The Bradley

The Bradley
25. Kepergok Angga


__ADS_3

Tidak lama kemudian mobil kita sudah


sampai di depan Basecame terlihat banyak sekali Mobil-mobil disana. Gue pun


membuka pintu dan berniat turun, namun Varo menarik tangan Gue dan…


Cup..


Dia mengecup bibir Gue sekilas, membuat


detak jantung gue seperti habis lari marathon 500 meter.


“Kenapa?”. Tanya Dia Gue menggeleng


“I Love You”. Ucapnya berbisik ditelinga


Gue kemudian Dia menciumi dahi pipi dan terakhir Dia mencium bibir Gue sekilas,


Gue hanya Diam entah apa yang harus Gue lakukan saat itu


“Jangan Diam saja sayang”. Ucapnya dan Gue


tersenyum kearahnya


“Masuk”. Ajak Gue Dia mengangguk


Kita masuk ke dalam dengan Dia memegangi


pinggang Gue, terasa rishi apalagi disana banyak anak-anak yang melihat.


“Wihh Boss habis malem mingguan ya rapi


amat kalian”. Ucap Vino


“Iyee sirik ya Lo, makanya punya pacar”.


Ucap Varo


“Gue masuk dulu”. ucap Gue yang Gue


masuk adalah masuk ruangan Gue, Varo mengikuti Gue


“Mau lagi?”. Tanya Dia yang kini duduk


disebelah Gue


“Mau lagi apa?”. Tanya Gue Dia hanya


menggeleng dan tersenyum


“Lala?”.


“Hmmm”. Ucap Gue memainkan handphone Gue


“Violla?”.


“Apaaa?”. Kali ini Gue melihat kearahnya


Dia mendekat kan wajahnya yang sekarang telah tidak ada celah antara wajah


kita, Dia perlahan ******* bibir Gue, Gue masih menggenggam Handphone Gue, Dia


ambil Handphone Gue dan Dia letakan dimeja dekat Kasur. Dia mengajak Gue


berdiri, Dia menarik pinggang Gue kedalam dekapannya, reflex Gue melingkarkan


tangan Gue di lehernya. Kita berciuman cukup lama dan kali ini kita benar-benar


saling menikmatinya, namun ciuman kita tiba-tiba berhenti ketika seseorang


menerobos masuk kedalam ruangan ini. Sontak kita kaget dan melihat kearahnya.


“Ehh sorry Gue ganggu”. Ucapnya gugup


dan langsung berusaha menutup kembali pintunya


“Kenapa Ga?”. Tanya Gue tenang


“Engga ini Gue bawa martabak kita makan


rame-rame di luar”. Ucap Angga dengan gugup


“Iyaa nanti Gue keluar”. Ucap Gue dan Gue


melihat kearah Varo dan Dia tersenyum


“Kaget Gue”. Ucapnya tertawa


“Gue juga hahaha”.


“Ya udah keluar yuk”. Ajak Gue Dia


mengangguk


***


“Wihh mantep nih”. Ucap Gue menghampiri


teman-teman yang lain


“Sorry soal tadi Bro”. Ucap Angga


berbisik ke Varo


“Gak apa-apa slow aja”. Ucap Varo


tersenyum


“Vino habisin dulu tuh di mulut Lo baru


ambil lagi”. Ucap Gue


“Hehehe takut ke abisan Boss”. Ucapnya tidak


jelas karena mulutnya penuh


“Jorok ih”. Ucap Gue mentoyor kepalanya


karena Dia berbicara membuat hujan Lokal


***


“Yuk waktunya menjalankan tugas”. Ucap Gue


“Siap Boss”.


Seperti biasa kita keliling ke


tempat-tempat yang biasanya rawan kejahatan. Gue satu Mobil sama Varo. Dan


tidak terasa sekarang sudah menunjukan jam setengah 2 malam waktunya kita


kumpul kembali ke Basecame.


“La Lo mau pulang sekarang?”. Tanya Varo


“Iyaa, ya udah Gue balik duluan ya


semuanya”. Semua mengangguk


\~\~\~


“Makasih ya”. Ucap Gue setelah turun


dari mobilnya

__ADS_1


“Iyaaa, langsung istirahat ya, Gue


langsung pulang”. Gue mengangguk


“Hati-hati ya”. Ucap Gue tersenyum


kearahnya Dia pun mengangguk


\~\~\~


Gue langsung masuk ke dalam kamar dan


merebahkan badan Gue di Kasur, Gue mengingat kejadian yang tadi Gue alami sama


Varo dan hasilnya Gue senyum-senyum sendiri kaya orang gila hahah.


“Udah


jam 3 aja”.gumam Gue melirik jam dinding dikamar Gue


Gue mencoba menutup mata Gue namun itu


sangat sulit dan pada akhirnya Gue gak tidur sampe pagi.


“Pagi Bang”. Ucap Gue dengan muka kusut


dan berjalan kearah meja makan


“Muka lecek banget”. Ucapnya sambil


mengoleskan selai keselembar roti


“Gak bisa tidur”. Ucap Gue


“Balik jam berapa Lo semalem?”.


“Jam 2 mungkin”.


“Ya udah nih makan dulu”. ucapnya menyodorkan


roti dan segelas susu hangat


“Abang mau kemana rapi amat?”.


“Mau pacaran”. Ucapnya


“Sepagi ini?”.


“Iya perjalanan jauh”.


“Mau kemana emangnya?”.


“Mau tau aja Lo”. Ucapnya Gue hanya


mendengus sambil memakan roti


“Ya udah Gue berangkat dulu, nanti kalo Lo


mau keluar Lo kunci semua ya”. Gue mengangguk


“Hati-hati Bang”. Ucap Gue dan Dia


mencium pangkal kepala Gue


***


TELEPON


“Good


morning sayang”. Ucap seseorang


“Pagii”. Ucap


Gue lesu


banget, jalan-jalan yuk”.


“Belum


tidur Gue, ngantuk”. Ucap Gue


“Lah


kenapa?”.


“Gak


bisa tidur”.


“Ya


udah sekarang tidur gih”


“Iyaaa”. Ucap


Gue langsung menutup teleponnya


Gue mencoba menutup mata Gue dan untuk


sekarang Gue berhasil tidur. Namun Gue terbangun oleh suara Handphone yang dari


tadi gak berhenti-berhenti mengluarkan Suara.


“Siapa


sihh ganggu tidur Gue aja”. Guamam Gue


TELEPON


“Hallo,


siapa?”. Ucap Gue yang masih menutup mata Gue


“Gue


Angga”.


“Oh


kenapa Ga, ganggu aja Lo pagi-pagi”.


“Pagi


apaan ini tuh jam 3 sore bego”.


“Oh


emang iya ya?”. Ucap Gue langsung melirik jam dinding


yang memang benar sekarang jam 3 lewat 10 menit


“Tumbenan


Lo jam segini tidur”.


“Gue


semalem gak tidur”.


“Hahaha


pasti kebayang terus ciuman sama si Varo ya hahaha”. Ucap


nya tertawa terbahak-bahak

__ADS_1


“Ishhh


apaan sih Lo rese, Gue malu kan”.


“Hahaha


sejak kapan ruangan Lo dijadiin tempat mesum hahah”.


“Ihhhh


tau rese Lo Gue tutup nih teleponnya”. Ancam Gue


“Hehehe


slow dong slow, Gue mau curhat nih”.


“Ahh


Lo mah gak tepat Gue baru bangun masa iya langsung dengerin Lo curhat”.


“Ya


udah kita ketemuan aja jadi gak curhat lewat telepon”.


“Kagak


bisa nanti malem aja di Basecame?”.


“Kagakk”.


“Ya


udah Lo jemput Gue, males nyetir Gue”.


“Okee


siap 10 menit lagi Gue otw”.


“Cepet


banget Lo, kagak kagak 1 jam lagi otw”.


“Ah


lamaa”.


“Ya


udah kagak jadi”.


“Iya


deh 1 jam lagi”.


“Okee,


byee”. Ucap Gue langsung menutup teleponnya


“Masih


sejam Gue tidur lagi ahh”. Ucap Gue tersenyum sendiri


1


jam kemudian


LINE


Angga


: Gue


udah didepan


Angga


: Lo


lama


Angga


: Gue


masuk ya


Angga


: Rumah


Lo sepi cepetan


Angga


: Lala


cepetan


Angga


: Gue


keatas


Namun semua pesannya tidak dibalas sama Gue


“Woy bangun!!!”. Ucap seseorang teriak


tepat ditelinga Gue, Gue kaget dan langsung duduk dikasur


“Rese Lo, bisa kan bangunin gak usah


teriak-teriak gitu”. Ucap Gue merapihkan rambut


“Habis Lo malah tidur lagi bukannya


siap-siap”.


“Gue ngantuk”. Ucap Gue merengek


“Buruan ahh mandi sana, Gue tunggu di


bawah, Gue kasih waktu 5 menit”.


“Cepet amat, 5 menit mah Gue jalan dari


sini ke kamar mandi”.


“Gak mau tau cepetan, Gue tunggu


dibawah”. Gue mengangguk


Karena Dia kasih Gue waktu Cuma 5 menit


ya hasilnya Gue Cuma cuci muka dan gosok gigi doang, Gue pun menuruni anak


tangga satu persatu keruang tamu masih memakai baju tidur menuju Angga.


“Lo belum mandi?”. Ucpa Angga melihat Gue


yang masih memakai baju tidur, Gue menggeleng


“Curhat disini aja lah”.


“Ya udah deh”.

__ADS_1


“Jadi mau curhat apaan?”.


__ADS_2