The Bradley

The Bradley
3. Rutinitas Bradley


__ADS_3

"Bang Gue berangkat dulu


ya". Ucap Gue mencium pipi sebelah kanan


"Jangan pulang malem-malem


Lo, hati-hati dijalan, jangan ikut balapan ngeliatin aja". Ucapnya panjang


lebar


"Iya Abangku, Lo kalo mau


tidur duluan tidur aja Gue bawa kunci cadangan". Ucap Gue lihatkan kunci


di tangan Gue dan Dia mengangguk


\~\~\~


"Boss ikut


keliling gak?". Vino


"Ikut lah, udah lama Gue gak


keliling". Ucap Gue sambil memakai jaket kulit


"Kumpulin dulu


semuanya". Lanjut Gue


"Woyyy semua kumpul".


Angga berteriak


"Gak usah teriak juga


pengang nih telinga Gue". Ucap Gue memegang telinga


"Hehehehe maaf".


Ucapnya cengengesan


"Semuanya udah


kumpul?". Gue


"Udah Boss".


Ucap semuanya serentak


"Okee sekarang kita konvoi


ya jaga nya".


"Kan kita udah di bagi


kelompok Boss". Ucap salah satu dari mereka


"Iya kali ini Gue pingin


konvoi, biar seru".

__ADS_1


"Siapp". Ucap semuanya


serentak


Kita pun konvoi menelusuri


jalanan Bandung yang sepi ini, Mobil kita berbaris rapih dijalanan ini. Yap


kita adalah Club Mobil dan Gue sebagai pemimpinnya. Tujuan kita membuat Club


ini bukan hanya menyalurkan hobi balapan kita namun kita juga punya tujuan lain


yaitu membuat orang yang beranggapan negatif kepada anak-anak Club Mobil yang


dinilai anak-anak nakal itu berubah karena kita setiap malam berkeliling Kota


untuk menjaga jalanan, kita juga diberi keperecayaan oleh Polisi setempat untuk


menjaga jalanan pada malam hari, mengapa mereka memberi kepercayaan? karena


Club kita sudah beberapa kali menagkap Begal Begal yang akhir-akhir ini sering


berkeliaran di Kota Bandung ini. Kita biasa keliling jam 11 sampai jam 1 malam.


Mobil kita berhenti semua


dikarenakan lampu merah yang menyala Gue lihat sebelah Mobil Gue ada dua orang


cowok mengendarai Motornya masing-masing, mereka menatap mobil Gue dan Mobil


teman-teman Gue.


"Shttttt Dav, ini Club Mobil


sebelahnya


"Iyaaa, keren ya".


Ucapnya namun hanya dibalas anggukan oleh lelaki disebelahnya


Lampu hijau telah menyala dan


kita semua langsung menancapkan gas begitu juga dua orang cowok pengendara


Motor itu. sekarang menunjukan pukul 1 dan seperti biasa kita kumpul lagi di


Basecamp.


"Terima kasih buat hari ini,


Gue cabut duluan". Ucap Gue didepan anak-anak yang berbaris rapi


"Terima kasih juga Boss".


Ucapnya serentak dan Gue membalasnya dengan senyuman


"Balik dulu ya". Ucap


Gue kepada Angga sambil mengajaknya high five


"Hati-hati". Ucapnya

__ADS_1


dan Gue mengangguk


***


Gue langsung berjalan ke kamar


Abang. Gue lihat Dia sudah tertidur dan Gue menutup pintu kamarnya perlahan dan


langsung menuju kamar Gue yang bersebelahan dengan kamar Bang Raffa.


"Pagi Abang". Ucap Gue


tersenyum di meja makan yang sudah ramai oleh sarapan


"Tumben, Lo yang masak


nih?". Gue mengangguk


"Lo kasih racun gak


nih?".


"Ya kagak lah Lo mah Nething


mulu".


"Ya kali aja Lo mau bunuh


Gue perlahan supaya Gue gak ngomelin Lo".


"Yeyyy, Gue mah sayang sama


Abang yang satu ini jadi mana tega Gue ngebunuhnya". Ucap Gue memeluknya


dari belakang


"Abang yang satu ini? Emang


Lo pikir Lo punya Abang berapa? Kan Cuma Gue doang".


"Gue mah punya Abang banyak


contohnya Abang Raffa, Abang Bakso, Abang Siomay, Abang...". Ucapan Gue


dipotong


"Lo nyamain Gue sama


Abang-abang itu". Ucapnya sambil memasukan sesendok Nasi goreng buatan Gue


ke dalam mulut nya


"Hehehehe".


"Enak juga". Ucapnya


yang kembali menyuapkan ke mulutnya sendiri


"Iya dong gini-gini juga Gue


pinter masak". Ucap Gue yang juga memakan nasi goreng

__ADS_1


"Ayo berangkat".


Ucapnya sambil berjalan kearah garasi dan Gue mengikutinya


__ADS_2