
π€TERIMA KASIH YANG MASIH SETIA... π
πππππππ
Empat tahun yang lalu.
Askara tanpa sengaja menemukan sebuah kertas hasil pemeriksaan medis di lantai sopa ruang tamu,dan Askara tau kalau surat itu hasil pemeriksaan kandungan yang yang menyatakan positif,dan nama yang tertera di atas adalah nama istri nya Anisa.
Askara segera menarik tangan Anisa dengan amarah yang memuncak membawa nya ke ruang kerja nya,di saat sang mama nya tidak berada di rumah.
''apa ini Anisa...? bentak Askara geram,seraya menunjuk kan kertas yang ia temukan.
Anisa malah bersikaf biasa tidak merasa takut sama sekali,walau Wajah Askara seolah olah akan menelan nya hidup hidup.
''itu hasil yang menyatakan,kalau aku hamil !kenapa... marah...? silah kan,aku gk peduli... cerai kan saja aku...! Anisa tertawa mengecek.
''kau sengaja melakukan perbuat nista ini... dan tanpa malu kau mengakui dosa mu ini... wanita macam apa kau ini....?geram Askara menahan amarah agar tidak melakukan sesuatu di luar batas.
''kamu yang bikin aku seperti ini mas...?silah kan kau kata kan ini pada mama...?bawah putra nya selama hampir enam tahun menikah,dia sama sekali tidak pernah melakukan kan kewajiban nya sebagai seorang suami...!kata kan pada mama, putra nya ternyata seorang pedofil...!menikahi sang kk,tapi sang adik yang di ingin kan ?ayo mas...katakan semua rahasia mu ini...? teriak Anisa dengan suara yang serak karena menangis.
''siapa ayah anak itu...? apa kah aku mengenal nya...?tanya Askara mulai menahan amarah nya.
Askara mengakui apa yang Anisa kata kan semua nya memang benar.
''mas....gak perlu tau...?sekarang keputusan di tangan mas...?cerai kan aku,dan aku bisa pergi dari rumah dan tentu saja...,adik ku yang tidak tau apa pun tidak akan pernah lagi datang kemari....!atau...,mas berpura pura saja,untuk menjadi papa dari bayi ku ini...dan tentu saja...adik ku akan lebih sering datang kemari...,terlebih lagi...kalau bayi ini lahir,Afiqo gk akan menolak sering menginap,karena dia sangat menyukai anak anak..!
Tantang Anisa yang tau kelemahan pria di hadapan nya ini,walau berstatus sebagai suami nya, tapi ternyata pria ini telah memiliki rasa terhadap sang adik sebelum mereka menikah,sementara saat itu sang adik baru berusia 7 tahun.
''aku akan menerima bayi ini,asal...saat Afiqo lulus sekolah kau izin kan aku,untuk menikahi nya...?ucap Askara kemudian.
Lagi lagi Anisa menanggapi dengan tawa,tawa yang benar benar meremehkan.
''mas...mau membuat perjanjian dengan ku...?ayo lah mas...,kau yang butuh aku...?kenapa seolah olah aku yang butuh kamu...?
__ADS_1
Anisa berjalan mendekati Askara dan mencoba menyentuh wajah laki laki tampan yang menjadi suami nya itu.
Namun dengan cepat di tepis dengan cepat oleh Askara.Anisa malah merangkul tubuh Askara,dan Askara tidak tinggal diam ia melepas pelukan tersebut dan mendorong tubuh Anisa.
''sebegitu nya kau menyukai anak kecil itu mas...?hingga kau menolak ku...,wanita yang sudah bisa melayani kebutuhan mu sebagai seorang pria normal...?tapi nyata nya...kau tidak normal mas...!kau...sakit...?
''terserah kau mau bicara apa...aku tidak peduli...!sekarang kau pilih kehidupan mu...yang tidak akan kekurangan materi atau....kau kehilangan segala nya...,juga nyawa mu...?aku tidak pernah main main...!ancam Askara dingin.
''mas....gk mungkin berani menyakiti ku...! karena...
''aku bisa melakukan apa pun...!menghabisi mu... itu hal mudah...! dan soal perasaan ku,dia masih polos aku cukup bilang pada nya...kk nya bunuh diri karena sudah mengkhianati ku...dan meminta dia bersedia mengganti kan mu menikah dengan ku...!dan dia pasti percaya kalau aku menunjuk kan bukti perselingkuhan mu dengan laki laki lain...!
Anisa replek menampar pipi Askara,Anisa tidak tahan kalau sang adik tau tentang diri nya yang tidak setia.
Sebelum atau sesudah Anisa mengetahui laki laki yang menikahi nya memiliki hati terhadap sang adik, Anisa sangat menyayangi sang adik,ia tidak keberatan hidup menderita untuk sang adik,Anisa akan berkorban apa pun untuk sang adik.
''jangan berani berani nya mas.. sentu dia tanpa izin aku...,gimana pun...dia satu satu nya darah daging ku...?aku seperti ini,bertahan bertahun tahun di sisi orang yang sama sekali tidak menganggap ku...karena dia,aku ingin dia hidup dengan meraih cita cita nya tanpa harus putus sekolah...!mas... malah mau menghancur kan nya...?
''kalau kau memang sangat peduli dengan nya...turuti dan terima persyaratan ku...?aku tidak akan mengganggu segala urusan mu apa pun itu...aku tidak akan peduli,selain dia yang jadi prioritas ku...!ucap Askara dingin dan setelah nya melangkah pergi meninggal kan Anisa yang masih menangisi diri.
Kelahiran Zarah memberi ke bahagiaan tersendiri dari seorang Askara,walau bayi itu bukan lah darah daging nya,bagai mana tidak,sejak Zarah lahir dia bisa sering melihat kesayangan nya menginap dan tinggal hanya sekadar bermain dengan si kecil Zarah.
''Kak...Zarah...ade bawah kekosan saja ya...?buat teman bobok aku...?ucap Afiqo saat bermain main dengan Zarah di ruang tamu.
''ngacoh kamu...,emang Zarah boneka apa...?protes Anisa.
''gimana...kalau kamu yang kembali tinggal di sini...!jadi...bisa setiap malam kamu temani Zarah tidur...! saran mama Askara.
Afiqo melirik ke arah Askara yang sedang pokus pada laptop nya yang juga sedang duduk di ruang tamu.
Afiqo beralih menatap Zarah yang begitu lucu yang sedang tengkurap di atas karpet.Usia si kecil saat ini sudah 6 bulan.
Askara yang dengan diam diam lebih sering memperhati kan kesayangan nya itu,di banding kan layar laptop yang hanya menjadi alat kamuplasi agar diri nya bisa memperhati kan kesayangan nya dari dekat,dan hanya Anisa yang menyadari tindak kan Askara.
__ADS_1
''dek..malam ini kamu nginap saja di sini lagi...!lagian besok libur...!saran Anisa.
''benar besok libur nasional,dan nusa nya hari minggu...,gimana kalau kalian liburan...?As...kamu bisa kan luang kan waktu 3 hari ini...?sejak Zarah lahir dia belum pernah di ajak liburan...?pinta mama pada putra nya.
''Iya...baik lah...! jawab Askara.
Askara menerima nya karena Afiqo pasti ikut liburan tersebut.
''nah...Afi... kamu dengar kan kata kk ipar mu...?jadi...malam ini kamu menginap di sini..karena besok pagi kalian akan di ajak liburan...!
Afiqo pun akhirnya menginap.mengikuti ke inginan para orang tua.
Malam nya Askara yang sudah selesai dengan pekerjaan nya,berniat ke kamar si kecil,dan mungkin kesayangan nya seperti biasa pasti juga sudah tertidur karena sudah cukup malam.
Askara mendengar suara di dekat tangga,dan sosok mungil berambut panjang berjalan menaiki tangga.
''dari mana kamu...?tanya Askara dingin dia tidak mengira gadis itu ternyata belum tidur.
''da... dari... ambil.. air minum...! jawab nya gugup.
''kalau memang mengambil air,kenapa kamu tidak memakai kerudung mu kalau keluar kamar...?apa kamu sengaja,mau menggoda para laki laki yang tinggal di rumah ini...terutama aku begitu...?suara Askara dingin dan sedikit keras,hingga membuat gadis itu menangis.
''ki... kirain... kk uda tidur...!isak nya.
''lain kali...jangan laku kan lagi...apa pun kondisi nya,jangan lupa memakai kerudung mu bila keluar kamar..! (karena aku tidak ingin ada laki laki lain yang melihat kecantikan mu ini) Askara segera melangkah menuju kamar pribadi nya meninggal kan gadis itu.
Askara selalu ingat malam itu,karena sejak malam itu Afiqo tidak pernah lagi kedapatan tidak memakai kerudung bila keluar kamar.
Sekarang Askara malah menjadi cemburu pada sosok yang menjadi alasan diri nya bisa menjadi kan kesayangan nya sebagai istri nya saat ini.
ππKALAU MASIH BANYAK TYPO YANG SALAH YANG TIDAK SESUAI...
πππJANGAN LUPA PAKET KOMPLIT NYA....βββ
__ADS_1
BERSAMBUNG....