
"Bang Gue berangkat dulu
ya". Ucap Gue mencium pipi sebelah kanan
"Jangan pulang malem-malem
Lo, hati-hati dijalan, jangan ikut balapan ngeliatin aja". Ucapnya panjang
lebar
"Iya Abangku, Lo kalo mau
tidur duluan tidur aja Gue bawa kunci cadangan". Ucap Gue lihatkan kunci
di tangan Gue dan Dia mengangguk
\~\~\~
"Boss ikut
keliling gak?". Vino
"Ikut lah, udah lama Gue gak
keliling". Ucap Gue sambil memakai jaket kulit
"Kumpulin dulu
semuanya". Lanjut Gue
"Woyyy semua kumpul".
Angga berteriak
"Gak usah teriak juga
pengang nih telinga Gue". Ucap Gue memegang telinga
"Hehehehe maaf".
Ucapnya cengengesan
"Semuanya udah
kumpul?". Gue
"Udah Boss".
Ucap semuanya serentak
"Okee sekarang kita konvoi
ya jaga nya".
"Kan kita udah di bagi
kelompok Boss". Ucap salah satu dari mereka
"Iya kali ini Gue pingin
konvoi, biar seru".
__ADS_1
"Siapp". Ucap semuanya
serentak
Kita pun konvoi menelusuri
jalanan Bandung yang sepi ini, Mobil kita berbaris rapih dijalanan ini. Yap
kita adalah Club Mobil dan Gue sebagai pemimpinnya. Tujuan kita membuat Club
ini bukan hanya menyalurkan hobi balapan kita namun kita juga punya tujuan lain
yaitu membuat orang yang beranggapan negatif kepada anak-anak Club Mobil yang
dinilai anak-anak nakal itu berubah karena kita setiap malam berkeliling Kota
untuk menjaga jalanan, kita juga diberi keperecayaan oleh Polisi setempat untuk
menjaga jalanan pada malam hari, mengapa mereka memberi kepercayaan? karena
Club kita sudah beberapa kali menagkap Begal Begal yang akhir-akhir ini sering
berkeliaran di Kota Bandung ini. Kita biasa keliling jam 11 sampai jam 1 malam.
Mobil kita berhenti semua
dikarenakan lampu merah yang menyala Gue lihat sebelah Mobil Gue ada dua orang
cowok mengendarai Motornya masing-masing, mereka menatap mobil Gue dan Mobil
teman-teman Gue.
"Shttttt Dav, ini Club Mobil
sebelahnya
"Iyaaa, keren ya".
Ucapnya namun hanya dibalas anggukan oleh lelaki disebelahnya
Lampu hijau telah menyala dan
kita semua langsung menancapkan gas begitu juga dua orang cowok pengendara
Motor itu. sekarang menunjukan pukul 1 dan seperti biasa kita kumpul lagi di
Basecamp.
"Terima kasih buat hari ini,
Gue cabut duluan". Ucap Gue didepan anak-anak yang berbaris rapi
"Terima kasih juga Boss".
Ucapnya serentak dan Gue membalasnya dengan senyuman
"Balik dulu ya". Ucap
Gue kepada Angga sambil mengajaknya high five
"Hati-hati". Ucapnya
__ADS_1
dan Gue mengangguk
***
Gue langsung berjalan ke kamar
Abang. Gue lihat Dia sudah tertidur dan Gue menutup pintu kamarnya perlahan dan
langsung menuju kamar Gue yang bersebelahan dengan kamar Bang Raffa.
"Pagi Abang". Ucap Gue
tersenyum di meja makan yang sudah ramai oleh sarapan
"Tumben, Lo yang masak
nih?". Gue mengangguk
"Lo kasih racun gak
nih?".
"Ya kagak lah Lo mah Nething
mulu".
"Ya kali aja Lo mau bunuh
Gue perlahan supaya Gue gak ngomelin Lo".
"Yeyyy, Gue mah sayang sama
Abang yang satu ini jadi mana tega Gue ngebunuhnya". Ucap Gue memeluknya
dari belakang
"Abang yang satu ini? Emang
Lo pikir Lo punya Abang berapa? Kan Cuma Gue doang".
"Gue mah punya Abang banyak
contohnya Abang Raffa, Abang Bakso, Abang Siomay, Abang...". Ucapan Gue
dipotong
"Lo nyamain Gue sama
Abang-abang itu". Ucapnya sambil memasukan sesendok Nasi goreng buatan Gue
ke dalam mulut nya
"Hehehehe".
"Enak juga". Ucapnya
yang kembali menyuapkan ke mulutnya sendiri
"Iya dong gini-gini juga Gue
pinter masak". Ucap Gue yang juga memakan nasi goreng
__ADS_1
"Ayo berangkat".
Ucapnya sambil berjalan kearah garasi dan Gue mengikutinya