The Bradley

The Bradley
28. Jadi Supir


__ADS_3

“Pacar Gue mana?”. Ucapnya yang tidak


menemukan pacarnya di antara orang-orang itu


“Lala pacar Gue gak ada”. Ucap Vanessa


panik


“Seriusan?”. Tanya Gue Dia mengangguk


“Ness si Sidiq disana”. Ucap salah


seorang cowok yang terkapar itu, menunjuk kedekat trotoar


“Waduhh, si Sidiq temen kelas Gue ini


mah”. Ucap Gue yang langsung meihat wajahnya sudah babak belur dan banyak luka


“Diq”. Ucap Vanessa teriak ketika


melihat kondisi pacarnya itu


“Telpon Ambulance lah atau gimana gitu”.


Ucap Gue yang juga panik dan Vino langsung menelpon Ambulance


“Angga mana Angga?”. Ucap Gue celingukan


karena baru sadar dari tadi Gue gak lihat Angga


“Lah iya si Angga mana”. Ucap Varo


“Gue disini”. Ucap Angga yang baru saja


nongol dibalik mobil


“Kenapa perut Lo?”. Ucap Gue melihat Dia


memegang perut nya


“Gak apa-apa”. Dusta Dia dan Ambulance


pun datang


“Vanes Lo temenin pacar Lo Gue sama


temen-temen ngikutin dari belakang”. Ucap Gue dan Dia mengangguk


“Var bantuin tuh korban yang luka bawa


ke Mobil yang kosong”. Ucap Gue dan Varo mengangguk, Gue langsung masuk ke Mobil


“Kalian mau pulang atau gimana?”. Tanya Gue


ke cewek-cewek teman Vanessa yang terlihat masih syok itu


“Ikut aja”. Jawab salah satu dari mereka


“Mereka


pada gak bisa ngelawan atau emang si geng motor itu yang  jago, sampe pada bonyok gitu”. Ucap Gue


ngomong sendiri


“Baru


kali ini Gue gak ikut berantem tapi ngerasain capek”. Ucap Gue lagi, Gue lihat


ke kursi belakang mereka menatap Gue


“Eh hehehe, jangan pada liatin Gue gitu


malu”. Ucap Gue tertawa kecil


“Kalian tenang aja temen-temen kalian


baik-baik aja kok”. Ucap Gue berusaha menenangkan mereka, mereka hanya


mengangguk


“Kalian gak dicariin orang tua kalian? Ini


udah malem Loh, Gue anterin balik aja yah gak usah ikut ke Rumah Sakit”.


“Tapii”. Ucap salah satu dari mereka

__ADS_1


“Kalian cewek, lagian besok harus


sekolah kan, ngapain dari Lembang pulang nyampe jam segini? Perasaan lembang


deket deh”.


“Kita baru berangkat jam 5 sore tadi”.


“Ohhhhhh”.


“Jadi ini gimana?”. Tanya Gue


“Ya udah kita pulang aja kak”. Ucap


salah satu dari mereka


“Jangan panggil Gue kakak Gue baru kelas


1 SMA hehe”. Ucap Gue membuat suasana menjadi tidak tegang


“Tapi temen Gue 3 orang ada di mobil


yang lain tadi”.


Gue langsung menekan tombol di Handphone


Gue, Gue melAkukan panggilan grup


LINE


BRADLEY


FreeCall


“Ada


apa Boss”. Ucap mereka


“Siapa


yang bawa cewek?”.


“Gue


“Oke


Varo kita bawa mereka pulang aja, kasian udah malem takut orang tuanya nyariin,


Lo anterin mereka nanti Gue anterin cewek yang di mobil Gue, nanti kita baru


nyusulin yang lain ke rumah sakit”.


“Siap”.


Ucap Varo


“Angga


mana Angga?”.


“Gue


disini”. Ucapnya


“Lo


urus semua ya, buat yang lain kalo mau pulang-pulang aja, pastiin korban aman dulu”.


“SIAP


BOSS”. Ucap semuanya serentak


“Okee


nanti Gue nyusul, ada apa-apa kabarin Gue”. Ucap Gue


“SIAP


BOSS”. Ucap semuanya serentak


“Rumah kalian dimana?”. Tanya Gue


kemereka


“Gue di daerah kosambi”.

__ADS_1


“Gue daerah burangrang”.


“Kalo Gue di banceuy”.


“Okee kita ke rumah yang paling deket


dari sini dulu ya”. Mereka mengangguk


“Selow aja kali kalian masih tegang gitu


mukanya”. Ucap Gue yang masih fokus nyetir


“Vanessa kenal Lo?”. Tanya salah satu


dari mereka


“Gue pernah nolongin Dia waktu Dia di


hadang preman”.


“Ohhhhh”.


“Berhenti didepan itu rumah Gue”.


Ucapnya


“Lo mau Gue antar masuk atau engga?”.


Ucap Gue


“Gak usah deh makasih ya”. Ucapnya Gue


mengangguk dan menancapkan gas untuk meninggalkan rumah itu


“Kalian satu sekolah semua?”.


“Iyaaa”.


“Ohhh”.


“Lo Leader Bradley”.


“Bukan”. Ucap Gue singkat


“Kenapa mereka panggil Lo Boss”. Gue


mengangkat kedua bahu Gue


“Terus kenapa tadi Lo bilang ke Vanes kalo


Lo keluar nanti identitas Lo ketahuan”.


“Terus kenapa Lo seenaknya nyuruh-nyuruh


yang lain kalo Lo bukan Leader”.


“Skakmat


deh Gue”. Batin Gue


“Iya Gue Leadernya”. Ucap Gue


“Lo kok introved sih”. Ucap salah satu


dari mereka


“Nih


orang udah Gue bantuin malah banyak tanya”. Gumam Gue dalam hati


“Gue gak introved”.


“Tapi banyak yang gak tau kalo Leader Bradley


tuh Lo”.


“Ya karena Gue gak suka dikenal banyak


orang makanya Gue nyembunyiin identitas Gue sebagai Leader”.


“Ohhhhh”


Setelah Gue mengantarkan ketiga cewek itu kerumahnya


masing-masing Gue langsung menuju ke rumah sakit.

__ADS_1


__ADS_2