Terpaksa Menikah Dengan Kakak Ipar

Terpaksa Menikah Dengan Kakak Ipar
T-M-D-K-I LX


__ADS_3

DI LIKE YA...✌


💕💕💕💕💕


Setelah tau kebenaran tentang dokter Bayu,Afiqo memutus kan tidak lagi datang ke rumah sakit.


Askara sendiri meminta Pedrik untuk mencari bukti akan kejahatan dokter Bayu,supaya Askara bisa memberi kan dokter cabul itu hukuman yang setimpal dengan ke bejatan yang telah di laku kan nya tersebut.


Dan hanya dalam waktu 7 hari pula,dokter Bayu di tangkap oleh pihak ke polisian karena bukti yang sudah di dapat kan oleh Pedrik.Dan dokter Bayu pun sekarang masih dalam proses pemeriksaan.


''apa kau mau berlibur....kalau kau mau berlibur....bagai mana kalau kita....pergi ke pulau....?''pulau yang khusus....aku buat untuk mu....,kau ingat kan...,saat itu....,kau belum sempa menikmati ke indahan nya....karen kau keburu ngambek dan akhir nya....jatuh sakit...!''


Askara mencoba mengingat kan sang istri,akan tempat pertama saat mereka pergi berlibur dan di saat itu,bertepat di hari ulang tahun sang istri dan putri kecil nya.


Afiqo hanya diam,iya,sejak apa yang di alami nya,Afiqo menjadi lebih banyak diam,tidak seperti dulu lagi.


Afiqo lebih menyibuk kan diri mengurus si kecil Arsy dan kuliah nya,dan lebih memilih menjauh dan menghindari Askara.


Walau Askara sudah berusaha mengembalikan situasi seperti biasa,malahan sekarang Askara bersikap lebih lembut dan mengalah namun apa yang telah di lakukan nya sama sekali tidak pernah di respons oleh Afiqo.


''sayang....ini sudah malam....kita tidur ya....,aku...


''Kak...aku uda hampir 2 bulan gk masuk kuliah,aku terus terusan daring dari rumah....aku capek....,tolong jangan ganggu aku...?''ketus Afiqo.


Afiqo pun beranjak pergi meninggal kan kamar meninggal kan Askara yang hanya bisa menghela nafas.


Askara hanya bisa menerima semua sikap dingin Afiqo,bagai mana tidak sejak ke jadian itu,Askara belum pernah sekali pun lagi,menggauli sang istri.


Bila Askara mendekat dan mengingin kan sang istri,namun sang istri selalu bersikap histeris menolak untuk di jama nya.


''sampai kapan kau seperti ini sayang....ini sudah sebulan lebih,dan dokter itu pun....sebentar lagi....akan menerima hukuman nya....,tapi....kenapa kau masih....menganggap diri mu....tidak pantas untuk aku sentuh....!''


Askara terduduk di tepi tempat tidur,dan mengusap wajah nya tanda kecewa.

__ADS_1


''aku ini suami mu sayang ....sampai kapan kau menyiksa ku seperti ini....,aku membutuh kan mu sayang...!''


Askara pun akhir nya membaringkan kan tubuh nya,dengan perasaan yang harus kecewa lagi karena diri nya kembali di abai kan oleh sang istri.


Di depan kamar Afiqo menangis dengan pilu,dan rasa nya sesak menyerang dada nya,saat ia mengingat apa yang sudah di laku kan pada sang suami.


Afiqo sadar penolakan nya ada lah dosa besar, namun Afiqo tidak sanggup kalau saat sang suami menyentuh nya,diri nya merasa hina dan kotor akan apa yang sudah menimpah diri nya.


''ya Allah....maaf kan aku....,ampuni aku....aku sudah berdosa pada suami ku....sunggu aku sudah berdosa....?''namun aku tidak bermaksud menyakiti nya....aku....hanya belum sanggup,tubuh ku ini....menjijik kan....!''


Afiqo pun meratapi diri dengan memeluk ke dua lutut nya tubuh nya bergetar menahan suara tangis nya.


Afiqo mencoba kembali tegar dan bersikap normal kembali saat diri nya mendengar suara bayi nya menangis.


Afiqo menghapus air mata nya dan wajah nya sebelum ia akhir nya masuk ke dalam kamar,di mana di lihat nya sang suami sudah membopong si baby Arsy yang mulai tenang.


''jagoan papa haus ya....tu mama....langsung datang....,kalau jagoan papa ini haus....?''


Askara mencoba berinteraksi dengan sang putra yang sudah bisa melihat dan tau kalau sedang di ajak bicara.


Askara pun menyerah kan sang putra pada sang istri yang sudah di depan nya.


Tanpa bicara Afiqo menerima sang putra dan tak lama menyusui sang putra tanpa kesulitan.


Askara setengah berbaring dan membelai kepala sang putra yang sedang menyusu dengan lahap.


''enak ya...jadi bayi seperti kamu....minta di susui....hanya bermodal suara tangis mu yang merdu....,kamu langsung dapat jatah....!''kalau papa,jangan kan dapat jatah....bobok minta di peluk aja...mama gk mau peluk,apa lagi kasih jatah papa....?''


Askara tertawa kecil,tawa yang mengisyarat kan ke kecewaan yang ada.


''enak ya....papa mau dong...boleh gk....papa minta....,papa juga mau....?''suara Askara terdengar seperti anak kecil yang terdengar merengek.


''Kak... apa an sih ?''ketus Afiqo dengan tatapan tidak suka.

__ADS_1


''aku kan lagi curhat sama si kecil...,kalau bukan cuma dia saja yang butuh perhatian mama nya....papa nya juga jauh lebih BUTUH mama nya....,dan seharus nya lebih di nomor satu kan dari siapa pun....,terutama si kecil...,tapi....karena papa nya uda tua,uda gk perlu lagi di pikirin....ya uda....papa nya cuma bisa mengalah dan mengalah....walau pun harus menahan SIKSA,apa lagi saat ingin....,papa nya cuma bisa pasrah,dengan penolakan mama nya....!''oceh Askara dengan nada seolah olah marah dan geram.


Afiqo berpura pura cuek tidak menanggapi atau merespon ucapan sang suami.


Si kecil sudah terlihat berhenti menyusu,Afiqo berencana meletakkan kan si kecil kembali ke bok nya.


''si kecil belum mau tidur....tidur kan saja di sini....?''cegah Askara menahan tangan sang istri saat hendak mengembali kan sang putra di bok.


Afiqo pun menurut dan membaringkan si kecil di tengah tengah antara diri nya dan sang suami.


''kamu tau papa ke sepian...maka nya....kamu belum mau tidur lagi,karena mau temani papa...?''terima kasih sayang....,kamu bisa memahami papa....!''


Afiqo tetap cuek dan berbaring dengan memunggungi sang putra dan sang suami.


''lihat lah....sayang mama mu....,bukan nya dosa....tidur....dengan memunggungi suami nya...,itu kan dosa....?''


Afiqo membalik kan tubuh nya menghadap ke arah sebaliknya dengan berpura pura tidur.


''sungguh malang nasib papa...di abai kan gk di peduli in,emang papa salah apa....sampai di perlaku kan seperti ini....papa uda berusaha berubah....tapi...tetap di abai kan seperti ini....!''


Afiqo memelotot kan mata nya pada sang suami karena ocehan sang suami yang membuat nya kesal,Afiqo pun bangun dan pergi ke kamar mandi.


Askara harus menelan rasa pahit nya kembali,Askara berbaring telentang dengan berbantal kan sebelah tangan nya,dan tangan nya yang lain ada di atas kening nya,dan Askara pun memejam kan mata,dengan perasaan pasrah akan tingkah sang istri yang mengabaikan nya.


Afiqo yang melihat sang putra yang sudah tertidur,ia pun lantas mengebali kan sang putra pada bok.


Afiqo sempat menatap sang suami sesaat sebelum diri nya berlahan namun pasti membaring kan kepala nya di atas dada sang suami dan memeluk tubuh sang suami.


Askara spontan kaget dan dengan berlahan pula membelai kepala sang istri,dan berlahan namun pasti Askara membalas peluk kan sang istri penuh ke bahagian.


Askara tidak menduka ternyata sang istri diam diam memahami apa yang di rasa kan nya,dan malam ini,adalah malam di mulai nya kembali,kemesraan nya lagi bersama sang istri.


😘Semoga ke hidupan kedua nya kembali baik ya....👍✌💖💖💖

__ADS_1


BERSAMBUNG....


__ADS_2