
Dengan nafas yang masih terengah engah Afiqo berusaha bangun,setelah diri nya sadar.
Afiqo ingin tau, apa yang terjadi dan menimpa pada Adam,Afiqo ingin sekali tau,apakah Adam dalam keadaan baik baik saja atau sebaliknya nya.
Askara yang ada di luar bersama Pedrik kaget saat melihat sang istri yang berjalan menghampiri nya.
''Afi...kenapa kau di sini....kita kembali....
''bagai mana....kak....Adam....kak...?''Tanya Afiqo dengan terengah engah.
''jangan khawatir...dia baik baik saja...peluru yang mengenai perut nya,tidak sampai mengenai organ pital yang bisa membahaya kan jiwa nya....,sekarang kau harus...
''tidak....aku mau lihat Kak Adam...?''aku mau melihat langsung....keadaan kak Adam...?''
Lagi lagi Afiqo memotong ucapan sang suami,yang menolak kembali ke kamar nya dengan suara yang memaksa.
''Afiqo cukup...!''bentak Askara.
Askara merasa sakit di hati nya,sang Istri lebih mempeduli kan keselamatan orang lain terlebih dia adalah laki laki lain,tepat Di depan nya,tanpa memperduli kan kesehatan nya sendiri dan perasaan nya sebagai suami nya.
''Adam bukan siapa siapa mu....,lihat kondisi mu sendiri....?''aku lebih peduli pada mu....di banding kan dia.....aku tidak peduli... dia mau mati atau selamat....!''sedang kan kau...kau itu adalah istri ku....,Kau sedang sakit saat ini....?''dan kau....bisa bisa nya peduli dengan pria lain,di depan ku....dalam kondisi seperti ini...,apa kau tidak mengerti begitu aku mencemas kan mu....!''apa kau lupa aku ini suami mu....,aku juga punya perasaan cemburu....!''sekarang kita kembali ke kamar....dan kau harus mendengar perintah suami mu ini...mengerti...?''
Afiqo hanya bisa menangis saat mendengar kan semua perkataan sang suami yang penuh amarah dan rasa kecewa pada nya.
Afiqo menyadari kesalahan nya,Afiqo pun hanya bisa menurut kata kata sang suami,karena Afiqo sadar,kalau Adam memang bukan siapa siapa nya,sementara laki laki di hadapan nya tersebut adalah suami nya,yang mutlak harus lebih di dengar segala ucapan nya dan juga harus di jaga perasaan nya pula.
Dengan setengah hati Afiqo kembali ke kamar di mana diri nya di rawat dengan di temani sang suami,yang setia menuntun nya penuh kasih sayang.
''apa...Liya....dan keluarga.... kak Adam.... sudah tau ini...?''tanya Afiqo lirih takut kalau sang suami akan tersinggung karena diri nya yang masih mencemas kan ke adaan pria lain.
Bagai mana pun Afiqo tidak bisa tidak memikirkan kondisi Adam,walau sang suami sudah memberi tau kan bahwa kondisi Adam baik baik saja.
''sudah....dan sekarang....Adam sudah di dampingi keluarga nya...?''jawab Askara datar.
__ADS_1
''kalau kau sudah mendingan dan baikan....apa kita bisa pulang sekarang....?''aku mencemas kan Arsy....hampir setengah hari...ia tidak bertemu mama nya....!''aku tau....asi mu...sudah tersedia di blazer....tapi....itu kurang bagus,kita tidak tau,itu masih bagus atau sudah terkontiminasi dengan kuman....alangkah baik kalau kau menyusui nya secara langsung...?''
Askara mengajak sang istri pulang,dia mencoba menjauh kan sang istri dari sosok yang mungkin memanfaatkan keadaan nya yang saat ini di alami nya.
Askara benar benar kini harus menjadi sosok suami yang harus tegas dan egois,demi mempertahan kan kehidupan rumah tangga nya.
Afiqo tau apa tujuan sang suami mengajak nya pulang,dengan beralasan kan si kecil,dengan berat hati Afiqo tidak bisa menolak atau membantah,diri nya hanya diam seribu bahasa.
''pak Askara.....ini hasil pemeriksaan kesehatan ibu,keseluruhan nya...?''ucap seorang bidan yang sengaja masuk dengan memberi kan map berisi laporan kesehatan Afiqo.
''terima kasih sus....!''jawab singkat Askara.
''kenapa...pakai laporan segala....?''aku kan...sudah biasa seperti ini....?''emang....aku diagnosa memiliki penyakit lain ya...?''tanya Afiqo yang kepo.
''di rumah saja....nanti aku jelas kan...!''aku juga belum tau....apa isi laporan nya...!''
Askara membantu mendorong kursi roda sang istri.
''biar...aku pegang....?''pinta Afiqo.
Afiqo pasrah melihat perilaku sang suami yang seperti itu,walau diri nya sendiri semakin penasaran dengan isi dari laporan kesehatan nya tersebut yang di pegang erat oleh sang suami tanpa berniat memberikan nya kepada nya.
''lalu....bagai....mana....dengan kasus ini....?''apa aku....harus...?''
''jangan khawatir....aku sudah memberi kan laporan pada polisi....,dan meminta pihak polisi....tidak menyangkut paut kan,peristiwa ini...,mereka menganggap kematian penjahat itu karena ulah nya sendiri yang telah melari kan diri dari hukuman nya....!''kau tidak perlu takut...,selama nya...masyarakat....atau siapa pun tidak akan ada yang tau....,tentang apa yang sudah di perbuat nya padamu....,sekarang....masalah itu...anggap sudah lenyap bersama kematian nya...!''
Askara mencoba menjelas kan apa yang terjadi,agar rasa ke khawatiran dan ke benaran yang istri nya alami menghilang,tidak lagi membuat sang istri merasa terteror dengan peristiwa yang menimpa nya.
(kecuali...kalau hasil pemeriksaan dokter itu positif...bahwa kau hamil....bayi la*** itu....aku tidak tau....apa...kau bersedia menggugur kan nya...,aku takut....saat kau tau diri mu mengandung....kau lebih mempertahan kan nya....di banding nyawa mu...)pikir Askara.
Askara tidak mengatakan apa yang ada dalam pikiran nya pada sang istri tentang hasil tes kesehatan sang istri tersebut.
Setiba di rumah Askara membopong sang istri dan meminta sang istri beristirahat di kamar,tentu nya dengan di temani bayi Arsy.
__ADS_1
Askara sendiri pergi keruang kerja nya,dan membaca hasil laporan yang menyangkut kesehatan sang istri.
Askara langsung duduk terdiam dan tak berdaya setelah membaca dan mengetahui hasil tes laporan tersebut.
''kenapa....kenapa seperti ini....?''apa karena...perbuatan ku...yang dulu....,yang mengabai kan perasaan Anisa,saat dia menjadi istri ku....hingga....dia melaku kan dosa,karena...rasa kecewa nya pada ku...?''dan secara tidak langsung....aku penyebab....dia melaku kan itu....?''
Askara pun mengingat ingat perbuatan nya yang tanpa di sengaja telah menyakiti dan mengecewakan perasaan dua orang wanita yang telah menjadi istri nya.
''tanpa merasa sakit hati....aku menerima bayi nya....dan aku tidak peduli sama sekali dengan perasaan Anisa waktu itu....tapi sekarang....istri ku yang aku cintai....,hamil bayi laki laki ja**** itu.....dan aku....aku tidak rela....,kenapa.....aku merasa benci.....kalau bayi itu....,akan hidup di dalam rahim istri ku....!"
Askara tanpa sadar menyesali diri dengan mata yang berkaca kaca.
"ya Allah....apa ini....karma....yang harus aku terima.... karena....aku menikahi nya....secara paksa dengan kebohongan....,hingga tanpa sadar.....aku menyakiti para istri ku....,Anisa dan Afiqo,dua saudara yang telah aku sakiti dan aku buat menangis.....!"aku menyakiti istri ku Anisa dengan memaksa nya agar bercerai dengan ku dan menikah kan ku dengan sang adik....?''Dan aku juga memaksa Afiqo yang jelas jelas...tidak ingin menikah dengan ku....,namun dengan kebohongan,dia akhir nya menikah dengan kk ipar nya sendiri....!''
Askara mengusap wajah nya.
''Dan dengan paksa pula....aku menjadi kan nya menjadi milik ku....aku sama saja....dengan ja**** itu....!"putra ku....hadir....juga karena paksaan ku...kepada istri ku....dia hadir bukan karena cinta... tapi karena pemaksaan ku...yang memaksa kan diri untuk memiliki nya.... ?"
Ratap Askara tanpa sadar air mata penyesalan nya jatuh.
"sekarang....,aku....baru tau....rasa nya sakit....,saat orang yang ku cintai....,di miliki orang lain....?"dan dulu....aku mengabaikan kan perasaan Anisa dan Afiqo....aku mengabaikan kan rasa sakit dan penolak kan mereka... !"aku sama sekali tidak peduli....dan sekarang....aku....yang kini....merasa kan rasa cemburu itu....dengan bayi yang tidak berdosa ini....!"ahkkk......!"
Askara berteriak kecil,untuk menghilang kan segala rasa yang menyesak di dada karena rasa kecewa yang harus menerima takdir bahwa sang istri kini telah mengandung bayi laki laki lain.
Bayi yang tidak di ingin kan ke hadiran nya,Bayi yang tak di ingin kan keberadaan nya...?Bagai mana....kah kisah selanjut nya....?''
Apa kah Bayi ini akan tetap di lahir kan ke dunia.....?''
Apa kah....Bayi ini akan di gugur kan demi keselamatan jiwa Afiqo....?''
Hayo.....gimana cerita berikut nya....?''
Dan Bagai mana kisah cinta segitiga Afiqo....?''
__ADS_1
Terima kasih....tunggu cerita selanjut nya ya....
BERSAMBUNG....