
Setiap orang pasti akan mengalami ujian sebelum menikah, Ada saja kejadian yang membuat kita ragu atau bahkan tidak jadi menikah .Semua itu pasti kalian alami karna sejatinya itu semua Allah berikan untuk menguatkan iman pada ibadah kita .
Mungkin ini juga yang sedang dialami Sarah dan Andra , saat jalan ta'arufnya tak berjalan mulus seperti pemikirannya.Saat kerikil-kerikil kecil mengiringi perjalanan kisah mereka
________❤
Pagi ini Sarah bekerja seperti biasa , Hari pernikahannya hanya tinggal menghitung Minggu,Membuat dia begitu disibukkan dengan pekerjaan
"Marni,jadwal saya sedikit dimajukan ya "ucapnya pada sekretarisnya itu
"Siap Bu" balasnya
Dia berkutat dengan dokumen-dokumen , bahkan hari ini dia memiliki 10klien yang harus dia temui.
"Marni kita makan siang dulu ya, nanti cari masjid setelah ini"ujarnya saat sudah menemui klien yang ke 3nya .
Mereka pun makan di restoran tempat mereka menemui klien barusan.Hp Sarah terus saja bergetar menandakan banyak pesan dan panggilan yang masuk ,Iya Andra yang menghubungi Sarah ,karna setelah insiden ketukar hp itu Andra ngesave nomor Sarah meskipun Sarah hanya membalas seperlunya saja , Sarah tidak ingin terlalu hanyut terbawa perasaan pada yang belum sah jadi muhrimnya itu
"Kenapa gak diangkat ya"ujar Andra menatap hpnya yang menghubungi Sarah
"Kenapa lu , kusut gitu" tanya Ikbal dan ikut duduk di kantin kampus itu
"Sisarah ditelpn ko gak diangkat-angkat ya"Kesalnya sambil menatap hpnya itu,ikbal yang mendengar itu terkekeh geli
"Udah bucin lu sama sisarah "kekehnya
"Apaan sih lu"keselnya, "Gue tuh gak enak aja sama dia "ujarnya lagi
"Gak enak kenapa emang" tannya sambil memajukan dagunya agar lebih dekat
Andra yang melihat itu langsung mendorong kepala Ikbal
"kemarin kan gue fitting baju , terus pulangnya gue mampir dulu makan , Eh gak tau tuh simeta keluar dari mana. "," dia nyiram dan mempermalukan Sarah disana "curhatnya
"Terus sisarahnya gimana" tannya serius
"Dia langsung balik, sekarang gue telpon juga kagak diangkat-angkat" keluhnya
"Kenapa gak lu samperin dia kekantornya aja" ujarnya sambil menegakan badannya
__ADS_1
"Iya juga ya " bodohnya , Dia pun beranjak dari duduknya
"Mau kemana lu" tanya Ikbal saat melihat Andra berdiri
"Mau pergi "
"Hehh lu ada kelas sekarang" teriaknya karna Andra sudah lumayan jauh
"Titip absen aja" teriaknya juga , Ikbal yang mendengar itu mendegus kesal "dasar sialan , ngomong gak suka tapi bucin" ujarnya sambil beranjak kekelas namun saat baru beberapa langkah dia berpapasan dengan Meta ,
"Bal , si Andra kemana" tanyanya
"Mana gue tau , gue bukan babysisternya" ujarnya ketus sambil meloyor pergi ,Meta yang mendengar itu begitu kesal
"Sialan ,"umpatnya , karna teman-teman Andra itu tak ada yang menyukainya semenjak pertama pacaran ditambah lagi dengan skandal perselingkuhan dia dengan Vito ,musuh bebuyutan Andra
.
.
"Mba, sarahnya ada" tanyanya pada resepsionis saat sudah sampai kantor Sarah
resepsionis itu menatap Andra dari atas sampai bawah , karna penampilan Andra yang badboy bukannya ini cowok yang waktu itu keluar dari ruangan Bu Sarah ya batin resepsionis itu
"Tanya lagi coba , lu mah bohong ya " ngototnya
resepsionis itu pun menelpon lagi , tapi tetap jawabannya sama
"Tidak ada mas, Bu Sarah sedang meting diluar " ujarnya
Andra yang mendengar itu hanya pasrah, Diapun berbalik dan masuk kedalam mobilnya itu , malam sajalah kerumahnya ujarnya .Dia pun meninggalkan kantor sarah itu ,tak lama dari itu Sarah kembali kekantornya
"Sore Bu,"sapa resepsionis itu ..
"Sore" balasnya
"Bu ,tadi ada mencari ibu" ujarnya ,Sarah yang akan berjalan pun mengurungkan niatnya ,dia menyeritkan alisnya
"Siapa"tanyanya
__ADS_1
"kurang tau , tapi tampilan kaya badboy gitu Bu" ujarnya lagi , Sarah pun mengangguk menanggapinya .. dia pun kembali keruangan
,, huuuffffhhh , Sarah pun menghembuskan lelahnya itu , dia pun bersandar pada kursi kebesarannya itu ...dia teringat dengan omongan resepsionis tadi ,Ngapain Andra kesini batinnya.
Jam sudah menunjukkan pukul 20.00 malam ,Tapi Sarah baru selesai meting terakhir dengan kliennya itu , setelah kliennya pergi , Sarah makan malam berdua dengan Marni sebelum pulang kerumahnya itu. pukul 20.30 Sarah baru sampai rumahnya ,dia langsung masuk kamarnya
Ting
tong
suara bell berbunyi , umi pipik yang masih diam diruang keluarga dengan pak Rayhan pun , berjalan kearah pintu
cekrekk
"assalamualaikum Tante" salamnya
"Waalaikumsalam nak Andra , tumben Malam-malam kesini ," tanyanya
"Sarahnya ada Tante"
"ada, sebentar ya Tante panggil dulu ", " Masuk dulu nak Andra" ajaknya pada calon mantunya itu
Andra pun masuk ,dan umi pipik kekamar Sarah
cekrekk
suara umi pipik membuka pintu kamar anaknya itu , tapi anak gadisnya itu sudah mendengkur halus, bertanda bahwa dia sudah tidur. Umi pipik pun mendekat dan mengusap kepala anaknya itu "Kamu pasti kecapean ya sayang "ujarnya , karna tau mau menganggu anaknya itu , umi pipik pun keluar untuk bertemu dengan Andra , memberi tahukan bahwa Sarah sudah tidur
"Maaf nak Andra , sarahnya sudah tidur" ujarnya
"Ya sudah Tante ,Om aku pulang dulu ya" pamitnya , meski kecewa karna tak bisa ketemu Sarah
"Iya na Andra , hati-hati dijalaninya" ujarnya mengantarkan Andra
"Assalamualaikum"
"waalaikumsalam"balasnya
________👋👋Hay
__ADS_1
Jangan lupa bantu Like,vote,dan rate ya
Salam dari penulis amatir ini 😝😘