
“Haii”. Ucap Gue menyapa seseorang yang
berdiri didepan Mobilnya
“Masuk”. Ucapnya ketus
“Nih
cowok kenapa?”. Gumam Gue dalam hati
Selama perjalanan tidak ada sepatah kata
apa pun yang keluar dari mulut kita berdua.
“Kok ke Danau?”. Ucap Gue ketika Mobil
yang Gue tumpangi ini berhenti di Danau
“Turun dulu”. Ucapnya ketus Gue pun
turun dan Dia langsung menarik tangan Gue menuju pinggir danau
“Lo kenapa sih?”. Ucap Gue
“Lo pikir aja sendiri”. Ucapnya ketus Gue
Diam
“Kenapa diam?”. Bentak Dia
“Ya kan Lo suruh Gue mikir, ini Gue lagi
mikir”. Ucap Gue poLos
“Gak peka Lo jadi cewek”. Ucapnya cuek
“Kalo ada masalah tuh diomongin bukan
bentak-bentak gini”. Tegas Gue
“Siapa Willy?”. Tanya Dia cuek
pandangannya terus menatap kedepan
“Willy, temen Gue”. Ucap Gue
“Kok
Dia tau Willy ya”. Gumam Gue dalam hati bingung
“Ngapain Willy comment ISTAGRAM Kamu
kaya gitu”.
“Ya gak tau”. Jawab Gue sinkat
“Udah ah ayo pulang”. Ucapnya langsung
menarik tangan Gue
\~\~\~
“Maka….”. Belum saja Gue mengakhiri
perkataan Gue Dia dan Mobil nya sudah melesat pergi meninggalkan rumah Gue
“Dih
Dia kenapa sih cemburu? Kok kaya anak kecil sih, lahh pusing Gue”. Ucap Gue dan
membantingkan tubuh Gue Diatas Kasur
LINE
Lala
: Lo
udah sampai rumah? (read)
Lala
: Lo
marah?(read)
Lala
: Gue
salah apa? (read)
Lala
: Yang
comment kan Willy kok Lo marahnya sama Gue(read)
Lala
: Gue
kan gak respon Dia(read)
Lala
: Bales
jangan cuma di read (read)
Lala
: Serah
Lo deh capek(read)
“Argggg
kenapa sih kaya anak kecil banget”. Teriak Gue dikamar
“Ayah Bunda”.
Hening
Tidak
ada jawaban
“Gak ada kali ya”. Ucap Gue
***
Karena mood Gue lagi gak bagus jadi Gue
ke Basecame dan langsung masuk ke ruangan tercinta Gue. Disana ada Angga yang
masih berbaring di atas Kasur.
Gue duduk di bawah Kasur, memeluk kedua
kaki yang Gue lipat dan menundukan kepala Gue.
“La?”. Ucap seseorang
“Eh Ga, udah baikan Lo?”.
“Udah dari kemarin lagian cuma memar
aja, kaki juga udah gak sakit”. Ucap nya Gue mengangguk
“Varo kayanya marah Ga”.
“Marah kenapa?”. Gue pun menceritakannya
“Ya Lo jelasin aja yang sebenernya”.
“Harus banget Gue jelasin ke Dia kalo Willy
itu mantan Gue”. Angga mengangguk
__ADS_1
“Lo aja yang jelasin, Gue gak mau
bahas-bahas Willy”.
“Kalian yang pacaran kok Gue yang
jelasin”. Ucapnya bingung
“Bantu Gue lah”.
“Iyaa, iyaa nanti Gue bantu jelasin ke
si Varo”. Ucapnya Gue tersenyum
“Ga Gue balik”. Ucap Gue
“Baru juga datang”.
“Mau ke café Gue ngo-ngopi biar gak
pusing”. Ucap Gue
“Ikut lahh”.
“Gak, lagi pingin sendiri”.
“Ya udah hati-hati”. Gue mengangguk
***
“Kemana Boss?”. Tanya salah satu anggota
Gue
“Balik”. Ucap Gue singkat
“Belum juga setengah jam Lo sampe”. Vino
Gue menghiraukannya dan berjalan keluar menuju mobil
\~\~\~
“Mba cappuccino 1”.
“Iya silahkan ditunggu”.
Gue berjalan mencari kursi yang kosong
“Mba ini pesanan nya”.
“Makasih”.
Gue meneguk setiap tetes cappuccino.
Menghirup aroma coffee membuat Gue riLa.
\~\~\~
LINE
Angga
: Dimana
Lo?
Lala
: Masih di café
Angga
: Udah
malem
Lala
: Gue
tau
Angga
banyak minum coffee gak baik
Lala
: Iyaa
Angga
: Lo
gak kesini?
Lala : Lo urus aja lah lagian Lo
udah sembuh kan?Gue lagii males
Angga
: Ya
udah sekarang Lo pulang udah jam 8
Lala
: Hmmm(read)
***
“Var Gue mau ngomong”. Angga
“Iya ngomong aja”.
“Soal masalah Lo sama Lala”.
“Kenapa gak Dia aja yang ngejelasin ke Gue?”.
Angga mengangkat kedua bahunya
“Jadi Willy itu Leader geng TIGER Dia
mantan Lala 2 tahun lalu”. Semua orang di Basecame menatap Angga dengan tidak
percaya
“Kok bisa?”. Tanya Vino
“Dulu pertama ketemu di balapan liar,
terus gak lama mereka deket, mereka pacaran dan cuma Gue yang tau, karena Lala
gak mau sampe Willy tau kalo Dia Leader Bradley”. Varo Diam mencerna setiap
kata yang dikeluarkan oleh Angga
“Jadi Lo gak usah marah-marah sama Lala,
si Willy emang gitu orangnya tengil banget”. Jelas Angga
“Sekarang Lala dimana?”. Tanya Varo
“Tadi masih di Boober café sekarang gak
tau”.
“Gue kerumahnya deh”. Ucap Varo beranjak
berdiri
“Jangan sekarang, mood nya lagi gak
bagus”. Cegah Angga dan Varo kembali duduk
TELEPON
Dretttt..(suara
__ADS_1
handphone bergetar)
“Hallo”. Gue
“Gue
minta maaf, lagian kenapa Lo gak jelasin ke Gue sih”.
“Gue
mau jelasin gimana, tadi Gue mau bilang makasih aja Lo langsung balik, line Gue
Cuma di read”.
“Maaf…maaf”.
“Ya
udah gak usah dibahas lagi”.
“Gak
kesini?”.
“Engga,
mood Gue jelek males”.
“Gak
mau ketemu Gue apa?”.
“Terakhir
ketemu Lo hari ini mood Gue jadi gini, jadi males”.
“Dihh,,
maaf ya maaf sayang”.
“Iya
gak apa-apa”.
“Sebagai
permintaan maaf besok kan malem minggu kita kencan lagi ya”.
“Serah
Lo”.
“Okee,,
istirahat ya,, Gue disini menjalankan tugas sebagai anggota Bradley dulu”.
“Iyaaa
udah ya byee”.(Gue menutup teleponnya)
***
“Bang?”. Ucap Gue yang baru saja masuk
kedalam kamar Bang Raffa
“Apaan?”.
LINE
Sandra
: La
Gue izin ya, Nenek Gue sakit, Gue mau ke Surabaya 3 sampe 4 hari
Lala
: Ohh
okee, hati-hati, salam buat keluarga Lo, semoga cepet sembuh Nenek Lo
Sandra
: Oke
makasih La
\~\~\~
“Bang?”.
“Apaan?”.
“Si Sandra ke Surabaya?”.
“Iya Neneknya sakit nih barusan nge Line
Gue”. Ucapnya Gue mengangguk
“Bang main PS yuk”
“Balap mobil tapi”.
“Iyaaa”. Gue dan Bang Raffa langsung
menyalakan TV dan bermain PS
“Ahahahah Lo kalah”. Ucap Gue mendorong
badan Bang Raffa
“Satu kali lagi, kali ini Gue menang”.
Ucapnya penuh ambisi
“Ayok lahhh”. Ucap Gue
***
Di Basecame malam ini hanya 10 orang
yang hadir kata Angga. Entah mereka pada kemana yang jelas gak ada konfirmasi
ke Gue, mungkin mereka dimarahin sama Emaknya lagi.
\~\~\~
“Curang Lo”. Teriak Gue
“Hahahah yang penting Gue menang”.
Ucapnya tertawa
“Ihhh rese ahh sekali lagi”. Ucap Gue
“Ayo lah”. Ucapnya yang masih
senyum-senyum bahagia karena menang
“Bang Ayah sama Bunda kemana sih? Dari
tadi siang gak ada?”. Pandangan Gue fokus ke layar kaca
“Ke rumah Tante Risa”. Jawabnya masih
fokus ke layar kaca
“Nginep?”.
“Kagak tau”.
“Pause dulu ada telepon Gue”. Ucap Gue
TELEPON
“Hallo
kenapa Vin?”.
__ADS_1
“Boss,
Lo harus kesini,