
"Siapa yang dibegal
La?". Tanya Sandra yang baru datang
"Gak tau ini Gue mau
lihat". Ucap Gue sambil berjalan menghampiri korban
"WHAT,, ini kan si Ketua
Osis yang rese". Ucap Sandra kaget melihat nya
"Kasian". Ucap Gue
melihat mukanya yang babak belur
"Vino". Panggil Gue
"Iya kenapa Boss?".
"Lo ambil dompetnya dari
saku cenalana tuh".
"Boss Dia baru
aja korban Begal masa iya Lo mau ambil dompet nya sih Boss tega
banget Lo". Ucapnya penuh dramatis
"Gue mau liat KTP nya
****". Gue mentoyor kepalanya
"Ohhh hehehe". Jawabnya
sambil mengambil dompetnya dan memberikannya ke Gue
"Barang Dia aman?".
"Aman Boss Begal
gak sempet bawa apa-apa soalnya keburu kita datang". Jelas Vino Gue
mengangguk membaca KTP nya
"Alvaro Dirga Darmawan, Jl.
Antapani nomor 117 ". Ucap Gue membaca nya
"Yuk kita anterin Dia,
kasian". Ucap Gue
"Gue ikut ahh". Ucap
Vino
"Tadi Lo bilang gak tega
bilang sama orang tua nya".
"Ya kalo sama Boss kan
jadi Boss yang bilang heheh". Ucapnya sambil nyengir
"Dia pake Motor kan?".
Tanya Gue menunjuk Alvaro
"Iyaa tuh Motornya ada di
depan". Vino
__ADS_1
"Ga Lo bawa Motor Dia ya,
nanti Lo balik naik Mobil Gue aja". Dia mengangguk
\~\~\~
Tukk..tukk..tukk
Tidak ada jawaban
"Assalamualaikum". Ucap
Gue
Hening
"Udah pada tidur kali
ya". Gumam Gue pelan
"Assalamualaikum". Ucap
Gue sekali lagi
"Walaikumsalam iya
sebentar". Ucap seseorang dari dalam
Cklek....(pintu terbuka)
"Ada apa ya malam-malam
rame-rame kesini". Ucap seorang pria yang membukakan pintu sambil bingung
melihat Gue dan teman-teman Gue
"Ini benar rumahnya
Alvaro?". Tanya Gue memastikan
Saya Papah nya, Alvaro sedang tidak ada dirumah".
"Bisa kita bicara didalam
Om". Dia mengangguk
"Ga bawa masuk". Ucap
Gue
Angga membawa masuk Alvaro yang
masih dalam keadaan pingsan. Dan menidurkannya di sofa.
"Anak Saya kenapa babak
belur gini?". Ucap Papah nya yang melihat kondisi anak nya
"Jadi beginii...".
Ucapan Gue terpotong oleh seorang wanita yang Gue pastikan itu adalah Bundanya
"Ada apa Pah?". Tanya
wanita itu berjalan kearah kami
"Ya Alloh Varo kenapa
Pah". Ucap wanita itu suaranya terdengar sedih
"Jadi begini Om Tante, teman
Saya menolong Dia yang lagi di Begal di jalan, Saya sendiri tidak tau
__ADS_1
kejadiannya seperti apa jadi teman Saya akan menjelaskannya". Mereka
mengangguk pasrah
"Vino jelasin". Ucap
Gue melirik Vino yang berdiri disebelah Gue
"Siap Boss".
"Jadi tadi Saya dan
teman-teman Saya sendang berkeliling Om Tante, terus Saya melihat ada orang
dikeroyok, Saya samperin tapi Dia udah babak belur gini, dan untungnya Begal nya
berhasil kami tangkap dan sudah diserahkan ke Polisi". Jelas Vino
"Kalian ini Bradley
kan?". Ucap Papah Alvaro
"Iya Om". Ucap Gue
tersenyum ramah
"Saya tahu kalian, dan Saya
mengucapkan terima kasih sama kalian sudah menolong anak Saya". Ucap
Papahnya
"Iya sama-sama Tante Om,
berhubung udah malem juga jadi kami semua pamit dulu". Ucap Gue sopan
"Iya sekali lagi makasih
ya". Ucap lelaki dan perempuan itu
"Ga anterin Gue kerumah,
nanti Mobil Gue Lo bawa pulang aja". Diapun mengangguk
Saat perjalanan pulang Handphone
Gue berbunyi.
TELEPON
"Hallo". Ucap Gue
"Lala ini Om Lucky". (Om Lucky itu adik dari Bunda Gue dan Dia salah
satu anggota polisi)
"Aku tau kok heheh".
"Gini anak buah Kamu
berhasil nangkap Begal lagi jadi Om disuruh dari pihak kepolisian untuk
mengucapkan terima kasih kepada kalian semua, dan sebagai ucapannya besok
kalian diundang makan malam bersama ya di hotel Horrison".
"Ahh gak usah repot-repot
kali Om".
"Engga repot, sekalian Om
mau kenalin komadan baru, pokoknya kita tunggu jam 7 malam ya"
__ADS_1
"Oke Om siapp". (telepon terputus)