
π€Ήββπππππππ€Ήββ
Hanafi melihat seorang gadis berkerudung merah sedang bermain dengan kucing kesayangan nya di ruang tamu rumah kotrakan nya.
''dek...ini kenal kan,teman kk,yang kk ceritain sama ade...?Han dia adik ku Afiqo khairani..!ucap Anisa pada adik nya.
Afiqo sambil menggendong si manis mengangkat wajah nya,dan tersenyum ramah kepada Hanafi.
Hanafi termangu saat menatap mata yang terpancar begitu lembut.
''Han,Hanafiiii !teriak Anisa di telinga Hanafi.
''Anisa,telinga ku bisa tuli...! protes Hanafi keras memegangi telinga nya.
''jangan jadi Pedopil ?bisik Anisa.
Hanafi tau diri,tidak mungkin dia menjadi sosok laki laki yang dewasa menyukai gadis kecil yang masih lugu dan polos,namun waktu menyata kan sebalik nya.
Sejak saat itu Hanafi selalu menemui dan memastikan gadis kecil itu tidak ada yang mengganggu di indekos nya.Mereka semakin dekat dan akrab,hampir setiap hari Hanafi menemui Afiqo di indekos nya.
Hati Hanafi semakin hari semakin menyadari rasa dalam diri nya,bukan rasa yang biasa.
Setahun kemudian Hanafi akhir nya menyata kan rasa cinta nya.Hanafi tidak peduli akan di bilang sebagai pedopil,cukup satu kali ia ke hilangan orang yang di cintai nya.
Hanafi berjanji akan menjaga cinta nya kepada gadis kecil ini,hingga ia benar benar dapat membawa sang gadis kesatu hubungan yang sebenarnya,yaitu pernikahan.Hanafi akan bersabar menunggu hingga sang gadis bersedia.
Tanpa Hanafi duga,dayung bersambut,Afiqo ternyata memiliki perasaan yang sama dan menerima perasaan Hanafi.
''kk gk bisa lagi buat ke depan nya,mengawasi ade...?kk harus pergi ke Jepang..! ucap Hanafi.
''ade uda bisa jaga diri sendiri,dan uda kenal dengan orang orang di sini,semua orang di kompleks ini baik baik..!kk jangan khawatir kan ade...,ade bakalan tunggu kk...? ucapan Afiqo yang polos membuat Hanafi yakin tidak akan menyia nyia kan perasaan ini.
''kk janji,setelah ade lulus sekolah...kk akan pulang dan meminang ade...!kk akan menikahi ade segera setelah lulus nanti...! janji Hanafi bersungguh sungguh.
Janji tinggal lah janji,dan waktu yang akhir nya menentu kan.Hanafi tanpa sadar menghela napas.mengingat segala ke jadian indah di masa lalu itu.
''kak Han...ada apa..? tanya Afiqo yang melihat epresi wajah Hanafi yang berubah.
''maaf,kk...tidak bisa tepati janji kk kepada ade...!suara Hanafi lirih.
Afiqo tidak tau apa maksud dari ucapan laki laki yang sudah lama tak bertemu,tepat nya,sejak 3 tahun yang lalu.
__ADS_1
''jan..ji...apa..? tanya Afiqo ragu.
''janji...untuk menikahi ade...setelah lulus sekolah...! Hanafi menunduk.
Sementara Afiqo juga ikut menunduk.
(bukan kk yang telah melanggar janji itu...tapi.. aku..yang tidak bisa menjaga janji kk...)tanpa sadar Afiqo menangis.
''kemarin saat pertemuan keluarga,ke dua orang tua kk...memaksa kk...untuk menikahi seorang Wanita...yang mengaku pernah kk nodai...sebelum kk pergi ke Jepang....3 tahun lalu...!
Afiqo sangat terkejut,ia sama sekali tidak menyangka pengakuan dari sosok yang sangat di kagumi nya selama 5 tahun ini.
''ka...kak...me... men... nodai... se..se.. orang gadis..? Afiqo hampir tidak bisa berkata.
Sedang kan Hanafi hanya bisa menunduk tidak berani mengangkat wajah nya karena rasa malu yang sangat besar.
''waktu itu kk tidak sadar,wanita itu bilang,dia sengaja melakukan nya,karena dia menginginkan seorang anak,yang tidak di beri kan oleh suami nya...!sekarang dia sudah bercerai dan meminta kk untuk menikahi nya..!Afiqo semakin di buat bingung dengan ucapan dari Hanafi.
''maksud kk gimana sih... tadi bilang menodai..,barusan bilang wanita bersuami...!yang benar itu yang mana...? isak tangis Afiqo yang tak tertahan lagi.
''dia wanita bersuami,dari awal menikah dia tidak pernah di sentu oleh suami nya sama sekali...! dan saat dia memberi obat pada kk,dia masih dalam ke adaan suci,walau...dalam pengaruh obat... tapi...kk orang yang sudah menodai nya...!itu kata nya...! jelas Hanafi.
''dia bukan wanita yang suka berbohong,kalau bukan karena orang yang sangat di cintai nya,dia tidak akan berbohong ...!kk juga mengenal nya jauh sebelum dia menikah....!dan...kk harus jujur terhadap ade...!dia...cinta pertama kk...!
Afiqo terduduk lemas tidak bisa berkata lagi, saat mendengar cinta pertama,cinta yang tidak mungkin dengan mudah di hilang kan begitu saja,karena cinta pertama menempati dan memberi kesan yang pertama di dalam hati.
''Dan ade sendiri...sekarang...bukan nya...juga sudah menikah...?dengan kk ipar ade sendiri..!jadi...kita memang tidak di takdir kan bersama...! lanjut Hanafi.
''dari mana kk tau ? suara Afiqo lirih.
''dari mana kk tau,itu tidak penting...!sekarang... kita...sudah sama sama ada pemisah,yang tidak bisa kita lewati...!kk tidak mau menjadi perebut istri orang, dan kk juga tidak mungkin lepas dari tanggung jawab terhadap dosa kk di masa lalu...! jadi...maaf kan kk...ini mungkin... pertemuan kita yang terakhir...! ucap Hanafi.
''kk tau...ade terpaksa menikah,demi Zarah...! kk yakin ade... bisa menjaga amanah Anisa dengan baik...,ade akan menjadi mama terbaik untuk Zarah..!dan tolong maaf kan,kk atau pun Anisa yang sudah mengecewakan dan membuat ade terluka...?
Hanafi memeluk tubuh Afiqo yang bergetar karena masih dalam ke adaan menangis yang tak bisa berhenti.
''kapan...kk akan menikah ? apa boleh ade datang...di pernikahan kk...? ucap Afiqo masih dengan tangis nya.
''minggu depan,dan maaf kk tidak mungkin membiar kan ade melihat sesuatu yang membuat ade benci pada kk...! cukup...untuk kali ini saja...kk membuat ade menangis...seperti ini...! Hanafi semakin erat memeluk tubuh yang semakin bergetar itu.
''cukup sudah,dan maaf...kk harus pergi...?semakin lama kk di sini...akan semakin menyakiti ade...!kk tidak bisa...melihat ade terus menangis seperti ini !maaf kan kk..?
__ADS_1
Hanafi melepas peluk kan nya dan membelai wajah Afiqo yang sudah basah karena air mata,dan mencium kening Afiqo lembut.
''selamat tinggal,semoga ade bahagia dengan keluarga kecil ade... assallamu'allaikum...?
Hanafi segera melangkah pergi meninggal kan Afiqo yang masih duduk menangisi perpisahan dengan orang yang di cintai nya,yang tak pernah di duga dan di sangka nya akan berakhir seperti ini.cinta pertama nya kandas karena ke adaan yang tidak bisa di hindari.
Walau Afiqo tau sejak ia menerima menikah dengan kk ipar nya sendiri,perpisahan ini pasti terjadi,namun Afiqo hanya tidak menyangka secepat ini diri nya akan di tinggal lagi dalam kesendirian lagi oleh orang yang salah satu sangat penting dalam ke hidupan nya.
Afiqo pun menangis meratapi nasib kehidupan nya yang begitu menyedih kan.
Tanpa di sadari kedua dua nya,sepasang mata telah melihat dan memperhatikan sedari awal Hanafi memeluk tubuh Afiqo dari dalam mobil
Kedua tangan yang mengepal kuat dan wajah yang terlihat jelas di penuhi amarah dan kecemburuan tersirat di mata nya.
''Berani nya laki laki itu memeluk dan mencium istri kecil ku..!geram Askara menahan amarah.
''Pedrik perintah kan anak buah mu, sekarang juga ! aku mau tangan yang sudah berani menyentu istri ku di patah kan ! perintah Askara.
''baik tuan...tapi...seperti nya ada yang aneh dengan nyonya kecil tuan...?ucap Pedrik melihat posisi Afiqo yang terbaring di bangku.
Askara pun melihat hal itu.dan memperhatikan dengan seksama posisi Afiqo yang janggal.
''Afiqo... !seru Askara segera keluar dari mobil dan berlari mendekati tubuh sang istri.
''Afiqo...Hai kau kenapa...?
Askara menyentuh tubuh sang istri yang ternyata telah jatuh pingsan.Askara dengan sigap membawa tubuh sang istri ke mobil.
''Pedrik,kita kembali kerumah...!dan suruh seseorang menjemput Zarah dari Wahana..? Perintah Askara.
''apa tidak kerumah sakit saja tuan...tanya Pedrik memastikan.
''tidak perlu,dia hanya pingsan,suhu tubuh dan napas nya dalam ke adaan normal...!jelas Askara yang sudah memasti kan kondisi kesayangan nya tersebut.
''apa yang membuat mu jatuh pingsan seperti ini..?kenapa seperti nya kau habis menangis..? siapa sebenarnya laki laki itu..?dan apa yang kalian bicara kan,sampai membuat mu seperti ini...?ucap lirih Askara dengan banyak pertanyaan.
Askara mendekap erat tubuh sang istri,yang ada dalam pangkuan nya tersebut.
ππππΊπΊπΊπ€π€π€
BERSAMBUNG...
__ADS_1