The Bradley

The Bradley
7. Akhirnya Ketahuan


__ADS_3

"Temen Lo kenapa tuh dari


tadi manyun mulu?". Ucap Angga menunjuk seorang cewek yang sedang duduk


dipojok


"San sini gabung". Ucap


Gue memanggil Sandra


"Gak, males". Ucapnya


ketus


"Kenapa tuh cewek?".


Ucap Angga Gue menggeleng


"Kenape Lo?". Ucap Vino


mendekat kearahnya


"Gue lagi males sama


Dia". Ucapnya tanpa memalingkan wajahnya dari Handphone


"Peraturan disini kalo ada


masalah dibicarakan". Ucap Angga dan akhirnya Sandra meranjak dari tempat


duduknya dan berjalan kearah Gue


"Lo bisa jelasin ini?".


Ucapnya menyodorkan Handphone yang terlihat foto Gue dan Raffa di Instagram,


seketika orang-orang disana penasaran ikut melihat dan mereka tertawa secara


bersamaan termasuk Gue


"Ngapain Lo semua malah


ketawa". Ucapnya ketus


"Jadi Lo jutek sama Boss gara-gara


foto itu?". Vino


"Iyaa, Lo kan udah janji gak


akan nikung Gue La". Gue masih tersenyum kecil


"Lo suka sama Bang


Raffa?". Ucap Angga Dia menangguk


"Lo gak usah khawatir Lala


gak bakalan nikung Lo, Gue jamin". Jelas Angga


"Ini udah ada buktinya Dia


foto sama Raffa pake cium cium segala terus captionnya Love you Love you, jadi


tadi siang Lo pulang cepet bilang mau nge date tuh sama Raffa?". Ucapnya


dengan nada kesal


"Ya itu sih hak Bang Raffa


mau cium-cium Lala, gak ada masalah kok".


"Gak ada masalah


gimana". Ucapnya tambah kesal sedangkan Gue masih asik menyaksikan Sandra


yang berbicara marah kepada Angga yang terus menerus menjawab pertanyaannya


"Ya gak masalah lah orang


Bang Raffa itu Abang nya Lala". Ucap Angga


"HAH??? Lo serius La".


Tanya Dia yang menatap Gue dengan tatapan ingin kepastian


"Iyaa Dia Abang Gue".


Ucap Gue terseyum


"Lo kenapa gak bilang sih


jadi kan Gue gak harus marah-marah sama Lo gini". Ucapnya yang di iringi


tawaan anak-anak di Basecamp (anak-anak basecamp memang tau Raffa itu Abang Gue


soalnya Raffa pernah berapa kali ikut Gue kesini)


"Lo nya aja yang


baper". Jawab Gue


"Ehhh..ehhh.. tapi beneran


Lo Kakak Adek sama Raffa". Gue mengangguk


"Ahhh tapi Gue masih ngerasa


aneh".


"Lo tau nama panjang


Raffa?". Tanya Gue

__ADS_1


"Ya tau lah Raffa Revano


Kinder". Ucap nya


"Nama panjang Gue?".


"Violla Revanista


Kinder".


"Apaan sih Lo nanya


gitu?". Ucapnya bingung


"Nama Gue Violla Revanista


Kinder. Bunda Gue namanya Vanisa Febi Kinder, dan Ayah Gue namanya Revan Kino


Kinder. Dan Abang Gue Raffa Revano Kinder jadi Gue dan Abang Gue itu


keluarganya Kinder". Jelas Gue


"Kenapa Gue gak kepikiran


kalo nama belakang kalian sama". Ucapnya masih dengan keadaan kaget


"Karena Lo ****". Ucap


Gue tertawa begitupun anak-anak disana yang juga ikut menertawakan Sandra


"Ishh udah jangan ngetawain


Gue malu ini". Ucapnya sambil memegang pipi nya yang Blushing akibat


kelakuannya


"Makanya kalo Lo belum tau


jelasnya kaya gimana jangan marah-marah". Ucap Angga


"Ya udah kumpul semua mari


kita keliling". Ucap Gue dengan penuh semangat


"Siap Boss".


Ucap mereka serentak


"Perkelompok okee".


"Siap Boss".


Ucap mereka


"Let's go". Ucap Gue


yang berjalan kearah mobil


"Let's go". Ucap mereka


Kita pun keliling berkelompok


tiba-tiba Handphone Gue berbunyi. Dan Gue meminggirkan Mobil Gue di ikuti


anggota kelompok Gue yang lain.


"Kenapa berhenti La?".


Ucap Angga menanyakan


"Abang Gue nelpon".


TELEPON


"Hallo, kenapa


Bang?".


"Dimana Lo?".


"Ini biasa lagi


keliling".


"Pulang". Ucapnya tegas


"Ada apa emang?". Tanya Gue sedikit panik


"Ini Ayah sama Bunda udah


dirumah".


"Oh kirain Gue ada apaan,


okey Gue pulang sekarang".


"Ga Gue balik sekarang Ayah


sama Bunda pulang jadi Gue harus balik, Lo urus anak-anak ya". Ucap Gue


"Okee siap". Ucapnya


"Gue duluan semuanya".


Ucap Gue kepada anggota yang sekelompok sama Gue


"Hati-hati Boss".


***


"Assalamualaikum". Ucap


Gue masuk kedalam rumah

__ADS_1


"walaikumsalam aduh Bunda


kangen". Ucap Bunda yang langsung memeluk Gue


"Aku juga kangen


Bunda". Ucap Gue yang juga memeluknya dengan erat


"Ayah mana Bun?".


"Ayah disini". Ucap


seorang lelaki yang baru saja keluar dari kamarnya dan berjalan menuju kearah


kami


"Aaaaaa kangen Ayah".


Ucap Gue juga memeluk Ayah


"Dari mana jam segini baru


pulang?". Tanya ayah


"Biasaa". Jawab Gue


tersenyum


"Masih aktif juga Club yang


Kamu bikin?".


"Iya dong selama Aku jadi


Leader nya pasti aktif terus". Ucap Gue


"Iyaa deh asalkan hal


positif Ayah pasti bolehin kok". Ucap Ayah mengelus pangkal kepala Gue


dengan lembut dan Gue tersenyum


"Iya lagian Kita juga


dikasih tugas sama Polisi yah buat bantuin jaga malam". Ucap Gue


"Bagus tuhh, bikin Club tuh


yag bisa beremanfaat juga buat orang sekitar". Ucap Ayah


Gue memang dibolehin pulang malem


sama orang tua Gue karena Gue diluar melakukan hal positif tidak seperti


kebanyakan orang lain yang keluar malam untuk datang ke tempat dugem atau


nongkrong-nongkrong gak jelas. Dan dulu juga Ayah punya komunitas kaya Gue gini


jadi itu juga alesan Ayah dan Bunda ngebolehin Gue keluar malem kaya gini.


"Bang Raffa mana?". Tanya


Gue


"Dikamar Ayah lagi Bongkar


koper oleh-oleh".


"Ahhh tidakk Abang curang


gak nungguin Aku". Ucap Gue yang langsung berlari kearah kamar Ayah


"Abang mana oleh-oleh buat


Gue". Ucap Gue


"Kagak ada buat Lo


mah". Ucapnya yang masih mengeluarkan isi koper itu


"Ayah Bunda beliin Aku


oleh-oleh kan?". Ucap Gue sedikit teriak


"Iya buat Lala di koper


Hijau, Buat Raffa koper biru". Jelas Bunda teriak dari dapur


"Tuh punya Lo yang Biru,


ngapain buka-buka punya Gue". Ucap Gue


"Yee kan Gue gak tau".


Ucapnya membawa koper biru nya masuk kedalam kamar


"Lo gak makasih sama Ayah


sama Bunda?". Ucap Gue teriak


"Lupaa". Ucapnya yang


berlari kearah Ayah dan Bunda yang ada di meja makan


"Ayah Bunda makasih


oleh-oleh nya". Ucap Raffa


"Makasih juga Ayah


Bunda". Ucap Gue


"Iyaa sama-sama udah kalian

__ADS_1


tidur yah udah malem". Ucap Ayah, Gue dan Bang Raffa mengangguk dan


berjalan menuju kamar


__ADS_2