
EPISODE PENENTUAN....
DUA EPISODE TERAKHIR....ðŸ˜
Ke esok kan hari,di pagi yang sedikit mendung.
Dengan perasaan kacau bingung,dan bimbang,Afiqo saat ini menunggu di depan koridor rumah sakit.
Iya.....Afiqo setuju untuk menggugur kan kandungan nya,diri nya menerima tawaran sang suami,yang terlihat sangat berharap Afiqo menggusur kan kandungan nya itu.
''maaf kan....aku....,aku tidak pantas menjadi ibu mu....,kutuk lah aku....jangan suami ku.... karena cinta nya pada ku....dan demi keselamatan jiwa ku....,aku harus membunuh mu....,maaf kan aku....maaf...?''
Ratap Afiqo seraya membelai belai kecil perut nya.
''tolong dokter....aku tidak mau kalau sampai bayi ku meninggal....aku tidak mau...?''
Tatapan Afiqo spontan melihat roli yang membawa seorang pasien wanita hamil yang seperti nya mengalami pendarahan yang ke betulan masuk keruangan tak jauh dari Afiqo berada.
''kita harus segera melaku kan tindak kan operasi...,tolong suruh suami nya menanda tangani surat persetujuan nya....?''kata seorang bidan pada seorang ibu paruh baya.
''tapi....putri ku.... dia tidak bersuami....,dia hamil....karena perbuatan asusila buk....?''
Saat itu Afiqo terenyu mendengar ucapan wanita paruh baya tersebut.
"Afiqo....ada apa...?"tanya Askara saat baru mendekat dan melihat sang istri yang terlihat aneh.
Afiqo pun menunjuk ke arah sang ibu.
''kalau begitu ayah nya,suami ibu....?''lanjut bidan tersebut.
''suami ku,adalah ayah nya....dan ayah nya itu lah yang melaku kan asusila sampai putri nya sendiri hamil....,dia bukan ayah.....tapi....bi*****!"
Si ibu pun menangis mengungkap kebenaran yang ada.
Afiqo mau pun Askara tersentak mendengar pengakuan dari wanita paruh baya tersebut.
"tidak perlu tanda tangan,suruh saja dokter nya membius mati putri ku....,dari pada....kalau pun mereka hidup,putri ku yang akan menderita....!''
''ibu sadar apa yang telah ibu kata kan....ini pelanggaran hukum,dan bukan nya putri ibu sedari tadi berteriak teriak tidak ingin ke hilangan bayi nya....,tapi kenapa malah ibu.....mengingin kan kematian putri dan cucu ibu....?''aneh.....putri ibu lebih berprikemanusiaan,dia mengerti bahwa semua berhak untuk hidup....,jangan apa apa berputus asa,hidup dan mati.....tuhan yang menentu kan....dan kita sebagai manusia....hanya bisa berusaha sebaik mungkin menjalani ke hidupan ini,walau pun itu penuh pengorbanan....dan rasa sakit....tapi kita harus yakin....hidup dan mati itu Tuhan yang menentu kan bukan manusia....?''
__ADS_1
Segala perkataan sang bidan tersebut seperti menyindir jiwa Afiqo dan Askara yang berniat menghilangkan sebuah nyawa demi sesuatu yang belum pasti.
''Kak....!''seru Afiqo lirih menatap sang suami penuh harap.
Askara tau apa yang saat ini sedang di rasa kan oleh sang istri.
''kau yakin.... dengan keputusan mu ini...?''jelas Askara memperjelas ke inginan sang istri.
''dengan nama Allah....aku yakin....,dia yang memutus kan,ke hidupan manusia,terutama....ke hidupan ku....?''
Askara segera memeluk tubuh sang istri,Askara pun sadar,manusia tidak bisa menebak kapan kematian itu akan datang,manusia hanya bisa menanti tanpa tau kematian itu akan datang.
''aku akan mengikuti mau mu....tapi....aku punya syarat....,dan kau tidak boleh menolak nya....?''
''baik....aku....akan ikutin ke mauan kk....,apa pun itu....,tapi... biar kan aku bertemu Kak Adam....setelah itu....,aku tidak akan menemui nya lagi....?''ucap Afiqo.
''kenapa kau begitu yakin....kalau syarat ku berhubungan dengan nya...aku belum....
''karena sesuatu yang membuat kk gelisah dan takut kalau aku akan pergi menemui nya....,aku tau....kk cemburu....,kk gk mau....kalau aku....,masih memikir kan pria lain,saat aku bersama kk....,jadi aku pasti kan....sekarang dan seterus nya,hanya suami dan anak anak ku yang ada dalam pikiran ku....!''aku harus membuang ke egoisan ku ini....karena....apa yang kita ingin....tidak harus kita miliki,dan kita harus rela....melepas sesuatu yang lain nya....sesuatu yang tidak bisa kita miliki,apa pun itu....!''terlebih....aku sekarang....adalah seorang wanita yang tidak belia lagi....aku....aku harus bisa berpikiran dewasa mulai saat ini....!''
Askara membelai wajah sang istri lembut.
Askara pun mencium kening sang istri penuh cinta.
Askara pun menemani sang istri untuk menjenguk Adam yang di rawat di rumah sakit tersebut.
''assalamualaikum....
''wa'allaikum salam....Afi....
Liya segera menghampiri sang sahabat yang masuk keruangan di mana Adam di rawat.
''Afi....akhir nya kau datang....?''lirih Adam senang saat melihat sang kekasih datang menemui nya.
''bagai mana ke adaan kk....maaf....aku...
''aku baik....dan aku tau.....kenapa kau tidak bisa menemui ku....,tapi sekarang aku merasa senang....,sekarang....kau sudah berada disini...!''
Adam mencoba bangun,namun Liya segera menahan tubuh sang kk.
__ADS_1
''kak,dokter melarang kk bangun....,karena luka operasi kk....nanti....
''Liya....aku tidak apa apa....ini masalah kecil...,ini bukan apa apa bagi ku....?''
Adam memaksa untuk bangun.
''Kak....dengar kan lah Liya....,jangan pernah menganggap apa yang kk putus kan itu selalu benar....,sekali kali....dengar kan lah pendapat orang lain,terlebih...,keluarga kita....yang selalu ada untuk kita....,jangan egois lagi....,jangan berpikiran untuk diri sendiri,iya....kita boleh mikirin diri sendiri,tapi jangan lupa....,memikirkan orang di sekitar kita juga perlu....?''
Bukan hanya Adam yang merasa aneh dengan ucapan Afiqo barusan,Liya sebagai sahabat yang mengenali diri Afiqo juga merasa bingung.
''Afi....
''kita putus....lupa kan aku....jangan lagi....kk mengingat ku....,karena dari sekarang,detik ini....,aku tidak akan menemui kk lagi....aku hanya akan menganggap kk sebagai kk dari sahabat ku....,selain itu...kk bukan siapa siapa ku....,maaf....kalau aku menyakiti kk,maaf karena aku....kk menderita selama ini....dan maaf....,semua tindakan ku....yang salah jalan....terima kasih sudah mencintai ku....,selamat tinggal....!''
Afiqo berlari meninggal kan ruangan dengan cepat setelah mengatakan semua nya.
Adam termangu,diri nya seperti kayu yang kaku yang tiba tiba terbaring seperti mayat.
Liya merasa kan kesedihan sang kk,namun Liya senang,akhir nya Afiqo sahabat nya bisa mengambil keputusan yang lama ingin di dengar nya dari sang sahabat,keputusan yang benar.
''Liya....aku barusan bermimpi buruk kan....,yang barusan bukan Afiqo.....namun hanya bayangan ku....,Afi....tidak mungkin....,membuang ku....Afi....tidak mungkin....mencampak kan ku.... ini pasti paksaan dari suami nya....pasti suami nya yang memaksa nya,mengancam nya....,aku tidak akan biar kan laki laki itu membuat nya menangis lagi....?''
''henti kan Kak.... cukup....!''
Liya berteriak sangat keras menahan tubuh sang kk yang berusaha bangun.
''kalau kk memang mencintai Afi....terima keputusan nya....di paksa atau pun tidak....,kenyataan....,Afi.....tidak akan menemui kk lagi....?''suami Afi berhak memutuskan apa pun tentang ke hidupan Afi....,dan Afi.....mutlak mengikuti kata kata suami nya,sementara kk....bukan siapa siapa Afi....,kk...ibarat duri dalam daging,kalau duri itu tidak di hilang kan, rasa sakit yang Afi derita semakin parah....,kk mau itu....,kk mau....,Afi....hidup dalam penderitaan,.dia harus menumpuk dosa,karena....dia memikir kan laki laki lain dan membagi cinta nya antara suami dan kk....apa itu yang kk mau....tolong lepas kan Afi....kak....?''
Adam pun akhir nya menangis setelah mendengar ucapan dan penjelasan sang adik yang memang lah benar.
''aaaahkkkkk... !''teriak Adam kecewa.
''kak...kk harus ikhlas....biar kan Afiqo....bahagia...dengan suami dan anak anak nya....jangan bebani Afiqo dengan cinta terlarang ini kak....lepas kan Afiqo kak....lepas kan....!''bujuk Liya.
Liya pun mencoba terus menenang kan sang kk yang terlihat sangat sangat putus asa.
🤗Akhir nya Afiqo bisa bersikap dewasa....
ðŸ˜Akhir nya sudah masuk ending....
__ADS_1
BERSAMBUNG