
"Temen Lo kenapa tuh dari
tadi manyun mulu?". Ucap Angga menunjuk seorang cewek yang sedang duduk
dipojok
"San sini gabung". Ucap
Gue memanggil Sandra
"Gak, males". Ucapnya
ketus
"Kenapa tuh cewek?".
Ucap Angga Gue menggeleng
"Kenape Lo?". Ucap Vino
mendekat kearahnya
"Gue lagi males sama
Dia". Ucapnya tanpa memalingkan wajahnya dari Handphone
"Peraturan disini kalo ada
masalah dibicarakan". Ucap Angga dan akhirnya Sandra meranjak dari tempat
duduknya dan berjalan kearah Gue
"Lo bisa jelasin ini?".
Ucapnya menyodorkan Handphone yang terlihat foto Gue dan Raffa di Instagram,
seketika orang-orang disana penasaran ikut melihat dan mereka tertawa secara
bersamaan termasuk Gue
"Ngapain Lo semua malah
ketawa". Ucapnya ketus
"Jadi Lo jutek sama Boss gara-gara
foto itu?". Vino
"Iyaa, Lo kan udah janji gak
akan nikung Gue La". Gue masih tersenyum kecil
"Lo suka sama Bang
Raffa?". Ucap Angga Dia menangguk
"Lo gak usah khawatir Lala
gak bakalan nikung Lo, Gue jamin". Jelas Angga
"Ini udah ada buktinya Dia
foto sama Raffa pake cium cium segala terus captionnya Love you Love you, jadi
tadi siang Lo pulang cepet bilang mau nge date tuh sama Raffa?". Ucapnya
dengan nada kesal
"Ya itu sih hak Bang Raffa
mau cium-cium Lala, gak ada masalah kok".
"Gak ada masalah
gimana". Ucapnya tambah kesal sedangkan Gue masih asik menyaksikan Sandra
yang berbicara marah kepada Angga yang terus menerus menjawab pertanyaannya
"Ya gak masalah lah orang
Bang Raffa itu Abang nya Lala". Ucap Angga
"HAH??? Lo serius La".
Tanya Dia yang menatap Gue dengan tatapan ingin kepastian
"Iyaa Dia Abang Gue".
Ucap Gue terseyum
"Lo kenapa gak bilang sih
jadi kan Gue gak harus marah-marah sama Lo gini". Ucapnya yang di iringi
tawaan anak-anak di Basecamp (anak-anak basecamp memang tau Raffa itu Abang Gue
soalnya Raffa pernah berapa kali ikut Gue kesini)
"Lo nya aja yang
baper". Jawab Gue
"Ehhh..ehhh.. tapi beneran
Lo Kakak Adek sama Raffa". Gue mengangguk
"Ahhh tapi Gue masih ngerasa
aneh".
"Lo tau nama panjang
Raffa?". Tanya Gue
__ADS_1
"Ya tau lah Raffa Revano
Kinder". Ucap nya
"Nama panjang Gue?".
"Violla Revanista
Kinder".
"Apaan sih Lo nanya
gitu?". Ucapnya bingung
"Nama Gue Violla Revanista
Kinder. Bunda Gue namanya Vanisa Febi Kinder, dan Ayah Gue namanya Revan Kino
Kinder. Dan Abang Gue Raffa Revano Kinder jadi Gue dan Abang Gue itu
keluarganya Kinder". Jelas Gue
"Kenapa Gue gak kepikiran
kalo nama belakang kalian sama". Ucapnya masih dengan keadaan kaget
"Karena Lo ****". Ucap
Gue tertawa begitupun anak-anak disana yang juga ikut menertawakan Sandra
"Ishh udah jangan ngetawain
Gue malu ini". Ucapnya sambil memegang pipi nya yang Blushing akibat
kelakuannya
"Makanya kalo Lo belum tau
jelasnya kaya gimana jangan marah-marah". Ucap Angga
"Ya udah kumpul semua mari
kita keliling". Ucap Gue dengan penuh semangat
"Siap Boss".
Ucap mereka serentak
"Perkelompok okee".
"Siap Boss".
Ucap mereka
"Let's go". Ucap Gue
yang berjalan kearah mobil
"Let's go". Ucap mereka
Kita pun keliling berkelompok
tiba-tiba Handphone Gue berbunyi. Dan Gue meminggirkan Mobil Gue di ikuti
anggota kelompok Gue yang lain.
"Kenapa berhenti La?".
Ucap Angga menanyakan
"Abang Gue nelpon".
TELEPON
"Hallo, kenapa
Bang?".
"Dimana Lo?".
"Ini biasa lagi
keliling".
"Pulang". Ucapnya tegas
"Ada apa emang?". Tanya Gue sedikit panik
"Ini Ayah sama Bunda udah
dirumah".
"Oh kirain Gue ada apaan,
okey Gue pulang sekarang".
"Ga Gue balik sekarang Ayah
sama Bunda pulang jadi Gue harus balik, Lo urus anak-anak ya". Ucap Gue
"Okee siap". Ucapnya
"Gue duluan semuanya".
Ucap Gue kepada anggota yang sekelompok sama Gue
"Hati-hati Boss".
***
"Assalamualaikum". Ucap
Gue masuk kedalam rumah
__ADS_1
"walaikumsalam aduh Bunda
kangen". Ucap Bunda yang langsung memeluk Gue
"Aku juga kangen
Bunda". Ucap Gue yang juga memeluknya dengan erat
"Ayah mana Bun?".
"Ayah disini". Ucap
seorang lelaki yang baru saja keluar dari kamarnya dan berjalan menuju kearah
kami
"Aaaaaa kangen Ayah".
Ucap Gue juga memeluk Ayah
"Dari mana jam segini baru
pulang?". Tanya ayah
"Biasaa". Jawab Gue
tersenyum
"Masih aktif juga Club yang
Kamu bikin?".
"Iya dong selama Aku jadi
Leader nya pasti aktif terus". Ucap Gue
"Iyaa deh asalkan hal
positif Ayah pasti bolehin kok". Ucap Ayah mengelus pangkal kepala Gue
dengan lembut dan Gue tersenyum
"Iya lagian Kita juga
dikasih tugas sama Polisi yah buat bantuin jaga malam". Ucap Gue
"Bagus tuhh, bikin Club tuh
yag bisa beremanfaat juga buat orang sekitar". Ucap Ayah
Gue memang dibolehin pulang malem
sama orang tua Gue karena Gue diluar melakukan hal positif tidak seperti
kebanyakan orang lain yang keluar malam untuk datang ke tempat dugem atau
nongkrong-nongkrong gak jelas. Dan dulu juga Ayah punya komunitas kaya Gue gini
jadi itu juga alesan Ayah dan Bunda ngebolehin Gue keluar malem kaya gini.
"Bang Raffa mana?". Tanya
Gue
"Dikamar Ayah lagi Bongkar
koper oleh-oleh".
"Ahhh tidakk Abang curang
gak nungguin Aku". Ucap Gue yang langsung berlari kearah kamar Ayah
"Abang mana oleh-oleh buat
Gue". Ucap Gue
"Kagak ada buat Lo
mah". Ucapnya yang masih mengeluarkan isi koper itu
"Ayah Bunda beliin Aku
oleh-oleh kan?". Ucap Gue sedikit teriak
"Iya buat Lala di koper
Hijau, Buat Raffa koper biru". Jelas Bunda teriak dari dapur
"Tuh punya Lo yang Biru,
ngapain buka-buka punya Gue". Ucap Gue
"Yee kan Gue gak tau".
Ucapnya membawa koper biru nya masuk kedalam kamar
"Lo gak makasih sama Ayah
sama Bunda?". Ucap Gue teriak
"Lupaa". Ucapnya yang
berlari kearah Ayah dan Bunda yang ada di meja makan
"Ayah Bunda makasih
oleh-oleh nya". Ucap Raffa
"Makasih juga Ayah
Bunda". Ucap Gue
"Iyaa sama-sama udah kalian
__ADS_1
tidur yah udah malem". Ucap Ayah, Gue dan Bang Raffa mengangguk dan
berjalan menuju kamar