The DESTINY (Jodoh Dari Tuhan )

The DESTINY (Jodoh Dari Tuhan )
Bab 33


__ADS_3


Sepanjang hari Sarah hanya diam seribu bahasa,Bahkan dia tak fokus saat meeting , untungnya dia selalu membawa Marni jadi saat seperti ini Sarah bisa memberikan kerjaannya pada Marni .


Tok


tok


"Masuk"


"Ada apa?"


"Maaf Bu ,pak Santoso sudah menunggu ibu diruang meting"


"Oh baik , terimakasih Marni"


Sarah pun menghampiri kliennya dengan Marni dibelakangnya


"Selamat sore pak Santoso"


"Sore"


"Maaf ,saya sedikit terlambat"


"Oh tidak apa-apa nak Sarah"


Pak Santoso adalah laki-laki tua yang usianya sudah melebihi setengah abad ,Dia adalah pengusaha sukses kelas 3 diibu kota ini .


"Senang bekerja sama dengan Anda tuan Santoso"


"Iyaaa. saya permisi dulu nak Sarah"


"Silahkan, mari saya antar"


Sarah mengantarnya sampai pintu loby ,


"Marni apa hari ini masih ada jadwal saya?"


"Tidak ada Bu,"


"Baiklah ,saya akan pulang lebih dulu,"

__ADS_1


"Jika pekerjaanmu sudah selesai ,kamu pulang saja,"lanjutnya


"Baik Bu,"


Sarah pulang dengan keadaan kalut , apa dia harus mencari tau sendiri atau bertanya pada suaminya itu . Tapi dia tak mau terluka ,apa dia pura-pura tak tahu saja .


"Selamat sore Bu , mau bibi buat kan teh?"sapa Bi iyam saat Sarah sampai rumahnya


"Tidak usah Bi , saya mau istirahat Sebentar"ujarnya sambil meninggalkan


Sarah dan Andra memperkerjakan pembantu karna rumah yang lumayan besar dan kesibukan Sarah dan Andra yang tak bisa mengurus rumahnya itu.


Sarah menatap kosong atap langit kamar mandinya , dia berendam dengan aroma terapi agar suasana hatinya lebih rileks .


"Aku tak ingin tau," "iya aku tak ingin tau ,aku tak mau mengecewakan keluarga ku dan aku percaya suamiku tidak begitu ,"


Sudah 30menit dia berendam ,dia pun beranjak dan membilas tubuhnya .Suara orang membuka pintu kamar ,itu pasti suaminya .Diapun mempercepat mandinya .


cekrekk


"Sudah pulang mas ," dengan handuk melilit ditubuhnya ,Andra menatap Sarah tanpa berkedip karna tak biasanya Sarah seperti itu,dia akan memakai pakaian didalam.


",Aku udah siapin air hangat ,kamu mandi dulu ya mas.Kita makan malam bareng ,"


"Iyaa sayang,"


Sarah memakai pakaian saat Andra sudah masuk kedalam , dia tak ingin tau apa yang dilakukan suaminya diluar dan tak ingin mencari tahunya .


mungkin itu hanya orang iseng,"pikirnya


Sarah pun menunggu suaminya dimeja makan , ini adalah makan malam pertama mereka setelah 6bulan menikah .


"Selamat malam sayang ,"ujarnya sambil mengecup Sarah , Sarah tersenyum membalasnya


"Aku seneng banget bisa makan malam bareng kamu ,"


Senyuman Sarah langsung pudar saat mendengar ucapan suaminya , Kenapa dia tak menyadari kesalahannya telah membuat suaminya terabaikan .


"Maafkan aku mas,"


Andra langsung mendongak menatap Sarah,

__ADS_1


"Sayang aku tidak bermaksud__"


"Tidak mas,kamu benar . aku yang salah"


"Maafkan aku" lanjutnya


"Tidak sayang, kita berkerja untuk masa depan kita jadi kamu jangan banyak memikirkan ini ya. aku sayang sama kamu,"


"Iya mas ,aku juga sayang sama kamu,"


*


*


*


"Sayang ,aku sudah di depan apartemen" ucap Vito pada sambungan telepon


Meta pun membuka pintu untuk suaminya itu , dia harus berakting semaksimal mungkin agar rencananya berjalan dengan baik tanpa gangguan Vito


"Sayang"


Meta pun langsung memeluk Vito.


"Apa kabar anak papah," ujarnya sambil mengelus perut Meta


"Kabar baik papah," *sangat baik apalagi jika kamu tak ada


"Oh* iya ini aku bawain pesenan kamu"


"Makasih papah",


Meta pun memakan makanan khas Surabaya , dia memesan itu saat Vito akan pulang .


Dia sudah mulai mengidam , bahkan tak segan dia meminta pada Andra .


Andra pun hanya menuruti karna dia mengira itu anaknya meskipun dia tidak yakin tapi dia tetap menurutinya


Jika suka dengan karyaku Jangan lupa beri dukungan


__ADS_1


__ADS_2