
Assalamualaikum wr wb. Saya berterima kasih atas segala perhatian yang telah di beri kan oleh semua pembaca, yang suka dan mau pun yang banyak ke salah artian memaknai hasil imajinasi karya saya ini..
Kalau berpikir tentang ke hidupan, itu sangat rumit, terkadang tanpa kita sadari ada kehidupan yang sangat sangat buruk yang terjadi di sekitar kita...
individu ke hidupan seseorang itu berbeda...
Contoh, di kehidupan pendosa pun... terkadang masih ada setitik cahaya yang menyadar kan diri nya, bawah dia, seorang hamba tuhan yang berusaha taat, tapi terkadang diri nya sulit meninggal kan apa yang sudah diri nya laku kan, dan diri nya sadar, bawah yang di laku kan nya adalah dosa...
Afiqo menggambar kan sosok remaja yang masih butuh bimbingan seseorang ... namun dia malah menghadapi segala ke pelitan hidup yang serbah sendiri di dalam ke bohongan... hingga diri nya harus menjadi wanita yang di tuntut menjadi sosok dewasa dengan terpaksa...
Askara sosok dewasa namun menjadi lemah di karena kan cinta dunia... karena takut ke hilangan cinta dari sosok wanita yang di nikah nya dengan kebohongan, dan membiar kan apa pun yang di laku kan sang istri tanpa mau mengungkap kan kebenaran yang sebenar nya... mana sebenar nya yang salah dan mana yang benar...
Hingga diri nya tidak sadar... dia sudah membuat sosok istri merasa tidak ada cinta di dalam ke hidupan nya... sampai akhir nya sang istri tergoda dengan perhatian dari sosok laki laki lain.
Dan aneh nya... karena rasa cinta nya pada sang istri yang terlalu takut ke hilangan... diri nya rela di dua kan... dan pasrah dengan keberadaan sosok laki laki lain di hati sang istri...
Adam adalah sosok pemuda, yang setia... mengapa... walau diri nya tau bahwa wanita yang di cintai nya sudah bersuami, Adam tetap berharap memiliki cinta wanita itu...
karena... Adam... sudah jatuh cinta pada sosok Afiqo sedari lama... hingga saat di pertemu kan lagi... Adam... tidak ingin di pisah kan lagi...
Makanya... saat sang suami tau... Adam bukan nya takut malah menantang...
Karena Adam berharap, sang suami mencerai kan sang istri, dan di saat itu... Adam akan ada kesempatan... memiliki cinta nya....
Kenapa saya memasuk kan unsur agama dan tuhan...?
__ADS_1
Karena... Di kehidupan ini... mau manusia serumit apa pun... kehidupan nya... dan di dalam agama apa pun...
Satu... pasti mereka memiliki tuhan dalam hati mereka.
Maka nya mengapa saya masih membawa unsur ketuhanan dalam karya2 saya...
Tidak semua yang kita anggap buruk itu benar terlihat buruk, sebalik nya... yang kita anggap baik, kenyataan ternyata buruk di balik nya...
Bila kita dalami ke hidupan di sekeliling kita... kita tidak akan sanggup... menerima nya...
ini Indonesia... beragam suku budaya dan sifat manusia berbeda beda berada dalam satu persatuan...
Saya hanya menoreh kan satu kisah yang mungkin juga sering di alami di dalam ke hidupan ini...
Dan diri nya memberi kan kesempatan itu pada laki laki lain yang tidak seharus nya...
Dan saat diri nya sadar itu adalah salah... diri nya menjadi egois... namun... diri nya tetap sadar kalau diri nya hanya milik suami nya... hingga diri nya pun ... tetap menjaga ke hormatan nya sebagai istri... yang hanya milik sang suami dan tidak di beri nya pada laki laki lain selain suami nya...
maaf... sudah tabuh... di jalanan di mana mana... kita sering lihat... pasangan saling berpeluk kan... tapi saat kita tanya...
suami istri...? bukan...!
Kakak beradik...? bukan juga!
Lalu siapa... pacar, masih pacar...
__ADS_1
Nah... ini lah ke hidupan, gk semua... harus mengikuti aturan agama...
Udah jelas jelas tau... pacaran dosa... kenapa masih di laku kan...?''
Apa kah mereka di dalam ke hidupan sehari hari mereka tidak mengenal tuhan, apa mereka seorang pendosa....?''
Tidak... mereka tau aturan dan ajaran agama mereka, mereka juga mungkin ahli ibadah...
Tapi hati manusia... terkadang lebih mengikuti nafsu... dan tergoda dengan muslihat ke indahan dunia...
Mereka tau... yang mereka laku kan adalah dosa... mereka juga tau... akan aturan salah dan benar di dalam agama... mereka juga tau... apa hukuman bila melanggar...
Namun... kita kembali pada diri kita masih masih... kita sudah berusaha sekuat mungkin menjalani ke hidupan ini dengan aturan yang di beri kan oleh agama dan tuhan sebaik mungkin...
Tuhan juga tau... bagai mana kita sepatut nya menerima ujian nya... sanggup kah kita menerima segala ujian nya.. atau jatuh dalam ke putus asaan...
Jadi sekali lagi maaf... bila karya karya saya, masih banyak mengguna kan unsur unsur agama dan nama tuhan saya Allah... maaf saya tidak bermaksud menghina agama saya... maaf... saya tetap sadar... saya hanya manusia penuh dosa...
Terima kasih atas perhatian nya. dan trima kasih atas komentar yang telah di berikan, semoga komentar anda membangkit kan semangat saya agar tetap berkarya, bukan sebalik nya... menjatuh kan saya hingga tak sanggup lagi tangan dan imajinasi saya untuk berkarya...
Terima kasih banyak yang sudah mendukung kisah kisah saya ini..
Maaf bila ada kata penyampaian yang salah dari coretan di setiap kalimat kalimat karya karya saya...
Maaf sekali lagi maaf bagi yang tak berkenan dengan cerita saya ini..
__ADS_1