The Bradley

The Bradley
35. Varo Marah


__ADS_3

“Haii”. Ucap Gue menyapa seseorang yang


berdiri didepan Mobilnya


“Masuk”. Ucapnya ketus


“Nih


cowok kenapa?”. Gumam Gue dalam hati


Selama perjalanan tidak ada sepatah kata


apa pun yang keluar dari mulut kita berdua.


“Kok ke Danau?”. Ucap Gue ketika Mobil


yang Gue tumpangi ini berhenti di Danau


“Turun dulu”. Ucapnya ketus Gue pun


turun dan Dia langsung menarik tangan Gue menuju pinggir danau


“Lo kenapa sih?”. Ucap Gue


“Lo pikir aja sendiri”. Ucapnya ketus Gue


Diam


“Kenapa diam?”. Bentak Dia


“Ya kan Lo suruh Gue mikir, ini Gue lagi


mikir”. Ucap Gue poLos


“Gak peka Lo jadi cewek”. Ucapnya cuek


“Kalo ada masalah tuh diomongin bukan


bentak-bentak gini”. Tegas Gue


“Siapa Willy?”. Tanya Dia cuek


pandangannya terus menatap kedepan


“Willy, temen Gue”. Ucap Gue


“Kok


Dia tau Willy ya”. Gumam Gue dalam hati bingung


“Ngapain Willy comment ISTAGRAM Kamu


kaya gitu”.


“Ya gak tau”. Jawab Gue sinkat


“Udah ah ayo pulang”. Ucapnya langsung


menarik tangan Gue


\~\~\~


“Maka….”. Belum saja Gue mengakhiri


perkataan Gue Dia dan Mobil nya sudah melesat pergi meninggalkan rumah Gue


“Dih


Dia kenapa sih cemburu? Kok kaya anak kecil sih, lahh pusing Gue”. Ucap Gue dan


membantingkan tubuh Gue Diatas Kasur


LINE


Lala


: Lo


udah sampai rumah? (read)


Lala


: Lo


marah?(read)


Lala


: Gue


salah apa? (read)


Lala


: Yang


comment kan Willy kok Lo marahnya sama Gue(read)


Lala


: Gue


kan gak respon Dia(read)


Lala


: Bales


jangan cuma di read (read)


Lala


: Serah


Lo deh capek(read)


“Argggg


kenapa sih kaya anak kecil banget”. Teriak Gue dikamar


“Ayah Bunda”.


Hening


Tidak


ada jawaban


“Gak ada kali ya”. Ucap Gue


***


Karena mood Gue lagi gak bagus jadi Gue


ke Basecame dan langsung masuk ke ruangan tercinta Gue. Disana ada Angga yang


masih berbaring di atas Kasur.


Gue duduk di bawah Kasur, memeluk kedua


kaki yang Gue lipat dan menundukan kepala Gue.


“La?”. Ucap seseorang


“Eh Ga, udah baikan Lo?”.


“Udah dari kemarin lagian cuma memar


aja, kaki juga udah gak sakit”. Ucap nya Gue mengangguk


“Varo kayanya marah Ga”.


“Marah kenapa?”. Gue pun menceritakannya


“Ya Lo jelasin aja yang sebenernya”.


“Harus banget Gue jelasin ke Dia kalo Willy


itu mantan Gue”. Angga mengangguk

__ADS_1


“Lo aja yang jelasin, Gue gak mau


bahas-bahas Willy”.


“Kalian yang pacaran kok Gue yang


jelasin”. Ucapnya bingung


“Bantu Gue lah”.


“Iyaa, iyaa nanti Gue bantu jelasin ke


si Varo”. Ucapnya Gue tersenyum


“Ga Gue balik”. Ucap Gue


“Baru juga datang”.


“Mau ke café Gue ngo-ngopi biar gak


pusing”. Ucap Gue


“Ikut lahh”.


“Gak, lagi pingin sendiri”.


“Ya udah hati-hati”. Gue mengangguk


***


“Kemana Boss?”. Tanya salah satu anggota


Gue


“Balik”. Ucap Gue singkat


“Belum juga setengah jam Lo sampe”. Vino


Gue menghiraukannya dan berjalan keluar menuju mobil


\~\~\~


“Mba cappuccino 1”.


“Iya silahkan ditunggu”.


Gue berjalan mencari kursi yang kosong


“Mba ini pesanan nya”.


“Makasih”.


Gue meneguk setiap tetes cappuccino.


Menghirup aroma coffee membuat Gue riLa.


\~\~\~


LINE


Angga


: Dimana


Lo?


Lala


:  Masih di café


Angga


: Udah


malem


Lala


: Gue


tau


Angga


banyak minum coffee gak baik


Lala


: Iyaa


Angga


: Lo


gak kesini?


Lala  : Lo urus aja lah lagian Lo


udah sembuh kan?Gue lagii males


Angga


: Ya


udah sekarang Lo pulang udah jam 8


Lala


: Hmmm(read)


***


“Var Gue mau ngomong”. Angga


“Iya ngomong aja”.


“Soal masalah Lo sama Lala”.


“Kenapa gak Dia aja yang ngejelasin ke Gue?”.


Angga mengangkat kedua bahunya


“Jadi Willy itu Leader geng TIGER Dia


mantan Lala 2 tahun lalu”. Semua orang di Basecame menatap Angga dengan tidak


percaya


“Kok bisa?”. Tanya Vino


“Dulu pertama ketemu di balapan liar,


terus gak lama mereka deket, mereka pacaran dan cuma Gue yang tau, karena Lala


gak mau sampe Willy tau kalo Dia Leader Bradley”. Varo Diam mencerna setiap


kata yang dikeluarkan oleh Angga


“Jadi Lo gak usah marah-marah sama Lala,


si Willy emang gitu orangnya tengil banget”. Jelas Angga


“Sekarang Lala dimana?”. Tanya Varo


“Tadi masih di Boober café sekarang gak


tau”.


“Gue kerumahnya deh”. Ucap Varo beranjak


berdiri


“Jangan sekarang, mood nya lagi gak


bagus”. Cegah Angga dan Varo kembali duduk


TELEPON


Dretttt..(suara

__ADS_1


handphone bergetar)


“Hallo”. Gue


“Gue


minta maaf, lagian kenapa Lo gak jelasin ke Gue sih”.


“Gue


mau jelasin gimana, tadi Gue mau bilang makasih aja Lo langsung balik, line Gue


Cuma di read”.


“Maaf…maaf”.


“Ya


udah gak usah dibahas lagi”.


“Gak


kesini?”.


“Engga,


mood Gue jelek males”.


“Gak


mau ketemu Gue apa?”.


“Terakhir


ketemu Lo hari ini mood Gue jadi gini, jadi males”.


“Dihh,,


maaf ya maaf sayang”.


“Iya


gak apa-apa”.


“Sebagai


permintaan maaf besok kan malem minggu kita kencan lagi ya”.


“Serah


Lo”.


“Okee,,


istirahat ya,, Gue disini menjalankan tugas sebagai anggota Bradley dulu”.


“Iyaaa


udah ya byee”.(Gue menutup teleponnya)


***


“Bang?”. Ucap Gue yang baru saja masuk


kedalam kamar Bang Raffa


“Apaan?”.


LINE


Sandra


: La


Gue izin ya, Nenek Gue sakit, Gue mau ke Surabaya 3 sampe 4 hari


Lala


: Ohh


okee, hati-hati, salam buat keluarga Lo, semoga cepet sembuh Nenek Lo


Sandra


: Oke


makasih La


\~\~\~


“Bang?”.


“Apaan?”.


“Si Sandra ke Surabaya?”.


“Iya Neneknya sakit nih barusan nge Line


Gue”. Ucapnya Gue mengangguk


“Bang main PS yuk”


“Balap mobil tapi”.


“Iyaaa”. Gue dan Bang Raffa langsung


menyalakan TV dan bermain PS


“Ahahahah Lo kalah”. Ucap Gue mendorong


badan Bang Raffa


“Satu kali lagi, kali ini Gue menang”.


Ucapnya penuh ambisi


“Ayok lahhh”. Ucap Gue


***


Di Basecame malam ini hanya 10 orang


yang hadir kata Angga. Entah mereka pada kemana yang jelas gak ada konfirmasi


ke Gue, mungkin mereka dimarahin sama Emaknya lagi.


\~\~\~


“Curang Lo”. Teriak Gue


“Hahahah yang penting Gue menang”.


Ucapnya tertawa


“Ihhh rese ahh sekali lagi”. Ucap Gue


“Ayo lah”. Ucapnya yang masih


senyum-senyum bahagia karena menang


“Bang Ayah sama Bunda kemana sih? Dari


tadi siang gak ada?”. Pandangan Gue fokus ke layar kaca


“Ke rumah Tante Risa”. Jawabnya masih


fokus ke layar kaca


“Nginep?”.


“Kagak tau”.


“Pause dulu ada telepon Gue”. Ucap Gue


TELEPON


“Hallo


kenapa Vin?”.

__ADS_1


“Boss,


Lo harus kesini,


__ADS_2