The Bradley

The Bradley
4. Ancaman Sandra


__ADS_3

"LALA!". Ucap seseorang


teriak sambil berjalan menuju meja Gue


"Apaan sih Lo berisik


banget". Ketus Gue


"Gue seneng banget, tadi Gue


ke kantin terus ada Raffa Dia senyum ke Gue". Ucapnya sambiil


senyum-senyum sendiri


"Alay Lo". Ucap Gue menoyor


kepalanya


"Ishhh Lo mah gak bisa liat


sabahat Lo ini sedang senang yahh". Ucapnya memanyunkan bibirnya


"Lo gak cocok jadi Badgirl


kalo sikap Lo kaya anak Alay gini". Ucap Gue sambil memainkan Handphone


"Gue Alay kalo ke Raffa


aja". Ucapnya yang masih kegirangan di senyumin Raffa


"Raffa gak suka cewek


Alay". Ucap Gue yang masih tetap memandang Handphone Gue


"Sok tau Lo, kenal sama Dia


aja engga kan?". Ucapnya


"Ya udah kalo gak


percaya". Ucap Gue yang masih fokus dengan Handphone


"Lala Lo beli followers ya


kok followers Lo banyak sih?". Ucap Sandra sambil


mengotak-atik Handphonya


"Engga". Jawab Gue


singkat


"WHATT!!!!!". Ucapnya


teriak


"Apaan sih Lo


berisik". Bentak Gue mentoyor kepalanya


"Lo kok bisa follow followan


sama My Honey Gue sih".


"My Honey, siapa?".


Ucap Gue menerutkan dahi


"Ini Raffa". Menunjukan


Handphone


"Ohh Dia yang follow Gue".


"Awas Lo nikung Gue buat


dapetin Raffa". Ancam Sandra dan Gue tertawa terbahak-bahak


"Gak akan Gue suka sama


Dia". Ucap Gue dengan masih tertawa


"Ishh si Raffa upload foto


sama cewek peluk-pelukan lagi tapi gak keliatan muka ceweknya ketutup


jaket". Ucap Sandra


"Mana Gue liat?".


"Nihh". Menyodorkan


Handphone


"Temennya kali". Ucap


Gue yang sebenarnya di foto itu Gue


"Captionnya I will


always keeping of you, and I Love you forever, ahhh Gue cemburu".


Ucapnya menangis dan Gue hanya tertawa kecil


"Lo mah malah


ketawa-tawa". Ucap nya melirik Gue


"Lo mau Gue ajak ke tempat


yang asik gak?". Ajak Gue


"Kemana? Gue lagi galau nih


baca caption Raffa dan liat fotonya". Ucapnya


"Nanti malem ikut Gue".


"Lo mau ngajak Gue dugem ya?


Udah bosen Gue mah, udah sering ketempat begituan".


"Kagak ini tempat lebih


seruu dari tempat dugem".


"Kemana?".


"Lo mau ikut apa


engga?". Dia mengangguk


"Nanti malem Lo ke rumah Gue


okay". Dia mengangguk paham


LINE


Sandra : Gue udah depan rumah Lo nih


Lala : Gue keluar bentar lagi, tungguin aja (read)


"Bang Gue ke Bascamp


ya". Ucap Gue berjalan menghampiri Abang yang sedang bermain PS


"Iyaa, oleh-oleh ya".


"Iya Bang". Ucap Gue


sambil mencium pipi Abang


"Assalamualaikum". Ucap


Gue


"Waalaikumsalam".


Jawabnya yang masih fokus menatap TV

__ADS_1


***


"Sorry lama". Ucap Gue


"Ya udah nih Lo yang


bawa". Ucapnya menyerahkan kunci Mobilnya


"Gue bawa Mobil


sendiri". Ucap Gue


"Oh iya udah dehh".


"Lo ikutin Gue aja ya".


Dia mengangguk


Sesampai disana.


"La kok ke Basecamp nya


Bradley sih?". Ucapnya


"Loh tau Bradley


ternyata". Gue


"Ya siapa sih yang gak tau


Bradley, Lo angota disini? Gila gila, Gue pingin masuk nih Club dari SMP, tapi


katanya ada syaratnya".


"Syarat? Lo kira mau masuk


Universitas pake syarat-syarat". Ucap Gue tertawa tapi memang benar sih


ada syarat tertentu yang mau masuk Club ini


"Kok Lo bisa jadi anggota


Bradley sih?". Tanya nya sambil berjalan disamping Gue


"Ya bisa lah". Ucap Gue


tersenyum


"Assalamualaikum". Ucap


Gue masuk kedalam


"Walaikumsalam". Ucap


semuanya dan melihat kearah Gue


"Ehh Boss udah


datang baru juga jam 7 biasanya Lo datang jam 9 atau jam 10". Pian


"Kangen kalian". Ucap


Gue tersenyum


"Gue juga kagen Lo Boss".


Ucap Vino yang mendekat ingin memeluk Gue


"Apaan Lo peluk-peluk


Gue". Ucap Gue mundur dan melepaskan pelukannya


"Hehehe katanya


kangen". Ucapnya tersenyum


"Kenapa cuma


seginian?". Tanya Gue


"Masih pada dijalan".


Angga dan Gue mengangguk


aja". Lanjut Angga


"Gue lupa, kenalin Dia temen


Gue disekolah, Sandra namanya". Dan Sandra hanya tersenyum kaku


"Wihh cantik juga".


Ucap Vino menggodanya


"Dasar playboy". Ucap


Gue sambil mentoyor kepalanya


"Idihhh Angga si Boss cemburu


sama Gue". Ucapnya teriak padahal Angga berada disisinya


"Lo gak usah teriak sakit


nih telinga Gue". Ucap Angga memegang telinganya


"Dia mau gabung La?".


Tanya Angga (Cuma Angga di Club ini yang berani panggil Gue Lala karena Gue


sama Dia akrab banget bahkan Gue mendirikan Club ini juga dibantu Dia)


"Gak tau". Ucap Gue


berjalan untuk duduk dan Sandra hanya mengikutinya Dia terlihat seperti orang


**** yang senyum-senyum


"Lo senyum-senyum


terus". Ucap Gue


"Hehehe, Gue bingung, tadi


Lo di panggil Boss maksud nya?". Tanya nya Gue hanya


senyum


"Lo bukan salah satu anggota


tapi Lo Leader nya?". Tanya nya dan Gue mengangguk


"Gila-gila, Gue gak mimpi


kan". Ucapnya tak percaya dan Gue mencubit pipi nya


"Sakit ihh". Ucapnya


meringis ketika Gue mencubit pipi nya


"Sakit? Berarti Lo gak


mimpi".


"Gila Gue masih gak nyangka


ternyata Gue sahabatan sama Leader Bradley". Ucapnya


"Lo mau gabung?". Tanya


Gue


"Mau lahh siapa sih yang gak


mau masuk Bradley Club yang keren ini". Ucapnya tersenyum


"Tapi ada syaratnya".


"Iya Gue tau, syaratnya

__ADS_1


apaan?". Ucapnya


"Balapan sama Gue".


"SETUJU". Ucapnya


dengan penuh semangat


"Ya udah yuk balapan".


Ajak Gue


"Ayokk". Ucapnya


\~\~\~


"Okeyy sudah siap semuanya


hitungan tiga kita mulai". Ucap Angga memegang bendera


"Satuu...Dua....Tiga..".


Angga mengibarkan benderanya


Gue memang balapan di jalan bukan


di sirkuit tapi jalanan ini sepi kalo malam jarang sekali ada kendaraan lain


yang melintas dan kenapa Gue boleh balapan dijalan raya ini? Karena Gue meminta


ke Polisi untuk diperbolehkan balapan disini, dan Polisi memperbolehkan dan Gue


membangun seperti rumah kecil tempat Basecamp kita.


"Gue yang menang". Ucap


Gue yang sudah lebih dulu menginjak garis finish


Setiap balapan memang selalu Gue


yang menang dan bukan berarti kalau kalah tidak bisa masuk Club kita, itu


tergantung Gue, karena Gue yang memutuskan, Gue gak hanya melihat dari


bagaimana Dia balapan tapi Gue juga lihat bagaimana semangatnya buat ngalahin


Gue balapan dan apa tujuan Dia mau gabung sama Club kita.


"Lo keren sumpah". Ucap


Sandra dan Gue hanya tersenyum


"Ga semua udah


datang?". Tanya Gue


"Udah La". Jawab Angga


"Kumpulin semua".


"Semua kumpul". Ucapnya


teriak disebelah Gue


"Lo kalo mau teriak


jauh-jauh dari Gue, berisik". Ketus Gue Dia hanya cengengesan dan semua


sudah berbaris rapi termasuk Angga dan Sandra


"Disini ada anggota baru


namanya Sandra Gue harap yang lain bisa bantu bimbing Dia ya".


"Siap Boss".


Ucap semua serentak


"Sekarang kita siap-siap


ya".


"Kita Konvoi lagi atau


berkelompok Boss?". Tanya salah seorang


"Kita konvoi untuk hari ini


besok baru kita berkelompok lagi". Ucap Gue


"Siap Boss".


Ucap semuanya serentak Gue lihat Sandra yang masih kaku karena belum terbiasa


"Oke kita cabut


sekarang". Ucap Gue langsung berjalan ke mobil di ikuti anggota lainnya


"Kita mau keliling jaga


malam kan?". Tanya Sandra kepada Angga


"Iyaa, Lo tau juga


ternyata".


"Iya lah Gue tuh pingin


masuk Bradley dari SMP". Angga hanya mengangguk


Kita pun konvoi menelusuri


jalanan Kota Bandung ini, dan tidak terasa sudah jam 1 malam itu pertanda semua


anggota harus kembali ke Basecamp.


"Terima kasih untuk hari


ini, Gue cabut bye". Ucap Gue sambil melambaikan tangan kepada semuanya


"Gue seneng deh akhirnya


bisa gabung sama Bradley". Ucapnya sambil senyum-senyum


"Lo harus kumpul tiap hari


kalo Lo absen, Lo harus izin ke Gue atau Angga". Dia hanya mengangguk


"Dan Lo ga usah bahas


tentang Bradley disekolah".


"Lah kenapa?".


"Posisi Gue jadi Leader tuh


gak dipublikasi ke orang-orang jadi cukup anggota aja yang tau, itu salah satu


peraturan di Bradley".


"Kenapa gak Lo publikasi?


Orang-orang banyak yang pingin tau siapa Leader Bradley".


"Mereka gak perlu tau, Gue


gak suka dikenal banyak orang apalagi dengan status Gue sebagai Leader Bradley,


menurut Gue menjadi Leader Bradley bukan suatu yang patut dibangga-banggakan ke


orang-orang tapi itu suatu tugas yang cukup berat buat Gue, jadi Leader dalam


suatu organisasi itu gak gampang tanggung jawabnya besar, Gue harus relain


keselamatan Gue demi keselamatan Anggota Gue itu tugas Leader. Gue gak mau


dianggap beda atau lebih tinggi hanya karena Gue Leader Bradley Gue mau dipandang


sama kaya orang-orang biasa. Dan Gue gak anggap kalian lebih rendah dari Gue hanya

__ADS_1


karena status, bagi Gue Bradley adalah keluarga kedua Gue". Ucap Gue


sambil masuk kedalam Mobil dan kita pulang kerumah masing-masing


__ADS_2