
“Lala, Raffa bangun sekolah”. Teriak
Bunda dari bawah
“Iya Bun ini udah siap kok”. Gue
“Selamat pagi Bunda Ayah ku yang
tercinta”. Ucap Gue
“Pagi Sayang”. Ucap mereka Gue langsung
duduk dikursi meja makan
“Selamat pagi Ayah Bunda Adek”. Ucap Bang
Raffa yang baru saja datang
“Pagi Sayang, nih sarapannya”. Ucap
Bunda memberikan sepasang Roti berisi selai cokelat
Dretttt.....
LINE
Varo
: Gue
didepan
Lala
: Depan
rumah Gue?
Varo
:Iyaa
Lala
: Wait(read)
“Ayah Bunda Aku berangat sekarang ya,
Varo udah didepan”.
“Ya udah nih bawa rotinya buat Varo”. Gue
mengangguk
“Assalamualaikum”. Gue
“Walaikum salam, hati-hati ya”. Bunda
\~\~\~
“Haiii”. Sapa Gue
“Selamat pagi pacar”. Ucapnya
“Pagiii, tumben pakek Mobil”.
“Iya Motor nya gak nyala”.
“Loh kenapa?”.
“Tau tuh butuh kasih sayang sepertinya”.
Ucapnya
“Hahahaha bisa gitu ya”. Ucap Gue
tertawa
“Silahkan masuk”. Ucapnya membukakan
pintu mobil
“Terima kasih”. Ucap Gue tersenyum manis
Dan kita kini sedang diperjalanan menuju
sekolah, berhubung Gue masih lapar jadi roti yang tadi Bunda titip buat Varo Gue
makan heheh.
“Enak banget tuh kayanya, gak
bagi-bagi”.
“Belum sarapan?”. Tanya Gue Dia
menggeleng dengan pandangan masih lurus kedepan
“Nih mana mulut Lo”. Ucap Gue
menyodorkan secuil roti dan Dia membuka mulutnya
__ADS_1
“Eh iya Kamu kemarin ada yang luka
gak?”.
“Ini aja dikit”. Ucap Gue menunjuk sudut
bibir Gue
“Sakit pastii”. Ucapnya
“Engga”.
“Nih buka lagi mulutnya”. Ucap Gue yang
melihat roti dimulutnya sudah habis
“Tadi sih sebenernya ini titipan Bunda
buat Kamu hehehe tapi Aku makan”. Ucap Gue cengengesan
“Gak apa-apa lah makan berdua jadi
romantis”. Ucap nya Gue teersenyum
“Eh iya Kamu masih punya 2 permintaan
kan”. Gue mengangguk
“Mau minta apa?”. Ucapnya penasaran
“Belum dipikirin”.
“Ah lamaa”.
“Bingung deh sama Kamu kadang pake Lo Gue
kadang Aku Kamu kadang juga sayang”.
“Hehehe ya udah mulai sekarang panggil
sayang aja”.
“Tapi geli juga dengernya”.
“Kamu juga membingungkan”. Ucapnya
“Mana mau lagi rotinya”. Ucapnya
merengek
“Heheheh habiss”. Ucap Gue cengengesan
“Perasaan Aku baru makan 2 cuil deh”.
“Ya udah kita makan Bubur Ayam dulu yuk,
tuh didepan”. Ucapnya Gue mengangguk
Kita pun berhenti didepan gerobak Bubur
Ayam dipinggir jalan.
***
“Belajar yang bener yah, nanti pulang
tunggu Aku diparkiran”. Ucapnya mengelus kepala Gue
“Iyaa”. Ucap Gue tersenyum kearahnya
“Aku ke kelas dulu”. Gue mengangguk
***
Gue pun berjalan kearah meja Gue.
Dikelas hanya ada beberapa orang yang datang.
“LALA”. Ucap seorang wanita berteriak
dan langsung menghampiri Gue
“Lo gak apa-apa?”. Tanya Dia panik
memutar-mutar tubuh Gue
“Emangnya Gue kenapa?”. Tanya Gue
“Iihhh kan Lo kemarin berantem sama TIGER”.
“Ohh, gak apa-apa kok”. Ucap Gue santai
“Seriusan Lo gak apa-apa?”. Tanya Dia
yang masih khawatir
“Serius”. Ucap Gue meyakinkan
“Semalem Lo keliling kan?”. Ucap Gue
menurunkan nada suara Gue Dia mengangguk
__ADS_1
“Ada Guru”. Ucap Gue melihat Guru yang
baru saja masuk
“Pak
freeclass dong Pak”.
“Pak
masih ngantuk nih jangan belajar yah”
Ucap beberapa orang dikelas
“Ya sudah kali ini saya kasih kalian free class tapi gak boleh keluar kelas”.
Ucap pak Haris
“Yeayyyy”.
Ucap semua serentak
Gue memainkan hHndphone Gue membuka
beberapa social media yang ada di handphone Gue hingga akhirnya Gue membuka
aplikasi INSTAGRAM banyak notif yang masuk berupa like comment dan followers
baru, Gue lihat beberapa comment dan ternyata itu coment dari Willy.
“Makin
cantik aja Lo”.
“Pacar
Gue nih”.
“Jalan
yuk”.
“I
Love you”.
“I
miss you”.
“Violla
Gue sayang Lo”.
Begitulah beberapa comment Dia
dibeberapa foto di ISTAGRAM Gue.
“Dih
apaan sih si Willy”. Gumam Gue
“Kenapa La?”. Tanya Sandra
“Ini si Willy comment istagram Gue”.
“Kurang kerjaan banget”. Ucap Sandra
Gue menyambungkan Earphone ke handphone
dan telinga Gue, Gue putar lagu kesukaan Gue 2U by David Guetta feat Justin Bieber, dan Gue menelungkupkan wajah
Gue Diatas meja.
***
“San Gue pulang duluan ya”. Ucap Gue
“Balik sama siapa Lo?”.
“Sama Varo”. Ucap Gue yang telah
berjalan keluar kelas
\~\~\~
“Haii”. Ucap Gue menyapa seseorang yang
berdiri didepan Mobilnya
“Masuk”. Ucapnya ketus
“Nih
cowok kenapa?”. Gumam Gue dalam hati
Selama perjalanan tidak ada sepatah kata
apa pun yang keluar dari mulut kita berdua.
“Kok ke Danau?”. Ucap Gue ketika Mobil yang Gue
__ADS_1
tumpangi ini berhenti di Danau