
πππππππππ
πππππππππ
Selama di dalam mobil tidak ada yang bicara,Afiqo dan Askara pun diam seribu bahasa,dan mereka berada pada pikiran nya masing masing.
Afiqo keluar terlebih dulu dari mobil,dan langsung bergegas masuk ke rumah.
Askara menghela nafas dan bersandar karena harus menahan rasa cemburu yang bergejolak di hati nya sedari tadi.
''aku tidak bisa seperti ini terus...tapi kalau aku bertindak...aku takut kehilangan nya...?''apa yang laki laki itu beri kan pada mu...yang tidak bisa ku beri kan...?''apa yang kau lihat dari diri nya,yang tidak kau lihat dari diriku...?''apa karena usia nya yang lebih mudah di banding kan dengan ku,yang mungkin aku lebih pantas menjadi paman mu...aaahk ?''teriak Askara kesal sambil memukuli setir mobil.
Setelah yakin perasaan nya mulai tenang, Askara pun beranjak masuk ke dalam rumah dan langsung menuju ke kamar nya.
Askara melihat Afiqo yang sedang berganti pakaian dan sekarang sedang menyisir rambut nya.Askara mendekat dan memeluk sang istri yang sudah terlihat cantik,walau bagi Askara sang istri selalu terlihat cantik setiap saat nya.
''maaf...kk hanya terbawah rasa cemburu...maka nya...kk asal bicara....,yang akhirnya membuat ku marah...?''lembut Askara.
Askara menarik sang istri agar mau duduk di pangkuan nya,dan ternyata sang istri menurut dan sekarang sudah duduk di pangkuan nya.
''kk cemburu.....cemburu dengan siapa..?''
Afiqo berpura pura,tidak tau dengan apa yang baru di ucap kan sang suami.
''kk tau...kamu sering pergi bareng...dengan pria bernama Adam... kk dari salah satu teman kamu...!''dan seperti barusan...kamu sama dia kan...?''
Afiqo menjadi takut kalau sang suami akan marah,dan Adam yang akan mendapat kan amarah dari sang suami.
''iya...aku memang sering...pergi...dengan nya...dan... malah....hampir setiap hari....!''aku tau...kk pasti tau,tanpa....aku bilang....?''gugup Afiqo yang kemudian berdiri dari pangkuan Adam.
''kamu mencintai nya....?''
Askara sengaja mengatakan itu,dan dia harus siap apa pun pengakuan jujur dari sang istri tentang perasaan nya terhadap pria lain.
Askara menuntun sang istri agar duduk di sisi nya saat sang istri hanya menunduk terdiam saja.
__ADS_1
Askara pun mencium bibir sang istri,dan menidurkan sang istri di atas ranjang.
''aku tidak peduli...bagai mana perasaan mu kepada nya...!''kamu hanya milik ku seorang...!''lembut Askara.
Askara pun menciumi leher sang istri seraya melepas kancing piyama sang istri.
''aku hamil...?''
Askara spontan berhenti dari kegiatan nya dan bangun dari posisi nya,dan sekarang terduduk di tepi ranjang.
''anak siapa...?''lirih Askara.
Mendengar ucapan sang suami,Afiqo seperti di cambuk yang sangat keras langsung ke hati nya.
''apa...kk tanya anak siapa ?''
Afiqo langsung berdiri di depan sang suami dengan wajah yang tidak percaya akan pikiran sang suami tentang diri nya.
''kk kira aku perempuan macam apa...?''iya...aku memang mendua kan hati kk,aku mencintai kk, tapi aku juga mencintai orang lain...he.....tapi...aku...
Afiqo menangis dan tidak sanggup berkata karena mengingat tuduhan sang suami pada diri nya.
Afiqo pun akhir nya menangis keras,dia benar benar telah di rendah kan oleh sang suami.
''baik,terserah....kk mau berpikiran buruk apa pun tentang aku...!''tapi...satu....kak Adam bukan laki laki....yang rendahan yang bisa membawa perempuan mana pun ke hotel untuk di tiduri nya....!''berpura pura mencintai ku,di belakang ku...banyak perempuan lain dalam kehidupan nya....!''sementara Kak Adam...,dia tau,dia tidak bisa memiliki ku....tapi...,dia tetap setia,menjadi kan aku ratu....di hati nya...?''
''jadi ini...yang membuat mu menghiantiku dan berpaling kepada nya...?''agar kau tau...aku juga menjadi kan mu ratu di hati ku ini...tidak ada...
''bohong....!''sebagai mana kk mengetahui hubungan kami...,aku juga sering lihat...kk sering membawa perempuan perempuan yang berbeda ke hotel...,kk kira aku buta,kk kira aku bodoh...?''aku masih waras...aku dan Kak Adam gk pernah sekali pun melakukan perbuatan yang serendah itu....!''dia hanya memeluk ku, dan sekadar mencium kening ku...!''jangan kan hal yang lain,bibir ku pun tidak pernah di sentuh nya...karena itu aku mencintai nya dan kesalahan ku,aku mencintai nya...sebagai mana aku mencintai suami ku,yang sudah jelas jelas sering mengajak perempuan yang berbeda...kehotel...?''
Askara tidak bisa menyangkal ucapan sang istri yang salah paham akan diri nya, namun ia tidak bisa mengungkapkan akan kebenaran yang ada saat ini yang masih di sembunyi kan nya.
''kata kan lagi...kalau kalian tidak melakukan hal yang terlarang itu...?''kalau itu hanya..perkiraan bodoh ku...yang sudah merasuki pikiran ku ini...?''
Askara mencoba memeluk sang istri yang menolak untuk di sentuh nya.
__ADS_1
''sayang...?''ok...kk khilaf...kk asal bicara...?''
''aku benci kk,aku gk perlu lagi kk mau percaya aku atau tidak...,aku benci kk...karena sudah meragu kan moral ku...?''kk juga sudah menganggap aku,perempuan rendahan..,dan meragu kan status bayi yang saat ini aku kandung...?''kalau aku tau kk meragu kan ku....kenapa gk sekalian saja...aku tidur dengan kak Adam,sementara aku dekat dengan kak Adam itu baru satu bulan ini....,sedangkan usia kandungan ku sudah 10 minggu....2 bulan lebih...?''
Tangis Afiqo rasa nya sakit,karena bayi yang di kandung nya telah di ragu kan oleh sang suami.
''aku salah...tanpa berpikir panjang...aku menuduh mu....tolong...maaf kan aku...?''sayang...?''aku hanya terbawa emosi dan perasaan,sampai aku lupa mempercayai karakter istri ku sendiri...!''sayang... maaf kan aku...?'
Askara memeluk erat tubuh sang istri dan tetap berusaha membujuk sang istri untuk memaaf kan apa yang telah di ragu kan nya.
''aku benar benar terbawah cemburu...!''aku tidak mau kehilangan mu...aku takut kehilangan mu...sampai aku harus berpikiran yang tidak tidak tentang diri mu...?''mungkin karena ini,kau berpaling dari ku...mungkin karena ini...dia bisa merebut hati mu...dan mungkin karena ini...aku menjadi orang yang egois,seharus nya...aku yakin dan percaya pada diri mu...,mungkin karena rasa takut kehilangan mu,yang mungkin kau akan pergi meninggal kan ku dan pergi dengan nya,dan aku akan kehilangan mu selama nya...?''mungkin karena itu aku...menuduh mu yang tidak tidak...?''
Afiqo menangis di peluk kan sang suami,bagai mana pun dia sangat begitu mencintai sang suami.
''maaf kan aku...?''dan jangan pernah...tinggal kan aku...?''aku tidak akan pernah lagi,meragu kan mu...?''
Askara memegang kedua sisi wajah sang istri dan dengan tatapan penuh penyesalan.
Askara pun tersenyum dan menciumi wajah sang istri kala sang istri mengangguk kan kepala nya.
''besok kita kedokter kandungan...aku mau lihat,jagoan kecil atau tuan putri kecil yang ada di sini...?''
Askara berlutut dan mencium serta membelai perut sang istri.
''maaf...sesaat papa meragu kan mu dan mama mu...!''tapi...kamu dan mama akan menjadi milik papa sampai kapan pun...!''papa tidak akan pernah kehilangan kalian....!''papa akan berusaha menjaga mu,terlebih mama mu...agar tidak di ambil oleh dia yang sudah menunggu mama mu,buat ninggali papa...?''dan selama kamu ada di perut mama...papa gk akan biar kan dia memiliki kesempatan lagi...,untuk menyentuh kalian...?''dan mulai hari ini papa akan mengawasi mama mu agar tidak main main dengan pria itu lagi...?''
''maksud kk apa ?''kk mau merantai ku...menahan ku dirumah...atau...mengurung ku...?''
''kalau memang itu yang harus aku lakukan...maka akan ku lakukan...?''
Askara menatap dengan tatapan yang serius,membuat Afiqo menelan ludah pahit...merasa takut kalau sang suami benar benar akan melakukan apa yang di katakan nya.
πAfiqo akan jadi tahanan dan di kurung...
πββAdam pasti kehilangan...
__ADS_1
πAskara mulai bertindak....
BERSAMBUNG....