
π€πJANGAN LUPA DI LIKE YA...πβπ
πΊπΊπΊπΊπΊπΊ
Afiqo termangu melihat ke egoisan sang suami kembali.Dengan perasaan kesal Afiqo berlari ke kamar nya,dan menjatuh kan diri ke kasur dan memukul kesal ke bantal melampias kan segala kekesalan nya.
''aku ini bukan tahanan...,aku juga bukan pembangkang....,aku bisa saja keluar sesuka hati ku tanpa memikirkan status ku,tapi karena aku berusaha menjadi seorang istri yang baik,tapi kenapa seolah olah,aku istri yang pantas di perlakukan seperti ini....aku hanya ingin di mengerti....,aku kesepian sepanjang hari,dan di perlakukan seperti seorang yang besok bakalan mati karena penyakit ini...?''iiiiihhhh....kenapa siiiih gk ada yang ngertiiii..?''
''kau ini...benar benar melebihi sikap Zarah,melebihi anak kecil....?''
Afiqo langsung menoleh ke arah suara yang super dingin yang sekarang berdiri berada di samping ranjang nya,namun Afiqo mengabaikan nya,ia kembali keposisi nya.
''biarin...emang suruh siapa,menikahi anak kecil...,biarpun begitu....orang yang benar benar seharus nya sudah bisa memahami tingkah ku,kenyataan nya...gk ada peduli...?''aku kan punya hati dan perasaan,bukan robot...,yang harus mengikuti apa yang di ingin kan pembuat nya...?''ucap Afiqo terisak meluap kan perasaan nya.
Askara duduk di samping sang istri yang sedang merajuk.
''besok kamu boleh melakukan aktivitas kuliah dan lain nya !''tapi untuk hari ini...kamu ikut aku ya...?''ucap Askara lembut.
Askara menurun kan ego nya,karena dia tidak ingin sang istri yang sangat di cintai nya merasa diri nya adalah sosok yang kejam dan tidak punya hati.
''keluar kota...,emang Zarah di tinggal... ?''suara Afiqo masih parau karena tangis nya tadi.
''sore kita pulang,tidak menginap... ?''lagian kita tidak pernah pergi tanpa Zarah, apa tidak bisa...,sekali kali kita pergi berdua saja...?''kita sudah menikah selama 3 bulan tapi...kita tidak pernah pergi berbulan madu...berdua an saja?''jelas Askara yang menyatakan pendapat nya.
Tanpa menjawab Afiqo bangkit dan segera mengambil setelan gamis di dalam lemari dan masuk ke kamar mandi.
Askara hanya bisa tersenyum melihat sikap sang istri yang selalu membuat nya bahagia,apa pun sikaf yang di tunjuk kan sang istri terhadap nya itu membuat Askara selalu bahagia selama sang istri masih bisa di goda dan di rayu nya.
Afiqo keluar dengan penampilan yang sudah terlihat rapi dan anggun dengan busana yang di kena kan nya.
Askara mendekat dan memeluk pinggang sang istri yang sedang berdiri di depan kaca rias.Askara mencium pipi sang istri.
''kamu cantik,selalu tampak cantik....?''jangan berias lagi...,aku bisa cemburu...,kalau kau semakin cantik dan banyak laki laki yang akan mengagumi mu...?''kesederhanaan mu ini,sudah membuat ku jatuh cinta...!''aku tidak mau... kalau banyak laki laki di luaran sana yang jatuh cinta pada kecantikan mu,yang seperti bidadari bila kamu berias...?''
Afiqo benar benar di buat melayang oleh sikap sang suami yang lembut,diri nya seolah di bawah terbang ke sebuah tempat yang begitu indah.
''kita berangkat sekarang nanti kita kesiangan...?''
Askara menggandeng tangan sang istri,dan seketika itu Afiqo tersadar dengan angan angan nya yang nakal.
__ADS_1
Afiqo sesaat tertawa geli,dan memukuli kepala nya dengan apa yang ada dalam pikiran nya barusan.
''ada apa...,apa kepala mu sakit...?''tanya Askara heran melihat tingkah sang istri.
''Emmm enggak...,cuma...itu tadi... ada yang belum di kerja kan,tapi...malam nanti juga bisa...?''Afiqo memberi alasan seraya tertawa aneh.
πππππππ
Askara menggandeng sang istri memasuki gedung di mana sebuah pesta pernikahan yang di ada kan dengan megah nya.
''tuan Askara Prayoga... apa kabar nya...?''sapa seorang laki laki bertubuh gemuk.
''kabar saya baik...seperti yang anda lihat tuan Purnomo sidik....!''jawab Askara dengan wajah yang selalu terlihat dingin.
''eeeh bole saya tau,siapa gadis cantik yang bersama anda ini...?''maaf tapi dia terlihat masih sangat muda sekali....apa...dia ini...ke kasih kecil bayaran anda....?''bisik tuan Purnomo kepada Askara.
Askara menyadari mata laki laki itu menelisik memperhatikan penampilan sang istri dengan pandangan yang buruk.
''dia istri saya...?''dan tolong.... jaga sikap anda... saya paling tidak suka,cara memandang anda terhadap istri saya...?''jawab Askara dingin dengan nada yang di tekan setiap kata kata nya.
''permisi....?''
''kita belum makan...,kok uda pulang...?''tanya Afiqo bingung.
''aku tidak suka segala menu yang ada,lagian di sana tidak ada menu yang kau suka...?''jawab Askara.
''terus kita mau kemana sekarang...?''tanya Afiqo.
''Yoga...kamu datang juga...aku senang sekali bisa ketemu kamu disini...?''
Seorang wanita berpenampilan seksi tiba tiba merangkul dan nencium pipi Askara.Tentu saja mata Afiqo langsung melotot dan tidak suka melihat hal tersebut.
''Rita....tolong...aku sudah sering bilang... aku tidak suka dengan tingkah mu ini...?''
Askara mencoba melepaskan diri dari rangkulan si wanita yang terlihat agresif tersebut.
''tapi kenapa....?''biasa nya kamu gk menolak...!''oh... kamu sedang dengan yang lain...!''maaf....?''saya permisi dulu....kebetulan kamu di sini....kalau kamu butuh saya...hubungi saya...,dah....?''ucap wanita itu genit penuh dengan godaan sambik memainkan mata nya.
Afiqo tanpa mengatakan sesuatu beranjak pergi meninggal kan Askara yang tidak menyadari kepergian nya tersebut.
__ADS_1
''keterlaluan bisa bisa nya bermesraan di depan ku...,di anggap nya aku apa...?''patung atau tiang yang mati yang tak bernyawa...?''
Afiqo berlari dan masuk kesebuah angkot kebetulan berhenti yang diri nya tidak tau arah tujuan angkot tersebut.
''pak ini mau ke mana ya...?'' tanya Afiqo setelah beberapa lama kemudian.
''lah...mbak yang naik angkot saya,kok malah tanya ?''lah mbak nya memang nya mau ke mana...?''tanya super angkot yang merasa heran dengan pertanyaan salah satu penumpang nya tersebut.
Semua yang ada di dalam angkot tersenyum melihat wajah Afiqo yang kebingungan,dan di dalam angkot kebetulan hanya ada 4 penumpang terutama Afiqo.
''ya uda pak...minggir saja...maaf saya asal masuk saja...?''
Afiqo hanya bisa menahan rasa malu akan tingkah nya tersebut.
''memang mbak mau kemana....,biar saya antar....?''ucap supir angkot itu ramah.
''saya gk tau pak....saya baru kali ini ke kota ini...?''jujur Afiqo.
Angkot pun berhenti dan seorang penumpang turun.
''jangan turun mbak....,saya akan antar mbak mau kemana...?''takut nya... nanti Mbak tersesat...mbak kan tadi bilang gk kenal kota ini....?''jangan takut sama bapak,bapak juga punya putri seusia mbak...,saya takut mbak kenapa kenapa...?''
Afiqo menahan diri ketika hendak turun dan kembali duduk karena percaya dengan ucapan sang bapak supir.
Askara sendiri kini kebingungan mencari keberadaan sang istri yang entah pergi kemana.
Askara mencoba menghubungi telepon Afiqo namun ternyata di luar jangkauan alias mati.
Askara akhir nya meminta beberapa security untuk membantu nya mencari keberadaan sang istri.
''tuan...ada yang melihat istri tuan.... naik angkot....arah ke selatan...,tapi tidak tau...tujuan angkot tersebut....?''
Askara menghela napas panjang semakin di buat frustrasi oleh tingkah sang istri yang ke kanak kanak kan bagi nya.
Akhirnya mau tidak mau,Askara menghubungi orang kepercayaan nya yang ada di kota itu,untuk membantu mencari keberadaan sang istri yang hilang di bawah angkot.
πtuh kan kebanyakan pacar,lupa sama istri nya di samping...π€π€π€
π₯π₯π₯π₯π₯π₯π₯
__ADS_1
BERSAMBUNG.....