The Bradley

The Bradley
1. Awalan


__ADS_3

Violla Revanista Kinder, semua biasa memanggilnya Lala. seorang wanita berumur 15 tahun yang baru saja memasuki bangku SMA nya, seorang Leader dari Club Mobil bernama Bradley yang sudah Dia dirikan sejak lama. Rutinitas setiap harinya tak jauh dari kumpul bersama di Basecamp dan melaksanakan berbagai kegiatan di Basecamp.


Lala type orang yang sangat cuek dengan sekitar bukan karena tidak peduli, tapi untuknya sangat membuang waktu jika harus berurusan dengan orang disekitarnya. Lala sering kali ditegur Gurunya hanya karena masalah yang dia buat seperti datang terlambat, tidak mengerjakan PR dan sebagainya.


Dan semua dimulai dari sebuah hukuman yang dia dapat dan membawanya kepada seseorang yang semakin lama membuatnya nyaman.


"Dek cepetan udah telat


nih". Teriak seorang lelaki


"Sabar kali Bang rusuh amat


sih, Gue yang mau MOS juga Lo yang ribet". Berjalan menuruni anak tangga


dengan santainya


"Yeyy Gue sih sebagai Abang


yang baik gak mau Adek Gue ini kesiangan". Ucapnya mencubit pelan pipi Gue


"Bawel Lo, udah ayo


berangkat".


"Dasar Adek durhaka".


Gumam Raffa pelan


"Gue denger Bang".


***


"STOP!!!!!". Teriak Gue


membuat Dia langsung menghentikan Mobilnya mendadak


"Apaan sihh Sekolah udah


didepan tuh".


"Gue mau turun disini


aja".


"Lah, Lo mau jalan


kaki?". Gue mengangguk


"Ini udah telat loh Dek


nanti Lo di hukum".


"Biarin aja lah udah biasa


Gue dihukum, oh iya Bang nanti kalo disekolah kita pura-pura gak kenal


ya".


"Gila Lo tidak mau mengakui


Abang yang ganteng gini". Ucapnya membenarkan jambulya


"Dih, ganteng apaan, muka


mirip Abang siomay aja bangga".


"Sialan Lo". Dengusnya


menarik tangan Gue


"apaan sih pegang-pegang,


udah ah Gue turun ya, Bye".


***


Gue berjalan menuju lapangan yang


sudah dipenuhi oleh siswa-siswa baru yang sedang berbaris rapi.


"Kenapa baru datang?".


Tanya seseorang


"Panjang Kak kalo harus


dijelasin, bisa sampe besok". Jawab Gue cuek


"Ya sudah sana masuk barisan".


Gue pun berjalan menuju barisan belakang


"Selamat pagi semuanya,


perkenalkan Nama Saya Alvaro Saya menjabat sebagai Ketua


Osis..Blaaa...Blaaa..Blaa".


"Duh lama banget sih


ngomongnya mana panas, haus lagi". Batin Gue


"Hai, Gue Sandra".


Seseorang disebelah Gue mengulurkan tangannya

__ADS_1


"Lala". Jawab Gue


tersenyum sambil menjabat tangannya


Tanpa melepaskan jabat tangan,


dia menatap Gue dari atas sampai bawah.


"Gue suka gaya Lo, kita


temenan ya". Gue menatapnya aneh


"Heh buat dua orang cewek


yang dibelakang harap perhatikan Saya". Teriak Alvaro


Tersentak dengan teriakannya


membuat Gue seketika diam, beberapa pasang mata kini menatap kearah Gue.


"Mau banget diperhatiin


ya?". Jawaban Sandra membuat gue terbelak kaget dan langsung menatap


kearahnya


"Gila nih anak berani


banget". Batin Gue


"Kalian berdua


kedepan". Alvaro membentak


"Diam disini jangan bersuara


sampai acaranya selesai". Gue dan Sandra hanya mengangguk


"Jadi sekarang kalian semua


bisa masuk ke kelas kalian masing-masing, untuk yang belum tahu dimana kelasnya


bisa lihat di mading".


"Kalian juga masuk


kelas". Ucapnya dan berjalan meninggalkan lapangan


"Lo udah tau kelas Lo


dimana?".


"IPA 2".


"Gue dimana ya?".


dimading". Gue mengangguk dan berjalan menuju mading


"Lo bantu cari Nama Gue


yaa".


"Lala kok Nama Lo gak ada


disetiap kelas sih".


"Ahh masa sih bentar Gue


juga masih nyari".


"Iyaa gak ada Nama Lala


disini".


"Nama Gue Violla".


"Ohh, nih Gue nemu Violla


Revanista Kinder dikelas IPA 2".


"Yesss kita sekelas"


ucapnya sambil Loncat-Loncat.


"Yaudah ayo masuk, kelasnya


dimana?".


***


"Lo gak pesen


makanan?". Tanya Sandra


"Gak, gak laper Gue".


Gue sambil meminum Es Teh


"Lo tau gak Most Wanted yang


anak 12 IPA 1".


"Yang mana?".


"Ah masa Lo gak tau sih Dia

__ADS_1


tuh keren, ganteng, kalo liat Dia turun dari Mobilnya duhh Gue lihatnya gak


tahan".


"Tadi pagi aja Gue liat Dia


dikerubungin sama cewek-cewek di parkiran".


"Siapa?".


"Raffa".


"Ohhhh".


***


"Lala, Lo pulang sama


siapa?".


"Gue nunggu jemputan


dihalte".


"Naik Bis Lo? Kasian amat


udah ayo Gue anterin deh Gue bawa Mobil kok". Ucapnya dengan tawa meledek


"Engga, Gue dijemput


Abang".


"Ohhh ya udah deh kalo gitu


Gue duluan ya". Ucap Sandra masuk kedalam Mobil, menancapkan gas dan


langsung pergi


Tinn...Tinnn....


"Masuk". Gue mengangguk


"Abang lama". Ucap Gue


cemberut


"Biasa jumpa Fans


dulu".


"Langsung pulang nih?".


Tanya nya, Gue mengangguk


"Bang Ayah sama Bunda kapan


pulang sih sepi banget ni rumah". Ucap Gue berjalan masuk kedalam rumah


"Gak tau". Ucapnya


sambil memainkan Handphonenya


"Gue masuk kamar dulu".


Dia mengangguk


***


"Heh Lo mau dugem ya".


Ucapnya sambil tersenyum menggoda


"Engga ihhh".


"Terus mau kemana?".


"Biasa lah ke


Basecamp".


"Awas Lo dugem, Gue mutilasi


Lo".


"Serem amatt".


"Gue berangkat dulu jangan


kangen Gue ya". Ucap Gue setelah mencium pipinya


"Jangan pulang malem-malem


nanti Lo Gue kunciin".


"Biasanya juga pulang


malem".


"Kali ini gak boleh atau Gue


mutilasi Lo".


"Siappp".


 

__ADS_1


 


__ADS_2