The Dandelion

The Dandelion
Kehangatan


__ADS_3

***


"Tunggu, kau jurusan management kan? Kenapa gedungmu ada di fakultas hukum?" tanya David penasaran.


"Oh, katanya gedung fakultas hukum dan management akan ditukar." jawab Elieon singkat sambil terus memakan kukis yang tersisa.


"Kenapa ditukar?" tanya Elina penasaran. Elieon hanya menggelengkan kepala tanda tidak tahu.


"Ahh aku ingat. Mahasiswa hukum di universitas kami sangat sedikit sedangkan gedung yang dipakai sangat luas, kebalikan dengan mahasiswa management yang banyak namun gedung fakultas nya sangat kecil." jawab David sambil memegang dagunya.


"Itu cukup masuk akal mengenai kondisi yang membuat orang lain bingung." timpal Carol.


Yang lain hanya mengangguk tanda mengerti.Mereka banyak membicarakan perihal universitas masing masing. Tak lama waktu berselang mereka semua kembali kekamar masing masing bersiap untuk istirahat, karena hari esok harus melanjutkan aktifitas sehari-hari sebagai mahasiswa.


Tok tok tok..


"El? Apa kau sudah tidur?" pintu Elieon diketuk, terdengar suara Eren. Elieon yang sedang mengambil beberapa obat dari lacinya langsung meletakkan kembali.


Klek .. pintu terbuka.


"Eren? Aku belum tidur, ada apa? Masuklah." Elieon membuka pintunya mempersilahkan masuk.


"Tidak usah, aku hanya mau memberi ini. Ambillah." Eren memberikan kotak hadiah kepada Elieon.

__ADS_1


"Aku menemukan itu saat kita bermain tadi, kurasa itu cocok untukmu. Jadi tanpa sadar aku membelinya. Semoga kita akrab." sambung Eren. Elieon hanya tersenyum, Eren pamit untuk kembali ke kamarnya.


Elieon menutup kembali pintu, dan duduk diatas kasurnya. Dia meminum obat yang belum sempat diminumnya tadi.Lalu menatap kotak hadiah dari Eren yang ada diatas meja, saat dibuka ternyata itu adalah phone case  lengkap dengan gantungan lucu.


Elieon tersenyum, langsung memasang hadiah itu ke ponsel miliknya. 'Teman baik.' batinnya.




6:30 a.m


Elieon merapihkan kembali tempat tidurnya dan akan segera berangkat ke kampus. Karena salju sudah turun, hari ini Elieon datang kekampus hanya untuk membereskan barang barang dilokernya menjelang liburan musim dingin.


Elieon keluar dari kamarnya mengenakan pakaian yang lebih tebal dari biasanya dilapisi Coat¹  yang senada, juga mengenakan boot anti selip. Salju pasti mulai menutupi jalanan, memakai boot memang pilihan tepat.


"Ya." jawab Elieon singkat berlalu melewati Eren, terus melihat kearah jam dan ponsel.


Elieon bertemu Tuan Karl dan Nyonya Laurent dihalaman sedang sibuk menyingkirkan salju menumpuk yang turun sepanjang malam.


"Pagi Mr. Karl, pagi Ms Laurent." sapa Elieon hangat.


"Pagi sayang, apa kau hendak berangkat kuliah?" tanya Nyonya Laurent lembut tetap memegang sekop salju miliknya.

__ADS_1


"Yup, aku harus membereskan lokerku." jawab Elieon.


"Sepertinya sulit, sejak pagi buta jalanan memang sudah mulai dibersihkan tapi akan sulit mendapat bus." ucap Tuan Karl.


Elieon memperhatikan jalan yang terlihat dipenuhi salju meski sudah dibersihkan.


"Apa kau mau meminjam mobil kami? Kau bisa memakainya." sambung Tuan Karl.


"Tidak, terimakasih. Aku berangkat dulu." tolak Elieon pamit dengan santun.


"Baiklah, hati hati sayang." Nyonya Laurent melambaikan tangannya mengantar Elion pergi.


Tuan Karl menatap istrinya, dan mengangguk mengerti. Elieon tidak mungkin mau, sekalipun dipaksa. Elieon berjalan menyusuri trotoar menuju stasiun kereta bawah tanah terdekat. Belum jauh berjalan tiba-tiba mini cooper berhenti.


Kaca mobil terbuka terlihat Eren duduk dikursi kemudi. Elieon menoleh dan tersenyum.


"Ayo masuk, akan ku antar." Ucap Eren.


"Tidak usah, merepotkan mu." Tolak Elieon.


Elieon berlalu, Eren turun dari mobil dan mengejar langkah Elieon.


"El, ayo ku antar. Kebetulan kampusku melewati jalan kekampus mu." Eren menatap penuh harap.

__ADS_1


"Baiklah." jawab Elieon singkat. Karena Elieon juga harus menyelesaikan pekerjaan dengan cepat hari ini.


Keduanya masuk ke mobil dan bergegas. Eren melewati jalan agak memutar karena sisi jalan yang biasa dilewati sedang dibersihkan. Memang sulit berkendara saat cuaca dingin dan bersalju. Jadi Eren memodifikasi ban mobilnya dengan lapisan rantai salju dan bisa berkendara dengan aman tanpa tergelincir.


__ADS_2