Terpaksa Menikah Karena Salah Paham

Terpaksa Menikah Karena Salah Paham
pengumuman


__ADS_3

Praakk


Jayyan melemparkak gelas yang ada di tangannya, andai saja istrinya tidak menunduk sudah pasti akan mengenai wanita itu.


"Berani sekali kau mendatangi Riska, apa kau sudah bosan hidup, dan ingin hidup miskin!" marah Jayyan pada istrinya.


Tasya yang mendapat kemarahan suaminya, hanya bisa menangis. Tapi ia tidak diam, ia juga berusaha membela dirinya karna iamerasa tidak bersalah.


"Aku tidak salah Mas..., dia memamg harus di bari pelajaran karna sudah berani menggodamu!" balas Tasya membela diri. Karna ia hanya ingin mempertahankan yang sudah menjadi miliknya.


"Apa kau bilamg. Dia menggoda ku, jadi apa masalahnyab aku juga tergoda padanya, karna dia jauh lebih cantik dari pada kau," lanjut Jayyan tersenyum, seolah mengejek istrinya,

__ADS_1


"Tapi aku sudah berusaha tampil cantik, aku sudah menuruti semua keinginan kamu Mas, tapi saat ini berat badanku memang bertambah tapi aku akan berusaha menutmrunkannya, untukmu" balas Tasya. Ia menangis mendengar hinaan suaminya, padahal dia sudah berusaha menyenangkan suaminya.


"Tapi kau tetap terlihat jelek di mata ku, karna aku sudah bosan padamu," lagi-lagi Jayyan menghina istrinya.


"huaaa huaa huaa!


"Mam mamaa," tangis bocah itu sambil mengoceh. Mendengar Suara yang saling sahut-sahutan, membuat anak yang berumur 1 setang tahun itu terbangun, dan menangis sekencang yang ia bisa.


"Diaaam!" Jayyan membentak Anaknya yang masih kecil.


Tasya yang mendengar suara putranya menaangis, ia segera menghampiri puntranya dan mengangkatnya dari tempat tidurnya.

__ADS_1


"Apa yang kau lakukan Mas? Abyan masih kecil, tidak seharusnya kau membentaknya!" serunya. Lalu menenangkan putranya yang sedang menangis.


"Kau sudah semakin berani! Apa kau ingin hidup miskin dan tinggal di jalanan." selalu kata itu yang terucap dari mulut Jayyan.


Tidak sampai di situ, Jayyan juga menari rambut Tasya lalau menyeretnya.Tasya hanya bisa nenangis dan memeluk putranya, ia berusaha agar putranya tidak terjatuh dari gendongannya, "Ampun Mas, aku tidak akan melawan lagi, kasihan putra kita Mas." Tasya terus berucap, tapi Jayyan tidak mendengarkannya.



Mampir ya semua.


Mohon dukung krya mak ya🙏🙏🙏🙏

__ADS_1


Dengan like komen favorit dan vote nya🙏🙏


LOVE YU sekebon buat kalian semua yang sudah baca novel receh mak❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤


__ADS_2