
🌊🐠🐟🐟🐟🐟🐟🐟🐟🐟🐠🌊
🌊🌊🌊🌊🌊🌊
Sharah yang berada tidak jauh dari Afiqo berusaha menggapai tangan Afiqo namun tidak berhasil, karena Afiqo terjatuh di arus yang cukup besar.
Adam tidak tinggal diam melihat wanita yang di cintai nya terbawah arus,ia segera melompat kedalaman sungai untuk mengejar tubuh Afiqo yang telah terbawah arus,setelah menyerah kan Zarah pada Liya.
''mama... ?''tangis Zarah.
''mama pasti di selamat kan sama om Adam,dan mama Zarah gk akan apa apa ?''bujuk Liya nemeluk Zarah yang menangis.
''lebih baik kalian pulang saja...kasihan Zarah bila sampai kena hujan nanti...?''bujuk Bobby.
''iya... biarkan kami,yang mencari keberadaannya Adam...,kita percaya,Adam pasti bisa menyelamatkan Afiqo...?''teman ku itu...serba bisa...dan dia selalu melakukan sesuatu yang menantang maut...aku percaya Adam pasti bisa menyelamat kan Afiqo....?''lanjut Oji.
Dengan perasaan yang khawatir ke empat gadis itu kembali ke vila.sementara Oji dan Bobby berjalan menyelusuri pinggiran sungai,kemungkinan mereka bisa menemukan keberadaan Adam mau pun Afiqo.
Sementara di jarak yang cukup sangat jauh Adam berhasil menangkap tubuh Afiqo dan membawah nya menepi.
''Afi...hei...sayang...ayo bangun...?''kamu baik baik saja kan...?''ayo bangun Afiqo...?''panggil Adam dan menepuk nepuk wajah Afiqo yang sudah tak sadar kan diri.
Adam frustrasi,Adam melaku kan tindakan pernapasan dari mulut,Adam terpaksa melakukan hal tersebut,karena Adam sudah melaku kan berbagai tindakan yang harus di laku kan agar Afiqo sadar namun tidak berhasil.
''ehem eheem...eh...he.. e... ?''
''syukur lah...kau sadar... sayang...? ''
Adam merasa lega saat Afiqo tersadar,di saat itu lah hujan turun dengan deras,dan tubuh Afiqo seketika menggigil.
Adam bingung dan cemas melihat kondisi Afiqo yang sedemikian,wajah Afiqo juga pucat, sungguh membuat Adam khawatir.
''izin kan aku menggendong mu...?''biar aku bawah kamu kemkali ke vila...?''ucap Adam.
Afiqo mengangguk,Afiqo memang membutuhkan bantuan dari sosok di depan nya tersebut,karena Afiqo merasa kan tubuh nya mulai kaku karena menggigil di tambah rasa nyeri karena alergi nya terhadap air hujan yang mulai bereaksi.
Tanpa membuang waktu Adam membopong tubuh kurus Afiqo,dan membawa nya ke jalan yang mungkin akan membawa nya ke vila.
Beberapa saat kemudian ditengah hutan dan di antara suara hujan yang begitu deras.Adam seperti mendengar suara panggilan.
__ADS_1
''Adaaam....?''
''Adaaaammm....?''
''alhamdulillah...itu Bobby dan Oji....!''syukur Adam kala mengenali suara panggilan tersebut.
''kami di sini....?''teriak Adam menjawab panggilan kedua teman nya tersebut.
Terlihat 2 orang pria berlari ke arah Adam yang membopong Afiqo.
''syukur lah... kami akhir nya menemu kan kalian...?''ucap Bobby.
''jangan banyak bicara...siap kan mobil....,kita harus bawah Afiqo,setidak nya ke klinik...?''ucap Adam.
''OK aku segera persiap kan mobil nya...!''ucap Bobby segera melangka pergi berbalik arah dari mana dia datang.
''apa kamu perlu bantuan Dam...?''mungkin...,biar aku saja yang membopong Afiqo...?''mungkin kamu merasa...
Oji langsung berjalan terlebih dulu,dan tidak melanjut kan kata kata nya,kala melihat mata Adam yang seketika melotot seolah olah mau menelan nya hidup hidup.
Setiba nya di vila, Adam segera meminta Liya mengganti pakaian basah Afiqo dengan yang pakaian yang kering secara cepat,sebelum di bawah ke klinik.
Adam terlihat berpikir,di saat itu Liya menuruni tangga.
''Liya... Afiqo... gimana.... ?''Tanya Adam sedikit ragu.
''Afiqo masih menggigil,tapi kami sudah menyelimuti nya,dan ini...saya mau bikin teh panas untuk nya...!''ucap Liya.
''alergi nya... gimana....?''masalah ya...?''
''Kak...saya tau, saya dengar,apa yang di kata kan Kak Bobby tadi...,jadi nanti aja...kita lihat dulu...,kondisi Afiqo setelah beberapa saat lagi...?''ucap Liya supaya Adam tidak mengajak nya bicara lagi.
Hujan turun dengan deras diluar vila,sementara hari masih siang hari,sebagian penghuni bila berada diruang tamu,menanti perkembangan kondisi Afiqo yang berada di kamar di temani Liya dan Fitri.
Semua yang berada di di ruangan tamu memiliki,pemikiran masing masing.
''aku kasih tau yang ada di bawah...?''kalau Afi gapapa...?''ucap Liya pada Fitri yang membantu Liya menjaga Zarah di kamar di mana Afiqo yang sudah tertidur karena pengaruh obat penghilang rasa sakit.
''Afi...baik baik saja...,dia sekarang sedang tidur...!''ucap Liya ketika sudah berada di ruang tamu.
__ADS_1
''Syukur lah...dia baik baik saja..!''seru Adam yang merasa tenang.
''aku kekamar dulu...?''pamit Rika setelah nya.
''aku juga...!''sambung Sharah yang berjalan di belakang Rika.
''enak nya memang hujan hujan begini santai dan tidur...?''seru Oji yang berbaring di karpet di depan TV.
''Liya...kamu sudah tanya Rika...kenapa dia sengaja membuat Afiqo jatuh...?''tanya Adam pada Liya yang duduk di sebelah nya.
''mana mungkin...Rika sengaja...?''mungkin saja Rika beneran terpeleset dan dia gk sengaja menarik kerudung Afiqo...?''ucap Bobby.
''atas dasar apa...kk menuduh Rika sengaja melaku kan itu,Rika tidak tidak mungkin melaku kan hal yang bisa membunuh Afi...?''kami...sudah saling kenal sejak 6 tahun lalu...?''kami... sudah saling mengenal satu dengan yang lain nya,apa yang menjadi kelemahan kami...,dan Rika gk mungkin melaku kan itu,dia juga tau...kalau Afi gak bisa berenang...!''jelas Liya yang tidak percaya dengan ucapan sang kk barusan.
''benar kata Liya Dam...,jangan karena kamu mencintai Afiqo...sampai kamu menuduh orang sembarangan...?''di bandingkan kamu...Rika lebih mengenal Afiqo lebih lama...?''gk mungkin, Rika sengaja melaku kan nya...?''Oji juga ikut berkomentar.
''mungkin...tapi....sebaik baik teman, bisa juga menjadi musuh dalam selimut...!''tapi...sudah lah...mungkin benar aku hanya asal menuduh...?''balas Adam pasrah.
''Liya mau ke atas sekarang...,oiya...semua belum pada makan siang kan...?''makan siang saja...gk usa nunggui kami...?''ucap Liya.
Liya yang awal nya ingin ke kamar Afiqo berada,namun Liya ingin tau ke adaan Rika yang mungkin merasa bersalah karena apa yang menimpah Afiqo di sungai sesaat yang lalu.
''iya...aku memang sengaja menarik kerudung Afiqo....!''agar ia menjauh dari kak Adam...aku cemburu...,karena wanita yang di sukai kak Adam adalah dia...!''
Tubuh Liya tertahan di balik pintu saat ia mendengar pengakuan Rika di hadapan Sharah.
''sejak kapan kau menjadi egois seperti ini Rika...?''kau sadar....,dan kau tau...,di antara kita...,Afi adik kecil kita...,yang selalu diam dengan tingkah dan sikap kita...''
''aku cemburu....aku juga tidak menyangka,tarik kan ku terlalu kuat...,hingga aku....!''Rika menangis penuh penyesalan.
''kamu harus jujur...,diantara kita semua...,kamu harus memberi tau kebenaran ini pada yang lain nya...!''terutama pada Afi...dia yang yang hampir di ambang maut karena kecerobohan mu....!''kalau tentang perasaan seseorang yang kita sukai,kita tidak bisa memaksa...,karena rasa suka itu hak masing masing dari hati kita...!''ucap Sharah yang menenang kan Rika.
Liya pun mengurung kan niat nya untuk masuk,ia memiliki membiar semua nya,ia akan menunggu apa kah Rika mau jujur kepada mereka tentang hal yang baru ia dengar tersebut.
💔💔💔💔💔💔
🐕🐕🐕🐕🐕🐕
BERSAMBUNG......
__ADS_1