
❤__Karna sejatinya harga diri lelaki itu berkerja __❤
.
.
.Apa aku boleh"tanyanya
Sarah yang mengira omongan Andra yang meminta haknya itu menjadi gugup , tapi dia suaminya .Sarah mengangguk pelan menanggapinya.
Andra pun mulai mendekati Sarah , Sarah yang gugupun replek memejamkan matanya,Andra yang melihat itu pun terkekeh .Detak jantung Sarah sudah tak karuan karna gugup tapi suaminya itu belum juga menciumnya. Andra membuka cadar istrinya itu dia bahkan tak berkedip saat melihat wajah istrinya itu hanya ada 2 kata untuk istrinya itu CANTIK dan SEMPURNA.
Semakin lama dia mengamati wajah istrinya itu,dia seperti melihat Sarah kecilnya .Dia pun mengelengkan kepalanya bisa-bisanya dia berpikir wanita lain saat bersama istrinya itu .
Sarah yang memejamkan matanya itu pun membuka matanya mengintip apa yang dilakukan suaminya itu , namun dia membulatkan matanya sempurna saat melihat suaminya itu seperti akan menertawakan dirinya .dia bahkan begitu malu ,blushing pipinya pun terlihat jelas .Andra yang tak kuat melihat itu pun
CUP
Dia mencium kening istrinya itu
"Istirahat lah , kamu pasti capek kan"ujarnya lembut
"aku akan mengambil minum dulu "ujarnya lagi sambil beranjak meninggalkan kamarnya.. Setelah kepergian Andra ,Sarah merutuki kebodohan
"Sangat memalukan"ujarnya sambil menarik selimut menutupi sampai ke wajahnya. .
Andra yang menuangkan air di gelas pun melamun entah apa yang dia pikirkan tanpa sadar airnya sudah meleber kemana-mana
"Andra airnya penuh" suara umi pipik mengagetkannya ,Andra pun langsung melihat ke gelas yang penuh dan meja yang sudah basah . Dia pun mengaruk tengkuknya itu
"Kenapa belum tidur "tanyanya sambil menuang air
"mau ambil minum dulu ,umi" ujarnya
"yasudah sana masuk , gak baik pengantin baru lama-lama diluar " ucapnya
"iya umi , ini juga mau"
"Jangan lupa baca doa nak Andra, biar anaknya Soleh" ujarnya sambil terkekeh meninggalkan Andra yang mematung ditanga. Andra pun menatap tanga dan pintu kamar istrinya itu ,bahkan dia begitu gugup untuk memulainya .
cekrekk ,Suara pintu kamar terbuka . Andra pun melihat kasur dengan selimut yang menggulung seseorang ,Andra pun mendekati ranjang itu dan bergabung dengan istrinya yang sudah pulas itu .
Dia tersenyum melihat tidur nyenyak istrinya itu ,dia memiringkan badannya menghadap istrinya itu semakin lama dia menatap wajah istrinya semakin pula wajah itu mirip wanita kecilnya.Dia langsung melentangkan posisi tidur sekarang dia menatap langit-langit kamar istrinya itu . Wajah Sarah yang memang tidak berubah meski sudah hampir 7tahun tak bertemu tapi Andra mengingat baik wajah ini
"Bagaimana bisa , apa aku harus bertanya langsung padanya"batinnya.T terlalu lama dia tenggelam dengan pemikiran hingga tanpa sadar dia memejamkan matanya . .
jam 05.30 pagi Sarah sudah bangun dari tidurnya itu, dia pun membangunkan suaminya itu untuk sholat
"Bangun , dra,bangun" ujarnya sambil menepuk bahu suaminya itu.Sarah begitu canggung harus memanggil apa suaminya itu
"Mas"Sarah yang mendengar itu terkekeh sendiri "Sangat mengelikan"
"Mas bangun" teriaknya karna waktu sudah semakin terbuang untuk membangunkan suaminya itu
__ADS_1
"Hhhmmmm,apa sih mah , gangu aja orang mimpi indah aja"ujarnya dengan mata yang masih terpejam
"memang mimpi apa, "tanya Sarah penasaran
"Mimpi nyium sar__akhhhhhh"ucapnya terputus ,dia langsung bangun karna dicubit Sarah .Andra pun langsung mengucek matanya itu beberapa kali menatap Sarah dengan lekat
"cepetan mandi , sholat subuh " ujar Sarah galak
"Ahhh iya tunggu" ujarnya sambil berlari kocar kacir , dia tidak mimpi bahwa Sarah memang ada .
seusai shalat berjamaah ,Sarah meninggalkan suaminya itu untuk membuat sarapan didapur Dengan uminya itu
tap
tap
tap.
suara langkah Sarah menuruni tangga
"Sudah bangun nak, "sapa uminya
"udah umi, Sarah bantu ya"ujarnya setelah sampai dapur
Sarah pun masak dengan uminya , setelah jam 6 Sarah menaiki tangga untuk melihat suaminya itu
cekrekk
Sarah pun masuk kedalam kamarnya ,dia melihat Andra sudah memakai kemeja panjang untuk menutupi karyanya itu .
Andra pun mendekati istrinya itu ..
CUP
Mencium kening istrinya itu seakan jadi candunya sekarang ,Dia pun mengandeng tangan Sarah menuruni tangga
"Sarapan nak Andra" ujar umi mertuanya itu ,disana sudah ada aby Rayhan
"Iya umi,aby"sahutnya, Sarah yang mendapatkan tatapan dari uminya itu pun buru-buru mengambil centong nasi dan menuang kedalam piring suaminya itu .Andra pun tersenyum disela makannya Andra pun bersuara
"umi,aby Andra akan kerumah papah dulu"ujarnya
"baiklah nak Andra ," ..
mereka pun melanjutkan makannya , setelah dirasa mulai sedikit siang dia masuk kedalam kamarnya itu
"Apa kamu mau ikut kerumah mamah"tanya Andra yang sudah duduk didekat istrinya itu
"Apa boleh"
"Tentu saja boleh , mereka juga kan orangtuamu" ujarnya gemas
"Baiklah",
__ADS_1
"Sarah"
"hmmmmmmm"
"aku ingin bertanya sesuatu"
"bertanya apa?"ujarnya bingung
"apa kamu punya Gelang pemberian ku"
"punya , memang kenapa",
"oh ya kamu serius" jawabnya antusias , Sarah malah mengernyit bingung .dia pun mengambil Gelang pemberian Andra Tempo hari ,
"nih,"sambil menyodorkan Gelang ,"kamu ngapain sih ngasih Gelang ginian ,kaya anak SD" ujarnya,Andra yang semangat pun meredup karna gelang yang dia maksud bukan gelang ini , dia pun memberikan senyuman tipis '*teryata bukan, mungkin hanya mirip '
"ayo*, kita berangkat" ujarnya sambil beranjak
sekitar 45menit Sarah dan Andra sampai dikediaman Andra yang tak jauh mewah dengan rumahnya itu
Ting
tong..
Ting.
tong
cekrekk, Siska membuka pintu dan
"Sayang, ah mamah seneng kamu kerumah, ayo masuk" ujarnya antusias bahkan dia melupakan Andra yang anak kandungnya
Andra dan Sarah pun masuk , disana ada ikram yang sedang santai membaca koran , Sarah yang entah kemana tak tau karna dibawa mamahnya
"Pah", ikram yang mendengar anaknya itu pun menurunkan korannya
"aku akan berkerja diperusahaan papah" ujarnya lagi
"Serius kamu"tanyanya
"serius pah , aku gak mau dibiayai istriku ,bisa turun harga diriku pah ."
"kuliahmu"
"aku akan konsultasi dengan dosen untuk waktunya , dan mungkin Senin aku sudah akan mulai bekerja karna harga diri lelaki itu bekerja dan aku tak mau harga diriku jatuh" ujarnya serius , ikram yang mendengar itu pun tersenyum senang
"Baiklah , "
______👋
Hay Hay Jangan lupa Like, vote , rate ya sebagai bentuk dukungan pembaca
terimakasih .
__ADS_1
Salam dari penulis amatir ini 😘😘