
"LALA!". Ucap seseorang
teriak sambil berjalan menuju meja Gue
"Apaan sih Lo berisik
banget". Ketus Gue
"Gue seneng banget, tadi Gue
ke kantin terus ada Raffa Dia senyum ke Gue". Ucapnya sambiil
senyum-senyum sendiri
"Alay Lo". Ucap Gue menoyor
kepalanya
"Ishhh Lo mah gak bisa liat
sabahat Lo ini sedang senang yahh". Ucapnya memanyunkan bibirnya
"Lo gak cocok jadi Badgirl
kalo sikap Lo kaya anak Alay gini". Ucap Gue sambil memainkan Handphone
"Gue Alay kalo ke Raffa
aja". Ucapnya yang masih kegirangan di senyumin Raffa
"Raffa gak suka cewek
Alay". Ucap Gue yang masih tetap memandang Handphone Gue
"Sok tau Lo, kenal sama Dia
aja engga kan?". Ucapnya
"Ya udah kalo gak
percaya". Ucap Gue yang masih fokus dengan Handphone
"Lala Lo beli followers ya
kok followers Lo banyak sih?". Ucap Sandra sambil
mengotak-atik Handphonya
"Engga". Jawab Gue
singkat
"WHATT!!!!!". Ucapnya
teriak
"Apaan sih Lo
berisik". Bentak Gue mentoyor kepalanya
"Lo kok bisa follow followan
sama My Honey Gue sih".
"My Honey, siapa?".
Ucap Gue menerutkan dahi
"Ini Raffa". Menunjukan
Handphone
"Ohh Dia yang follow Gue".
"Awas Lo nikung Gue buat
dapetin Raffa". Ancam Sandra dan Gue tertawa terbahak-bahak
"Gak akan Gue suka sama
Dia". Ucap Gue dengan masih tertawa
"Ishh si Raffa upload foto
sama cewek peluk-pelukan lagi tapi gak keliatan muka ceweknya ketutup
jaket". Ucap Sandra
"Mana Gue liat?".
"Nihh". Menyodorkan
Handphone
"Temennya kali". Ucap
Gue yang sebenarnya di foto itu Gue
"Captionnya I will
always keeping of you, and I Love you forever, ahhh Gue cemburu".
Ucapnya menangis dan Gue hanya tertawa kecil
"Lo mah malah
ketawa-tawa". Ucap nya melirik Gue
"Lo mau Gue ajak ke tempat
yang asik gak?". Ajak Gue
"Kemana? Gue lagi galau nih
baca caption Raffa dan liat fotonya". Ucapnya
"Nanti malem ikut Gue".
"Lo mau ngajak Gue dugem ya?
Udah bosen Gue mah, udah sering ketempat begituan".
"Kagak ini tempat lebih
seruu dari tempat dugem".
"Kemana?".
"Lo mau ikut apa
engga?". Dia mengangguk
"Nanti malem Lo ke rumah Gue
okay". Dia mengangguk paham
LINE
Sandra : Gue udah depan rumah Lo nih
Lala : Gue keluar bentar lagi, tungguin aja (read)
"Bang Gue ke Bascamp
ya". Ucap Gue berjalan menghampiri Abang yang sedang bermain PS
"Iyaa, oleh-oleh ya".
"Iya Bang". Ucap Gue
sambil mencium pipi Abang
"Assalamualaikum". Ucap
Gue
"Waalaikumsalam".
Jawabnya yang masih fokus menatap TV
__ADS_1
***
"Sorry lama". Ucap Gue
"Ya udah nih Lo yang
bawa". Ucapnya menyerahkan kunci Mobilnya
"Gue bawa Mobil
sendiri". Ucap Gue
"Oh iya udah dehh".
"Lo ikutin Gue aja ya".
Dia mengangguk
Sesampai disana.
"La kok ke Basecamp nya
Bradley sih?". Ucapnya
"Loh tau Bradley
ternyata". Gue
"Ya siapa sih yang gak tau
Bradley, Lo angota disini? Gila gila, Gue pingin masuk nih Club dari SMP, tapi
katanya ada syaratnya".
"Syarat? Lo kira mau masuk
Universitas pake syarat-syarat". Ucap Gue tertawa tapi memang benar sih
ada syarat tertentu yang mau masuk Club ini
"Kok Lo bisa jadi anggota
Bradley sih?". Tanya nya sambil berjalan disamping Gue
"Ya bisa lah". Ucap Gue
tersenyum
"Assalamualaikum". Ucap
Gue masuk kedalam
"Walaikumsalam". Ucap
semuanya dan melihat kearah Gue
"Ehh Boss udah
datang baru juga jam 7 biasanya Lo datang jam 9 atau jam 10". Pian
"Kangen kalian". Ucap
Gue tersenyum
"Gue juga kagen Lo Boss".
Ucap Vino yang mendekat ingin memeluk Gue
"Apaan Lo peluk-peluk
Gue". Ucap Gue mundur dan melepaskan pelukannya
"Hehehe katanya
kangen". Ucapnya tersenyum
"Kenapa cuma
seginian?". Tanya Gue
"Masih pada dijalan".
Angga dan Gue mengangguk
aja". Lanjut Angga
"Gue lupa, kenalin Dia temen
Gue disekolah, Sandra namanya". Dan Sandra hanya tersenyum kaku
"Wihh cantik juga".
Ucap Vino menggodanya
"Dasar playboy". Ucap
Gue sambil mentoyor kepalanya
"Idihhh Angga si Boss cemburu
sama Gue". Ucapnya teriak padahal Angga berada disisinya
"Lo gak usah teriak sakit
nih telinga Gue". Ucap Angga memegang telinganya
"Dia mau gabung La?".
Tanya Angga (Cuma Angga di Club ini yang berani panggil Gue Lala karena Gue
sama Dia akrab banget bahkan Gue mendirikan Club ini juga dibantu Dia)
"Gak tau". Ucap Gue
berjalan untuk duduk dan Sandra hanya mengikutinya Dia terlihat seperti orang
**** yang senyum-senyum
"Lo senyum-senyum
terus". Ucap Gue
"Hehehe, Gue bingung, tadi
Lo di panggil Boss maksud nya?". Tanya nya Gue hanya
senyum
"Lo bukan salah satu anggota
tapi Lo Leader nya?". Tanya nya dan Gue mengangguk
"Gila-gila, Gue gak mimpi
kan". Ucapnya tak percaya dan Gue mencubit pipi nya
"Sakit ihh". Ucapnya
meringis ketika Gue mencubit pipi nya
"Sakit? Berarti Lo gak
mimpi".
"Gila Gue masih gak nyangka
ternyata Gue sahabatan sama Leader Bradley". Ucapnya
"Lo mau gabung?". Tanya
Gue
"Mau lahh siapa sih yang gak
mau masuk Bradley Club yang keren ini". Ucapnya tersenyum
"Tapi ada syaratnya".
"Iya Gue tau, syaratnya
__ADS_1
apaan?". Ucapnya
"Balapan sama Gue".
"SETUJU". Ucapnya
dengan penuh semangat
"Ya udah yuk balapan".
Ajak Gue
"Ayokk". Ucapnya
\~\~\~
"Okeyy sudah siap semuanya
hitungan tiga kita mulai". Ucap Angga memegang bendera
"Satuu...Dua....Tiga..".
Angga mengibarkan benderanya
Gue memang balapan di jalan bukan
di sirkuit tapi jalanan ini sepi kalo malam jarang sekali ada kendaraan lain
yang melintas dan kenapa Gue boleh balapan dijalan raya ini? Karena Gue meminta
ke Polisi untuk diperbolehkan balapan disini, dan Polisi memperbolehkan dan Gue
membangun seperti rumah kecil tempat Basecamp kita.
"Gue yang menang". Ucap
Gue yang sudah lebih dulu menginjak garis finish
Setiap balapan memang selalu Gue
yang menang dan bukan berarti kalau kalah tidak bisa masuk Club kita, itu
tergantung Gue, karena Gue yang memutuskan, Gue gak hanya melihat dari
bagaimana Dia balapan tapi Gue juga lihat bagaimana semangatnya buat ngalahin
Gue balapan dan apa tujuan Dia mau gabung sama Club kita.
"Lo keren sumpah". Ucap
Sandra dan Gue hanya tersenyum
"Ga semua udah
datang?". Tanya Gue
"Udah La". Jawab Angga
"Kumpulin semua".
"Semua kumpul". Ucapnya
teriak disebelah Gue
"Lo kalo mau teriak
jauh-jauh dari Gue, berisik". Ketus Gue Dia hanya cengengesan dan semua
sudah berbaris rapi termasuk Angga dan Sandra
"Disini ada anggota baru
namanya Sandra Gue harap yang lain bisa bantu bimbing Dia ya".
"Siap Boss".
Ucap semua serentak
"Sekarang kita siap-siap
ya".
"Kita Konvoi lagi atau
berkelompok Boss?". Tanya salah seorang
"Kita konvoi untuk hari ini
besok baru kita berkelompok lagi". Ucap Gue
"Siap Boss".
Ucap semuanya serentak Gue lihat Sandra yang masih kaku karena belum terbiasa
"Oke kita cabut
sekarang". Ucap Gue langsung berjalan ke mobil di ikuti anggota lainnya
"Kita mau keliling jaga
malam kan?". Tanya Sandra kepada Angga
"Iyaa, Lo tau juga
ternyata".
"Iya lah Gue tuh pingin
masuk Bradley dari SMP". Angga hanya mengangguk
Kita pun konvoi menelusuri
jalanan Kota Bandung ini, dan tidak terasa sudah jam 1 malam itu pertanda semua
anggota harus kembali ke Basecamp.
"Terima kasih untuk hari
ini, Gue cabut bye". Ucap Gue sambil melambaikan tangan kepada semuanya
"Gue seneng deh akhirnya
bisa gabung sama Bradley". Ucapnya sambil senyum-senyum
"Lo harus kumpul tiap hari
kalo Lo absen, Lo harus izin ke Gue atau Angga". Dia hanya mengangguk
"Dan Lo ga usah bahas
tentang Bradley disekolah".
"Lah kenapa?".
"Posisi Gue jadi Leader tuh
gak dipublikasi ke orang-orang jadi cukup anggota aja yang tau, itu salah satu
peraturan di Bradley".
"Kenapa gak Lo publikasi?
Orang-orang banyak yang pingin tau siapa Leader Bradley".
"Mereka gak perlu tau, Gue
gak suka dikenal banyak orang apalagi dengan status Gue sebagai Leader Bradley,
menurut Gue menjadi Leader Bradley bukan suatu yang patut dibangga-banggakan ke
orang-orang tapi itu suatu tugas yang cukup berat buat Gue, jadi Leader dalam
suatu organisasi itu gak gampang tanggung jawabnya besar, Gue harus relain
keselamatan Gue demi keselamatan Anggota Gue itu tugas Leader. Gue gak mau
dianggap beda atau lebih tinggi hanya karena Gue Leader Bradley Gue mau dipandang
sama kaya orang-orang biasa. Dan Gue gak anggap kalian lebih rendah dari Gue hanya
__ADS_1
karena status, bagi Gue Bradley adalah keluarga kedua Gue". Ucap Gue
sambil masuk kedalam Mobil dan kita pulang kerumah masing-masing