The Bradley

The Bradley
9.Korban Begal


__ADS_3

"Siapa yang dibegal


La?". Tanya Sandra yang baru datang


"Gak tau ini Gue mau


lihat". Ucap Gue sambil berjalan menghampiri korban


"WHAT,, ini kan si Ketua


Osis yang rese". Ucap Sandra kaget melihat nya


"Kasian". Ucap Gue


melihat mukanya yang babak belur


"Vino". Panggil Gue


"Iya kenapa Boss?".


"Lo ambil dompetnya dari


saku cenalana tuh".


"Boss Dia baru


aja korban Begal masa iya Lo mau ambil dompet nya sih Boss tega


banget Lo". Ucapnya penuh dramatis


"Gue mau liat KTP nya


****". Gue mentoyor kepalanya


"Ohhh hehehe". Jawabnya


sambil mengambil dompetnya dan memberikannya ke Gue


"Barang Dia aman?".


"Aman Boss Begal


gak sempet bawa apa-apa soalnya keburu kita datang". Jelas Vino Gue


mengangguk membaca KTP nya


"Alvaro Dirga Darmawan, Jl.


Antapani nomor 117 ". Ucap Gue membaca nya


"Yuk kita anterin Dia,


kasian". Ucap Gue


"Gue ikut ahh". Ucap


Vino


"Tadi Lo bilang gak tega


bilang sama orang tua nya".


"Ya kalo sama Boss kan


jadi Boss yang bilang heheh". Ucapnya sambil nyengir


"Dia pake Motor kan?".


Tanya Gue menunjuk Alvaro


"Iyaa tuh Motornya ada di


depan". Vino

__ADS_1


"Ga Lo bawa Motor Dia ya,


nanti Lo balik naik Mobil Gue aja". Dia mengangguk


\~\~\~


Tukk..tukk..tukk


Tidak ada jawaban


"Assalamualaikum". Ucap


Gue


Hening


"Udah pada tidur kali


ya". Gumam Gue pelan


"Assalamualaikum". Ucap


Gue sekali lagi


"Walaikumsalam iya


sebentar". Ucap seseorang dari dalam


Cklek....(pintu terbuka)


"Ada apa ya malam-malam


rame-rame kesini". Ucap seorang pria yang membukakan pintu sambil bingung


melihat Gue dan teman-teman Gue


"Ini benar rumahnya


Alvaro?". Tanya Gue memastikan


Saya Papah nya, Alvaro sedang tidak ada dirumah".


"Bisa kita bicara didalam


Om". Dia mengangguk


"Ga bawa masuk". Ucap


Gue


Angga membawa masuk Alvaro yang


masih dalam keadaan pingsan. Dan menidurkannya di sofa.


"Anak Saya kenapa babak


belur gini?". Ucap Papah nya yang melihat kondisi anak nya


"Jadi beginii...".


Ucapan Gue terpotong oleh seorang wanita yang Gue pastikan itu adalah Bundanya


"Ada apa Pah?". Tanya


wanita itu berjalan kearah kami


"Ya Alloh Varo kenapa


Pah". Ucap wanita itu suaranya terdengar sedih


"Jadi begini Om Tante, teman


Saya menolong Dia yang lagi di Begal di jalan, Saya sendiri tidak tau

__ADS_1


kejadiannya seperti apa jadi teman Saya akan menjelaskannya". Mereka


mengangguk pasrah


"Vino jelasin". Ucap


Gue melirik Vino yang berdiri disebelah Gue


"Siap Boss".


"Jadi tadi Saya dan


teman-teman Saya sendang berkeliling Om Tante, terus Saya melihat ada orang


dikeroyok, Saya samperin tapi Dia udah babak belur gini, dan untungnya Begal nya


berhasil kami tangkap dan sudah diserahkan ke Polisi". Jelas Vino


"Kalian ini Bradley


kan?". Ucap Papah Alvaro


"Iya Om". Ucap Gue


tersenyum ramah


"Saya tahu kalian, dan Saya


mengucapkan terima kasih sama kalian sudah menolong anak Saya". Ucap


Papahnya


"Iya sama-sama Tante Om,


berhubung udah malem juga jadi kami semua pamit dulu". Ucap Gue sopan


"Iya sekali lagi makasih


ya". Ucap lelaki dan perempuan itu


"Ga anterin Gue kerumah,


nanti Mobil Gue Lo bawa pulang aja". Diapun mengangguk


Saat perjalanan pulang Handphone


Gue berbunyi.


TELEPON


"Hallo". Ucap Gue


"Lala ini Om Lucky". (Om Lucky itu adik dari Bunda Gue dan Dia salah


satu anggota polisi)


"Aku tau kok heheh".


"Gini anak buah Kamu


berhasil nangkap Begal lagi jadi Om disuruh dari pihak kepolisian untuk


mengucapkan terima kasih kepada kalian semua, dan sebagai ucapannya besok


kalian diundang makan malam bersama ya di hotel Horrison".


"Ahh gak usah repot-repot


kali Om".


"Engga repot, sekalian Om


mau kenalin komadan baru, pokoknya kita tunggu jam 7 malam ya"

__ADS_1


"Oke Om siapp". (telepon terputus)


__ADS_2