
Drettttt.....
"Bentar". Ucap Gue kepada semuanya
"Kenapa?". Sandra
"Angkat telepon dulu". Ucap Gue
TELEPON
"Dek tolongin temen Gue". Ucap seorang
disebrang sana
"Kenapa emangnya?".
"Katanya Mobil Dia di halangin sama
pereman-pereman jalanan dan Gue takut kesana sendirian".
"Dimana?".
"Di Kiaracondong".
"Ya udah Gue kesana sama anak-anak, Lo
juga nyusul".
"Iya, iyaa ini Gue dijalan nyusul
kesana".
\~\~\~
"Kita gak jadi berkelompok, temen Abang
Gue dikepung preman jalanan kita tolongin Dia di daerah Kiaracondong".
Jelas Gue
"Siap Boss". Ucap semua
serentak
Kita langsung menuju Lokasi dan Gue lihat
teman Abang Gue memang dikepung oleh sekelompok preman yang Gue itung kira-kita
8 orang. Temen Abang Gue masih ada didalam Mobilnya, Gue lihat salah satunya
membawa batu yang cukup besar yang udah Gue pastiin mereka berniat mecahin kaca
mobilnya.
"STOP!!!!!!". Teriak Gue lantang
membuat mereka semua langsung mengalihkan pandangannya ke arah Gue
"Apa-apaan nih ikut campur?". Ucap
salah satu dari mereka yang Gue rasa itu pemimpin nya
"Bubar atau habis Lo semua". Ancam
Gue
"Hahahah". Mereka tertawa
"Lo pemimpinnya?". Tanya Dia yang
mulai mendekat
"Lo berhenti disitu atau abis Lo".
Ancam Gue
"Ngajak ribut nih cewek, dibaikin malah
bentak-bentak". Ucapnya yang terus mendekat
"SERANG!!!!!!". Ucap Gue teriak dan
anak-anak langsung maju kedepan tapi tidak semuanya mereka sudah tahu bagaimana
kalau ada kejadian seperti ini, Gue mengajarkan kepada mereka untuk satu lawan
__ADS_1
satu, kalo semua maju itu namanya keroyokan. Selagi preman-preman itu sibuk
berkelahi sama anggota Gue.
"Ga, tolongin korban". Ucap Gue yang
masih asik menyaksikan live action ini
"Siap". Ucapnya berlari kearah Mobil
korban
"Hey Lo gak apa-apa?". Ucap Angga
dan ternyata didalam Mobil itu ada seorang laki-laki dan satu perempuan,
perlahan pintu kaca Mobil dibuka
"Gue bukan komplotan mereka jadi Lo aman
sama Gue". Jelas Angga, mereka turun dari Mobil dan berjalan kearah Raffa
yang juga sedang asik menonton Live action ini
"Lo gak apa-apa?". Tanya Raffa
mereka hanya menggeleng dan juga ikut menyaksikan para preman yang sudah
tergeletak sekarang
"CUKUP GUYS". Ucap Gue teriak dan
semua yang tadi memukul preman itu langsung beerhenti, Gue lihat ketua mereka
berusaha bangkit dengan tertatih-tatih.
"Segitu doang?". Sinis Gue berjalan
mendekat
"Awas ya Lo Gue bakalan bikin perhitungan
sama Lo, guys cabut". Ucap pemimpin preman itu ke anak buahnya
"Gue tunggu". Ucap Gue tersenyum
"Bagus kalian gak keluar Mobil".
Ucap Gue berjalan menuju korban dan Bang Raffa
"Adek Gue hebat kan". Ucap Bang
Raffa membanggakan dirinya
"Thanks ya, oh jadi Lo Adek nya
Raffa". Gue hanya mengangguk
"Kalo ada masalah kayak tadi Lo bisa
telpone Gue, minta aja nomornya ke Bang Raffa". Ucap Gue
"Iyaaa, sekali lagi makasih ya,
emmmm". Ucapnya tertahan Gue mengerti maksudnya
"Lala". Ucap Gue menyodorkan tangan
kanan
"Oh iya makasih Lala dan
teman-temannya". Ucap perempuan itu tersenyum Gue mengangguk
"Guys kita kempali keposisi tugas".
Ucap Gue
"Siap Boss". Ucap mereka serentak
dan langsung masuk ke mobil masing-masing
"Gue cabut duluan". Ucap Gue ke Bang
Raffa dan teman-temannya
__ADS_1
"Iyaa, sekali lagi makasih". Ucap
perempuan itu ya Gue kira umurnya sama kaya Gue, sepertinya Dia Adeknya
"Makasih mulu". Ucap Gue tersenyum
dan mereka juga
"Bang jangan pulang malem-malem lagi
banyak Begal". Ucap Gue berbisik ditelinganya
"Yeyyy, Gue mah gak takut". Ucapnya
dan Gue menaikan satu alis Gue
"Kan Gue punya Adek yang pemberani ini
jadi tinggal Gue telepon nanti Lo datang sama teman-teman Lo". Gue hanya
tersenyum dan masuk kedalam Mobil
"Raf, Adek Lo keren banget Dia Leader
Bradley". Ucap Kevin teman Raffa
"Iyaaa Dia Leader mereka". Ucap
Raffa sambil melihat Mobil Gue yang berjalan menjauh
"Gak nyangka Gue". Ucap Kevin masih
tidak percaya
"Udah malem Lo balik kasian Adek
Lo". Raffa
"Iya thank ya buat Adek Lo".
"Iyaa, nih nomor si Lala kalo ada apa-apa
telepon aja Dia jangan sungkan-sungkan, udah tugas Dia membasmi orang-orang
yang kaya tadi". Ucap Raffa memberikan nomor Lala
"Gue balik dulu". Ucapnya masuk
kedalam Mobil
"Iya hati-hati". Ucap Raffa yang
juga masuk kedalam Mobil dan menuju pulang karena sekarang sudah jam 11.30
***
"La gimana kalo mereka kesini?".
Ucap Alvaro
"Lo takut?". Jawab Gue menatapnya
"Ya engga sih kalo rame-rame".
Ucapnya
"Udah ahh Gue balik duluan ya". Ucap
Gue
"Hati-hati boss". Ucap
mereka serentak Gue mengangguk
\~\~\~
"Dek kata temen Gue makasih udah
nolongin". Ucap Bang Raffa yang melihat Gue berjalan kearahnya
"Makasih mulu, santai aja kali".
Ucap Gue cuek
"Gue mau ke kamar ya capek". Lanjut
__ADS_1
Gue dan dijawab anggukan Bang Raffa