
Violla Revanista Kinder, semua biasa memanggilnya Lala. seorang wanita berumur 15 tahun yang baru saja memasuki bangku SMA nya, seorang Leader dari Club Mobil bernama Bradley yang sudah Dia dirikan sejak lama. Rutinitas setiap harinya tak jauh dari kumpul bersama di Basecamp dan melaksanakan berbagai kegiatan di Basecamp.
Lala type orang yang sangat cuek dengan sekitar bukan karena tidak peduli, tapi untuknya sangat membuang waktu jika harus berurusan dengan orang disekitarnya. Lala sering kali ditegur Gurunya hanya karena masalah yang dia buat seperti datang terlambat, tidak mengerjakan PR dan sebagainya.
Dan semua dimulai dari sebuah hukuman yang dia dapat dan membawanya kepada seseorang yang semakin lama membuatnya nyaman.
"Dek cepetan udah telat
nih". Teriak seorang lelaki
"Sabar kali Bang rusuh amat
sih, Gue yang mau MOS juga Lo yang ribet". Berjalan menuruni anak tangga
dengan santainya
"Yeyy Gue sih sebagai Abang
yang baik gak mau Adek Gue ini kesiangan". Ucapnya mencubit pelan pipi Gue
"Bawel Lo, udah ayo
berangkat".
"Dasar Adek durhaka".
Gumam Raffa pelan
"Gue denger Bang".
***
"STOP!!!!!". Teriak Gue
membuat Dia langsung menghentikan Mobilnya mendadak
"Apaan sihh Sekolah udah
didepan tuh".
"Gue mau turun disini
aja".
"Lah, Lo mau jalan
kaki?". Gue mengangguk
"Ini udah telat loh Dek
nanti Lo di hukum".
"Biarin aja lah udah biasa
Gue dihukum, oh iya Bang nanti kalo disekolah kita pura-pura gak kenal
ya".
"Gila Lo tidak mau mengakui
Abang yang ganteng gini". Ucapnya membenarkan jambulya
"Dih, ganteng apaan, muka
mirip Abang siomay aja bangga".
"Sialan Lo". Dengusnya
menarik tangan Gue
"apaan sih pegang-pegang,
udah ah Gue turun ya, Bye".
***
Gue berjalan menuju lapangan yang
sudah dipenuhi oleh siswa-siswa baru yang sedang berbaris rapi.
"Kenapa baru datang?".
Tanya seseorang
"Panjang Kak kalo harus
dijelasin, bisa sampe besok". Jawab Gue cuek
"Ya sudah sana masuk barisan".
Gue pun berjalan menuju barisan belakang
"Selamat pagi semuanya,
perkenalkan Nama Saya Alvaro Saya menjabat sebagai Ketua
Osis..Blaaa...Blaaa..Blaa".
"Duh lama banget sih
ngomongnya mana panas, haus lagi". Batin Gue
"Hai, Gue Sandra".
Seseorang disebelah Gue mengulurkan tangannya
__ADS_1
"Lala". Jawab Gue
tersenyum sambil menjabat tangannya
Tanpa melepaskan jabat tangan,
dia menatap Gue dari atas sampai bawah.
"Gue suka gaya Lo, kita
temenan ya". Gue menatapnya aneh
"Heh buat dua orang cewek
yang dibelakang harap perhatikan Saya". Teriak Alvaro
Tersentak dengan teriakannya
membuat Gue seketika diam, beberapa pasang mata kini menatap kearah Gue.
"Mau banget diperhatiin
ya?". Jawaban Sandra membuat gue terbelak kaget dan langsung menatap
kearahnya
"Gila nih anak berani
banget". Batin Gue
"Kalian berdua
kedepan". Alvaro membentak
"Diam disini jangan bersuara
sampai acaranya selesai". Gue dan Sandra hanya mengangguk
"Jadi sekarang kalian semua
bisa masuk ke kelas kalian masing-masing, untuk yang belum tahu dimana kelasnya
bisa lihat di mading".
"Kalian juga masuk
kelas". Ucapnya dan berjalan meninggalkan lapangan
"Lo udah tau kelas Lo
dimana?".
"IPA 2".
"Gue dimana ya?".
dimading". Gue mengangguk dan berjalan menuju mading
"Lo bantu cari Nama Gue
yaa".
"Lala kok Nama Lo gak ada
disetiap kelas sih".
"Ahh masa sih bentar Gue
juga masih nyari".
"Iyaa gak ada Nama Lala
disini".
"Nama Gue Violla".
"Ohh, nih Gue nemu Violla
Revanista Kinder dikelas IPA 2".
"Yesss kita sekelas"
ucapnya sambil Loncat-Loncat.
"Yaudah ayo masuk, kelasnya
dimana?".
***
"Lo gak pesen
makanan?". Tanya Sandra
"Gak, gak laper Gue".
Gue sambil meminum Es Teh
"Lo tau gak Most Wanted yang
anak 12 IPA 1".
"Yang mana?".
"Ah masa Lo gak tau sih Dia
__ADS_1
tuh keren, ganteng, kalo liat Dia turun dari Mobilnya duhh Gue lihatnya gak
tahan".
"Tadi pagi aja Gue liat Dia
dikerubungin sama cewek-cewek di parkiran".
"Siapa?".
"Raffa".
"Ohhhh".
***
"Lala, Lo pulang sama
siapa?".
"Gue nunggu jemputan
dihalte".
"Naik Bis Lo? Kasian amat
udah ayo Gue anterin deh Gue bawa Mobil kok". Ucapnya dengan tawa meledek
"Engga, Gue dijemput
Abang".
"Ohhh ya udah deh kalo gitu
Gue duluan ya". Ucap Sandra masuk kedalam Mobil, menancapkan gas dan
langsung pergi
Tinn...Tinnn....
"Masuk". Gue mengangguk
"Abang lama". Ucap Gue
cemberut
"Biasa jumpa Fans
dulu".
"Langsung pulang nih?".
Tanya nya, Gue mengangguk
"Bang Ayah sama Bunda kapan
pulang sih sepi banget ni rumah". Ucap Gue berjalan masuk kedalam rumah
"Gak tau". Ucapnya
sambil memainkan Handphonenya
"Gue masuk kamar dulu".
Dia mengangguk
***
"Heh Lo mau dugem ya".
Ucapnya sambil tersenyum menggoda
"Engga ihhh".
"Terus mau kemana?".
"Biasa lah ke
Basecamp".
"Awas Lo dugem, Gue mutilasi
Lo".
"Serem amatt".
"Gue berangkat dulu jangan
kangen Gue ya". Ucap Gue setelah mencium pipinya
"Jangan pulang malem-malem
nanti Lo Gue kunciin".
"Biasanya juga pulang
malem".
"Kali ini gak boleh atau Gue
mutilasi Lo".
"Siappp".
__ADS_1