The DESTINY (Jodoh Dari Tuhan )

The DESTINY (Jodoh Dari Tuhan )
Bab 7


__ADS_3

Assalamualaikum" ucap Sarah memasuki rumahnya


umi dan aby yang sedang menunggu anaknya itu pun langsung beranjak dari duduknya ..


"waalaikumsalam" jawabnya " kenapa baru pulang sayang" tanyanya


"Tadi ada insiden sedikit umi dijalan , aku mau tabrakan" ujarnya


"Tapi kamu gak papa kan sayang" tanyanya sambil memutar mutar tubuh anaknya itu


"Ngak umi , cuman pengendara motornya aja pingsan "


" Terus sekarang dia gmna" tanyanya ..


."gak papa kayanya soalnya langsung pergi "


"udah umi kasian Sarah pasti capek" ujar aby


"Ya udah sayang kamu istirahat ya sayang" ucapnya lembut


"iya umi" ucap Sarah meninggalkan orang tuanya itu untuk kekamarnya itu .


dia pun membersihkan diri dan tidur ,


.


.


.


Dikafe Andra dan teman-temannya itu berkumpul


"Dra lo ko bisa sih kalah sama tuh cunguk" ucap Deniz


namun yang ditanya malah sedang melamun..


"Iya apa dia curang sama lo , gak bisa dibiarin ini mah " ujar Ikbal


"Dra " sambil melambaikan tangan didepan wajah Andra


Andra mengerjap dan tersadar dari lamunan itu

__ADS_1


"Lah itu anak malah ngelamun, kita ngomong dari tadi gak dianggap" ucap Ikbal kesal ..


"Hah kenapa , lu nanya apa" tanya Andra


"lu kenapa bisa kalah "


" oh itu ,"


"c Vito gak curang kan , awas aja tuh cunguk kalau curang " ujar Denis


" ngak kok , gue mau tabrakan terus gue belokin tuh motor , Eh tetep aja gue nabrak pohon , terus pingsan " jawabnya menceritakan kejadian tadi


teman-temannya itu pun kaget mendengar penuturan Andra itu


" Tapi lu gak papa kan, gak ada yang bonyok"


Andra yang mendengar itu pun menyoyor kepala Deniz


" lu liat gue gak , ada bonyok apa ngak" tanyanya


"Ngak sih "


"terus loh ko bisa sadar" tanyanya penasaran


"cakep gak ceweknya" tanya Ikbal antusias


"kagak tau " ujarnya sambil mengangkat bahu


"lah kan lo pasti liat dong pas lo sadar" ujarnya


"kagak kelihatan , matanya aja yang kelihatan" ujarnya sambil menyambar jaket dan beranjak dari kursinya ..


"Eh tungguin gue oncom" ucap Deniz ikutan lari mengejar Andra dan Ikbal yang sudah berjalan


.


.


cekrekk


.suara pintu kediaman Andra terbuka , wanita paruh baya yang sedang santai di sofa menunggu anaknya pulang pun menoleh

__ADS_1


"Sayang , ko gak kedengaran motor kamunya" tanyanya melihat anaknya sudah pulang tapi suara motornya tak terdengar


"ilang mah motornya" ucapnya santai sambil menyalami mamahnya itu


" ilang , ko bisa , kamu parkirnya Dimana" tanyanya khawatir


"aku pake taruhan"


siksa yang mendengar penuturan anaknya itu langsung lemes


"ya ampun Andra , kamu itu benar-benar ya , tau gak itu dapetin motor itu susah ngerayu papah kamunya" ucapnya dia begitu tak habis pikir dengan anaknya itu


Andra yang dimarahi mamahnya itu malah cengengesan sambil menggaruk tengkuknya yang tak gatal


"Sana mandi , kamu bikin mamah darah tinggi aja" ujarnya sambil berlalu meninggalkan anaknya itu


Andra pun menaiki tangga


cekrekk suara pintu kamar terbuka


tak butuh waktu lama Andra pun menjatuhkan tubuhnya dikasur empuknya itu , dia pun menatap langit-langit kamarnya . dia jadi teringat kejadian tadi saat dia sadar dari pingsannya


"Mata bulat ,alis tebal " rancaunya dengan bibir yang terus terangkat .


Entah kenapa dia sering melihat wanita bercadar sungguh adem rasanya dan tanpa dia sadari dia sudah terlelap dalam mimpinya


*


*


Selamat malam semuanya


Bagaimana mana ceritaku


Bagus .


Biasa aja


atau jelek banget


😁

__ADS_1


jangan lupa vote, Like ya


__ADS_2