The Bradley

The Bradley
14. Preman Kiaracondong


__ADS_3

Drettttt.....


"Bentar". Ucap Gue kepada semuanya


"Kenapa?". Sandra


"Angkat telepon dulu". Ucap Gue


TELEPON


"Dek tolongin temen Gue". Ucap seorang


disebrang sana


"Kenapa emangnya?".


"Katanya Mobil Dia di halangin sama


pereman-pereman jalanan dan Gue takut kesana sendirian".


"Dimana?".


"Di Kiaracondong".


"Ya udah Gue kesana sama anak-anak, Lo


juga nyusul".


"Iya, iyaa ini Gue dijalan nyusul


kesana".


\~\~\~


"Kita gak jadi berkelompok, temen Abang


Gue dikepung preman jalanan kita tolongin Dia di daerah Kiaracondong".


Jelas Gue


"Siap Boss". Ucap semua


serentak


Kita langsung menuju Lokasi dan Gue lihat


teman Abang Gue memang dikepung oleh sekelompok preman yang Gue itung kira-kita


8 orang. Temen Abang Gue masih ada didalam Mobilnya, Gue lihat salah satunya


membawa batu yang cukup besar yang udah Gue pastiin mereka berniat mecahin kaca


mobilnya.


"STOP!!!!!!". Teriak Gue lantang


membuat mereka semua langsung mengalihkan pandangannya ke arah Gue


"Apa-apaan nih ikut campur?". Ucap


salah satu dari mereka yang Gue rasa itu pemimpin nya


"Bubar atau habis Lo semua". Ancam


Gue


"Hahahah". Mereka tertawa


"Lo pemimpinnya?". Tanya Dia yang


mulai mendekat


"Lo berhenti disitu atau abis Lo".


Ancam Gue


"Ngajak ribut nih cewek, dibaikin malah


bentak-bentak". Ucapnya yang terus mendekat


"SERANG!!!!!!". Ucap Gue teriak dan


anak-anak langsung maju kedepan tapi tidak semuanya mereka sudah tahu bagaimana


kalau ada kejadian seperti ini, Gue mengajarkan kepada mereka untuk satu lawan

__ADS_1


satu, kalo semua maju itu namanya keroyokan. Selagi preman-preman itu sibuk


berkelahi sama anggota Gue.


"Ga, tolongin korban". Ucap Gue yang


masih asik menyaksikan live action ini


"Siap". Ucapnya berlari kearah Mobil


korban


"Hey Lo gak apa-apa?". Ucap Angga


dan ternyata didalam Mobil itu ada seorang laki-laki dan satu perempuan,


perlahan pintu kaca Mobil dibuka


"Gue bukan komplotan mereka jadi Lo aman


sama Gue". Jelas Angga, mereka turun dari Mobil dan berjalan kearah Raffa


yang juga sedang asik menonton Live action ini


"Lo gak apa-apa?". Tanya Raffa


mereka hanya menggeleng dan juga ikut menyaksikan para preman yang sudah


tergeletak sekarang


"CUKUP GUYS". Ucap Gue teriak dan


semua yang tadi memukul preman itu langsung beerhenti, Gue lihat ketua mereka


berusaha bangkit dengan tertatih-tatih.


"Segitu doang?". Sinis Gue berjalan


mendekat


"Awas ya Lo Gue bakalan bikin perhitungan


sama Lo, guys cabut". Ucap pemimpin preman itu ke anak buahnya


"Gue tunggu". Ucap Gue tersenyum


"Bagus kalian gak keluar Mobil".


Ucap Gue berjalan menuju korban dan Bang Raffa


"Adek Gue hebat kan". Ucap Bang


Raffa membanggakan dirinya


"Thanks ya, oh jadi Lo Adek nya


Raffa". Gue hanya mengangguk


"Kalo ada masalah kayak tadi Lo bisa


telpone Gue, minta aja nomornya ke Bang Raffa". Ucap Gue


"Iyaaa, sekali lagi makasih ya,


emmmm". Ucapnya tertahan Gue mengerti maksudnya


"Lala". Ucap Gue menyodorkan tangan


kanan


"Oh iya makasih Lala dan


teman-temannya". Ucap perempuan itu tersenyum Gue mengangguk


"Guys kita kempali keposisi tugas".


Ucap Gue


"Siap Boss". Ucap mereka serentak


dan langsung masuk ke mobil masing-masing


"Gue cabut duluan". Ucap Gue ke Bang


Raffa dan teman-temannya

__ADS_1


"Iyaa, sekali lagi makasih". Ucap


perempuan itu ya Gue kira umurnya sama kaya Gue, sepertinya Dia Adeknya


"Makasih mulu". Ucap Gue tersenyum


dan mereka juga


"Bang jangan pulang malem-malem lagi


banyak Begal". Ucap Gue berbisik ditelinganya


"Yeyyy, Gue mah gak takut". Ucapnya


dan Gue menaikan satu alis Gue


"Kan Gue punya Adek yang pemberani ini


jadi tinggal Gue telepon nanti Lo datang sama teman-teman Lo". Gue hanya


tersenyum dan masuk kedalam Mobil


"Raf, Adek Lo keren banget Dia Leader


Bradley". Ucap Kevin teman Raffa


"Iyaaa Dia Leader mereka". Ucap


Raffa sambil melihat Mobil Gue yang berjalan menjauh


"Gak nyangka Gue". Ucap Kevin masih


tidak percaya


"Udah malem Lo balik kasian Adek


Lo". Raffa


"Iya thank ya buat Adek Lo".


"Iyaa, nih nomor si Lala kalo ada apa-apa


telepon aja Dia jangan sungkan-sungkan, udah tugas Dia membasmi orang-orang


yang kaya tadi". Ucap Raffa memberikan nomor Lala


"Gue balik dulu". Ucapnya masuk


kedalam Mobil


"Iya hati-hati". Ucap Raffa yang


juga masuk kedalam Mobil dan menuju pulang karena sekarang sudah jam 11.30


***


"La gimana kalo mereka kesini?".


Ucap Alvaro


"Lo takut?". Jawab Gue menatapnya


"Ya engga sih kalo rame-rame".


Ucapnya


"Udah ahh Gue balik duluan ya". Ucap


Gue


"Hati-hati boss". Ucap


mereka serentak Gue mengangguk


\~\~\~


"Dek kata temen Gue makasih udah


nolongin". Ucap Bang Raffa yang melihat Gue berjalan kearahnya


"Makasih mulu, santai aja kali".


Ucap Gue cuek


"Gue mau ke kamar ya capek". Lanjut

__ADS_1


Gue dan dijawab anggukan Bang Raffa


__ADS_2