerupuk...!kamu nya yang jarang muncul,karena terlalu memikirkan hidup mu yang jelek itu...!sudah jelek di tambah jelek lagi...!komentar Sharah yang selalu pedas.
Afiqo memanyun kan mulut nya,dan teman teman nya yang lain hanya tersenyum.Apa yang di katakan Sharah adalah kenyataan.
Nama panggilan mereka memiliki arti tersendiri.
Afiqo mereka panggil jelek,bukan karena wajah nya yang jelek,melainkan nasib ke hidupan nya yang jelek,di banding kan teman nya yang lain.Afiqo Yatim piatu sejak kecil,dan hidup dalam ke sederhanaan.
Liya di panggil lubi,pemalu tapi bijak,dewasa bisa menjadi tempat para teman teman nya mencari solusi bila mengalami suatu masalah.
Rika di panggil somer,suka pamer,apa pun yang baru di miliki nya dan di lakukan nya selalu di posting di sosial media.
Sharah di panggil centil,cerewet tapi centil,mulut nya selalu mengatakan apa yang ingin dia kata kan,tidak peduli kalau kata kata nya akan menyakit kan orang yang mendengar nya.
Fitri semua orang tau kenapa di panggil gendut,karena badan nya yang super gendut tapi berwajah imut.
Hobi mereka yang sama yang menyatu kan mereka,yaitu mereka sangat suka makan, terlebih lagi makanan gerobak,seperti bakso mi ayam sate dll,mereka libas,dan mereka tau patangan makanan masing masing teman nya yang membuat alergi atau tidak di sukai nya.
Afiqo ingat diri nya ada janji ingin bertemu seseorang setelah zhuhur ini.
''bestie maaf ya...aku harus pergi duluan ada janji...,sama putri kecil ku...!ucap Afiqo.
Mereka berempat mengerti,walau mereka saat ini masih belum tau tentang pernikahan Afiqo dengan sang kk ipar nya tersebut.
__ADS_1
Setelah menjemput Zarah di rumah Afiqo mengajak Zarah ke taman wahana bermain anak anak,untuk menemui seseorang yang selama ini ingin sekali dia temui.
''assalamualaikum dek...?sapa seorang pria lembut.
''wa'allaikum salam Kak...!jawab Afiqo senang karena bisa bertemu dengan sosok yang sangat di dambah kan nya tersebut.
''assalamualaikum putri kecilku yang cantik...?sosok itu memeluk dan mencium kedua pipi Zarah seraya melirik ke arah Afiqo,yang sebenarnya ingin sekali di peluk nya.
Afiqo cemberut merasa cemburu dengan si kecil Zarah yang mendapat kan peluk kan kasih sayang dari seorang yang sangat di dambah kan nya itu.
''wa'alah ikum calam...om...!
''Zarah tambah pinter...tambah cantik seperti ibu nya...?puji sang pria,yang sekarang sudah berdiri menatap ke arah gadis yang sedari tadi hanya tersipu malu.
''mama ayo main...!seru Zarah menarik tangan Afiqo.
Sosok itu terheran mendengar panggilan si kecil.Afiqo sadar akan perubahan wajah sosok itu.
''Kak Hanafi,sebentar..ade jelasin...?biar ade masuk kan Zarah dulu ke Wahana...!gugup Afiqo,takut sang pria yang bernama Hanafi marah atau berpikiran yang tidak baik pada nya,walau kenyataan kemungkinan yang di pikiran sosok itu benar.
''tidak apa apa,meninggal kan Zarah sendirian disini...?tanya Hanafi.
Hanafi menatap Afiqo,dan dia yang ingin sekali melepas kerinduan nya berdua saja dengan gadis yang di cintai nya,sejak 5 tahun lalu.karena Hanafi adalah teman Anisa sang kakak.
''tidak,Zarah sering sekali bermain di wahana ini,terkadang sampai dia tertidur di sini,kami baru menjemput nya...!pelayanan nya sangat bagus....jadi para orang tua,yang ingin melakukan aktivitas seperti berbelanja dan lain nya tanpa harus kesulitan membawa anak, bisa di titip kan di wahana ini...!jelas Afiqo menerang kan.
''ade...bener bener sudah cocok jadi ibu muda...? bisik Hanafi.
Afiqo seketika wajah nya menjadi merona malu,dan jantung nya berdetak kencang.
''bisa kita ketempat di mana kita bisa berbicara berdua saja...?di taman seperti nya bagus...tidak sepi dan juga tidak ramai...! bisa,mau kan..? ajak Hanafi lembut.
Afiqo mengangguk.mengikuti Hanafi yang secara diam diam menggandeng ujung jari Afiqo,dan aneh nya,Afiqo tidak menolak nya.
__ADS_1
Setibanya mereka di taman,kedua nya duduk di bangku taman yang tersedia.
''ade ingat pertama kali kita ketemu,saat itu kk langsung jatuh cinta pada tatapan gadis berumur 12 tahun...pancaran mata nya indah seperti sebuah kristal yang memancar...!
Pikiran Hanafi menerawang 5 tahun yang lalu.
''Han...aku bisa minta bantuan mu...? tanya Anisa pada teman nya Hanafi yang sudah di kenal nya sebelum diri nya menikah.
''emang aku bisa bantu apa ? ngebunuh suami mu,yang dingin itu...setelah dia mati,aku nikahi kamu gitu...? ucap Hanafi asal yang saat itu sedang asyik mengerja kan tugas kuliah nya di laptop.
''emang kamu berani menghadapi suami aku..lihat bayangan nya saja,kamu langsung minggir...! sok sok an berani,tapi...penakut ? ejek Anisa.
Hanafi tersenyum,melihat Anisa yang tanpa rasa malu,segan,tiduran di tempat tidur Hanafi tepat di samping nya.Dan bagi Hanafi itu sudah biasa bagi nya melihat tingkah teman nya ini,walaupun sekarang sudah menikah dia tetap bersikap sebagai Anisa yang seperti dulu.
Hanya terhadap Hanafi,Anisa bersikap asal,bukan gadis pemalu yang di tunjuk kan nya selama ini bila di hadapan orang lain.
''aku bukan penakut..!aku tau kau sangat mencintai nya...,walau pun dia tidak peduli pada mu,tapi...sejak menikah dengan nya kamu bisa melanjut kan pendidik kan adik mu,dan kehidupan kalian sekarang berubah karena suami mu itu...!bukan nya kau bilang sendiri pada ku,biar pun suami mu itu dingin,tapi apa pun yang kau mau untuk diri mu atau untuk adik mu,dia sama sekali tidak melarang !ungkap Hanafi.
''sudah,jangan ceritain suami aku...? sekarang kamu tolong bantu aku buat mengawasi adik aku...?dia sekarang indekos,dan sengaja aku cari kan di koplek ini...supaya kamu bisa bantu aku buat jagain dia...seperti aku jagain dia...!Anisa masih dalam ke adaan berbaring.
''apa...?bukan nya Afiqo baru 12 tahun, kenapa di biar kan indekos sendirian...gk takut...?anak sebelia itu tinggal sendirian...,kamu sudah tidak waras,apa uda ketularan sipat dingin dan tak peduli suami mu,kau pun menelantarkan adik mu...tega banget kamu..?
Hanafi marah dan tak menyangka teman nya yang sudah di anggap saudari nya,yang di kenal nya sangat menyayangi sang adik,kini membiar kan sang adik tinggal seorang diri.
''aku gk mungkin seperti itu...dia adik dan keluarga ku satu satu nya !Afiqo sendiri yang minta buat indekos,maka nya aku yang pilihi indekos nya di sini,biar kamu bisa bantu aku...buat awasi dia...!jelas Anisa.
''kenapa dia memilih indekos...?apa kalian berantem...? atau ada masalah dengan suami atau mertua mu, yang keberatan adik mu...tinggal bareng sama kamu...? tanya Hanafi penasaran.
''kami berdua baik baik saja,aku gak pernah marahi dia !aku juga kaget waktu Afiqo menyatakan ini !dia cuma bilang,kalau dia merasa gk nyaman tinggal bersama kami...! dia mau hidup mandiri...!aku gk bisa mencegah nya...!maka nya...bantu aku ya Han...buat jagain dia....?aku mohon...banget..?Anisa sekarang sudah duduk bersimpuh di sisi Hanafi.
''OK..aku akan bantu jagain dia semampu aku...! tapi...aneh nya aku belum pernah ketemu adik kamu,walau kita uda kenal 6 tahunan gitu..?
''ya uda...aku kenali kamu sama adik ku sekarang...yuk...?Anisa menarik tangan Hanafi.
__ADS_1
Hanafi hanya bisa mengikuti kemauan dari Anisa begitu saja.
BERSAMBUNG...